ADVERTISEMENT
Jumat, September 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Jadi Agen Perubahan Lokal Cegah Stunting, 25 Warga Mimika dan Asmat Diberikan Pelatihan

Rendahnya pengetahuan remaja tentang stunting dan dampak yang ditimbulkan di masa yang akan datang menjadikan remaja tidak peduli akan hal tersebut.

30 Januari 2025
0
Jadi Agen Perubahan Lokal Cegah Stunting, 25 Warga Mimika dan Asmat Diberikan Pelatihan

Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika foto bersama Tim Wahana Visi Indonesia dan peserta usai acara pembukaan di salah satu hotel di Timika, Kamis 30 Januari 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- 25 warga yang terdiri dari 15 utusan 11 kampung di Kabupaten Mimika dan 10 dari Kabupaten Asmat, mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas agen perubahan lokal untuk pencegahan stunting.

Dalam pelatihan yang diberikan Wahana Visi Indonesia (WVI), Kamis 30 Januari 2025, para peserta mendapatkan pesan-pesan kunci mengenai pencegahan stunting.

ADVERTISEMENT

Mereka yang hadir sebagai peserta ini merupakan tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, guru PAUD, kader Posyandu, kepala kampung dan tokoh adat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peserta dari Kabupaten Mimika merupakan utusan dari Kampung Tipuka, Ayuka, Fanamo, Omawita, Nayaro, Nawaripi, Ohotya, Keakwa, Koperapoka, Otakwa dan Atuka.

Baca Juga

Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

Sekembali dari pelatihan ini, para peserta dapat menjadi agen intervensi perubahan prilaku dalam memberikan edukasi dan pesan-pesan kunci di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan dan pencegahan stunting.

Yonathan Demme Tangdilintin, Pj Bupati Mimika dalam sambutannya yang dibacakan Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika mengatakan, peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat menjadi pilar kedua dalam percepatan penurunan stunting, sebagaimana tertuang dalam Perpres 72 Tahun 2021.

Dikatakan, persoalan stunting bukan hanya berkaitan dengan akses pangan bergizi dan akses sanitasi yang baik, tetapi juga berkaitan dengan perilaku masyarakat.

Secara khusus berkaitan dengan pola konsumsi makanan bergizi seimbang, hidup bersih dan sehat, serta pola pengasuhan dan stimulasi.

Komunikasi perubahan perilaku merupakan sebuah proses interaktif antar individu dan komunitas untuk membangun perilaku positif, sesuai dengan konteks lokal sehingga mampu menyelesaikan permasalahan kesehatan di daerah ini.

Komunikasi perubahan perilaku membangun lingkungan pendukung yang memungkinkan individu dan masyarakat untuk berinisiatif, mempraktikkan, dan mempertahankan perilaku positif.

Ini bertujuan agar program percepatan penurunan stunting yang dilaksanakan dapat berjalan efektif dan efisien sesuai harapan.

Dengan demikian dibutuhkan agen perubahan untuk dapat melakukan komunikasi ke masyarakat, menyampaikan pesan-pesan kunci terkait stunting sesuai konteks lokal.

Agen perubahan yang akan dilibatkan adalah dari tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan juga remaja.

Remaja berada di garis depan dalam inovasi dan agen perubahan. Banyak inovasi dikembangkan anak muda. Dari merekalah inovasi lahir karena mereka masih memiliki semangat, idealisme, dan kreativitas tinggi.

Rendahnya pengetahuan remaja tentang stunting dan dampak yang ditimbulkan di masa yang akan datang menjadikan remaja tidak peduli akan hal tersebut.

Untuk itu, maka remaja perlu diberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan membangun kesadaran akan dampak stunting ke depannya.

Edukasi lebih efektif dilakukan sesama remaja, yakni dari remaja dan untuk remaja.

Kesetaraan akses untuk perempuan dan anak-anak dan kesetaraan gender berperan dalam memastikan perempuan, terutama ibu hamil dan ibu menyusui, memiliki akses yang setara terhadap informasi, layanan kesehatan, dan sumber daya yang mendukung kesehatan dan gizi mereka.

Ibu yang memiliki pengetahuan dan akses yang baik tentang gizi dan kesehatan akan lebih mampu merawat anak-anak mereka dengan baik, yang berkontribusi pada pencegahan stunting. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

11 September 2026
Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

11 September 2026
WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

11 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
Next Post
Timika Tuan Rumah Pesparani 2025, Berikut 13 Ketegori Mata Lomba dan Persyaratannya

Timika Tuan Rumah Pesparani 2025, Berikut 13 Ketegori Mata Lomba dan Persyaratannya

Cegah Hama Penyakit dari Luar Papua, Karantina Periksa 820 Ikan Hias yang Masuk ke Merauke

Cegah Hama Penyakit dari Luar Papua, Karantina Periksa 820 Ikan Hias yang Masuk ke Merauke

La Jahari Dibunuh Hingga Tewas, Polisi Masih Selidiki Pelaku dan Motifnya

La Jahari Dibunuh Hingga Tewas, Polisi Masih Selidiki Pelaku dan Motifnya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id