ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Mimika Kekosongan Obat Malaria DHP-Frimal, Kemenkes Ganti Sementara dengan D-arteep Dispersible

Berdasarkan hasil pertemuan di Merauke beberapa waktu lalu, untuk persediaan obat D-arteep Dispersible sebagai pengganti obat biru akan habis pada Juni 2025.

27 Mei 2025
0
Dinas Kesehatan Mimika Dukung Penuh Program Kampung Sehat YPMAK

Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Persediaan obat malaria DHP-Frimal (obat biru) di setiap fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika, terhitung sejak Maret 2025 mengalami kekosongan.

Sebagai pengganti sementara, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan obat malaria D-arteep Dispersible berwarna putih.

ADVERTISEMENT

Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika yang dikonfirmasi koranpapua.id melalui sambungan telepon, Selasa 26 Mei 2025, membenarkan terjadi kekosongan obat biru tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Reynold menuturkan, saat ini dirinya sedang berada di Jakarta untuk membicarakan soal kekosongan obat biru dengan Ketua Tim Kerja Kesehatan Malaria Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

Di Kemenkes, Reynold menyampaikan apakah daerah diperbolehkan membeli obat biru sebagai persediaan, diluar dari bantuan Kemenkes sehingga tidak terjadi kekosongan.

“Ini perlu disampaikan mengingat setiap kebijakan dan program berkaitan dengan eliminasi malaria bersumber dari Kemenkes,” ujar Reynold.

Terkait dengan terjadinya kekosongan obat biru tersebut, Reynold meminta masyarakat tidak perlu kuatir, karena pemerintah telah menyediakan obat penggantinya.

Hanya saja jumlah tabletnya yang harus diminum oleh pasien malaria lebih banyak dari biasanya, karena disesuaikan dengan berat badan.

“Kalau kita di Timika selama ini biasanya jumlah tablet. Tapi sebenarnya pemberian obat dosisnya berdasarkan berat badan,” katanya.

Ia mengakui berdasarkan koordinasi, Tim Kerja Kesehatan Malaria Kemenkes belum memberikan jawaban pasti soal ketersediaan obat biru.

Hal ini dikarenakan Tim Kerja Kesehatan Malaria masih menunggu informasi terkait proses pengadaannya melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Direktorat Farmankes).

Reynold menyebutkan berdasarkan perhitungan Dinas Kesehatan Mimika sejak tahun 2021, 2022 dan 2023, kebutuhan obat malaria dalam setahun termasuk overstok mencapai rata-rata dua juta tablet.

“Sebenarnya yang menjadi super cepat dalam menuntaskan malaria dari ketersediaan obat, karena setiap hari petugas selalu melakukan pemeriksaan sample darah malaria. Kalau untuk alat tes di Timika sudah tidak menjadi masalah,” jelasnya.

Di tahun 2025 ini, Dinkes Mimika menargetkan dua juta pemeriksaan tes darah malaria terhadap setiap penduduk, baik yang mempunyai gejala maupun belum bergejala.

“Prinsipnya 70 persen penduduk Mimika yang kena malaria tanpa gejala. Kami buka layanan pemeriksaan dan jika diketahui ada gejala langsung diobati sedini mungkin untuk memutus rantai penularan baru kepada orang lain melalui nyamuk,” paparnya.

Dikatakan lebih jauh, berdasarkan hasil pertemuan di Merauke beberapa waktu lalu, untuk persediaan obat D-arteep Dispersible sebagai pengganti obat biru akan habis pada Juni 2025.

“Kami juga lagi upayakan di Kemenkes supaya Mimika tetap ada stoknya,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Yoris Raweyai Sebut Konflik Papua Bukan Hal Baru, Perlu Ketegasan Presiden Prabowo

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

7 Agustus 2026
Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

7 Agustus 2026
Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

7 Agustus 2026
Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

7 Agustus 2026
Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

7 Agustus 2026
Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

6 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Oktober 2024 Kasus Malaria di Distrik Mimika Timur Meningkat Hingga 523 Kasus

Cegah Malaria dan DBD, Dinkes Mimika akan Kerjakan Secara Tuntas dan Paripurna

Diduga Korupsi Proyek Jembatan Agimuga, MP Ditetapkan Tersangka, Kajari Mimika: Sudah Ditahan di Lapas

Diduga Korupsi Proyek Jembatan Agimuga, MP Ditetapkan Tersangka, Kajari Mimika: Sudah Ditahan di Lapas

Raker MRP se-Tanah Papua Hasilkan 13 Rekomendasi, Agus Anggaibak: Jadwalkan Audiens dengan Presiden Prabowo

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id