ADVERTISEMENT
Senin, September 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Mimika Kekosongan Obat Malaria DHP-Frimal, Kemenkes Ganti Sementara dengan D-arteep Dispersible

Berdasarkan hasil pertemuan di Merauke beberapa waktu lalu, untuk persediaan obat D-arteep Dispersible sebagai pengganti obat biru akan habis pada Juni 2025.

27 Mei 2025
0
Dinas Kesehatan Mimika Dukung Penuh Program Kampung Sehat YPMAK

Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Persediaan obat malaria DHP-Frimal (obat biru) di setiap fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika, terhitung sejak Maret 2025 mengalami kekosongan.

Sebagai pengganti sementara, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan obat malaria D-arteep Dispersible berwarna putih.

ADVERTISEMENT

Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika yang dikonfirmasi koranpapua.id melalui sambungan telepon, Selasa 26 Mei 2025, membenarkan terjadi kekosongan obat biru tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Reynold menuturkan, saat ini dirinya sedang berada di Jakarta untuk membicarakan soal kekosongan obat biru dengan Ketua Tim Kerja Kesehatan Malaria Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Kemenkes, Reynold menyampaikan apakah daerah diperbolehkan membeli obat biru sebagai persediaan, diluar dari bantuan Kemenkes sehingga tidak terjadi kekosongan.

“Ini perlu disampaikan mengingat setiap kebijakan dan program berkaitan dengan eliminasi malaria bersumber dari Kemenkes,” ujar Reynold.

Terkait dengan terjadinya kekosongan obat biru tersebut, Reynold meminta masyarakat tidak perlu kuatir, karena pemerintah telah menyediakan obat penggantinya.

Hanya saja jumlah tabletnya yang harus diminum oleh pasien malaria lebih banyak dari biasanya, karena disesuaikan dengan berat badan.

“Kalau kita di Timika selama ini biasanya jumlah tablet. Tapi sebenarnya pemberian obat dosisnya berdasarkan berat badan,” katanya.

Ia mengakui berdasarkan koordinasi, Tim Kerja Kesehatan Malaria Kemenkes belum memberikan jawaban pasti soal ketersediaan obat biru.

Hal ini dikarenakan Tim Kerja Kesehatan Malaria masih menunggu informasi terkait proses pengadaannya melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Direktorat Farmankes).

Reynold menyebutkan berdasarkan perhitungan Dinas Kesehatan Mimika sejak tahun 2021, 2022 dan 2023, kebutuhan obat malaria dalam setahun termasuk overstok mencapai rata-rata dua juta tablet.

“Sebenarnya yang menjadi super cepat dalam menuntaskan malaria dari ketersediaan obat, karena setiap hari petugas selalu melakukan pemeriksaan sample darah malaria. Kalau untuk alat tes di Timika sudah tidak menjadi masalah,” jelasnya.

Di tahun 2025 ini, Dinkes Mimika menargetkan dua juta pemeriksaan tes darah malaria terhadap setiap penduduk, baik yang mempunyai gejala maupun belum bergejala.

“Prinsipnya 70 persen penduduk Mimika yang kena malaria tanpa gejala. Kami buka layanan pemeriksaan dan jika diketahui ada gejala langsung diobati sedini mungkin untuk memutus rantai penularan baru kepada orang lain melalui nyamuk,” paparnya.

Dikatakan lebih jauh, berdasarkan hasil pertemuan di Merauke beberapa waktu lalu, untuk persediaan obat D-arteep Dispersible sebagai pengganti obat biru akan habis pada Juni 2025.

“Kami juga lagi upayakan di Kemenkes supaya Mimika tetap ada stoknya,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026
Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

26 September 2026
Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Puskesmas Mapurujaya Siapkan Layanan Antar-Jemput Ibu Hamil 24 Jam

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

26 September 2026
Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Oktober 2024 Kasus Malaria di Distrik Mimika Timur Meningkat Hingga 523 Kasus

Cegah Malaria dan DBD, Dinkes Mimika akan Kerjakan Secara Tuntas dan Paripurna

Diduga Korupsi Proyek Jembatan Agimuga, MP Ditetapkan Tersangka, Kajari Mimika: Sudah Ditahan di Lapas

Diduga Korupsi Proyek Jembatan Agimuga, MP Ditetapkan Tersangka, Kajari Mimika: Sudah Ditahan di Lapas

Raker MRP se-Tanah Papua Hasilkan 13 Rekomendasi, Agus Anggaibak: Jadwalkan Audiens dengan Presiden Prabowo

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id