ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Jadi Agen Perubahan Lokal Cegah Stunting, 25 Warga Mimika dan Asmat Diberikan Pelatihan

Rendahnya pengetahuan remaja tentang stunting dan dampak yang ditimbulkan di masa yang akan datang menjadikan remaja tidak peduli akan hal tersebut.

30 Januari 2025
0
Jadi Agen Perubahan Lokal Cegah Stunting, 25 Warga Mimika dan Asmat Diberikan Pelatihan

Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika foto bersama Tim Wahana Visi Indonesia dan peserta usai acara pembukaan di salah satu hotel di Timika, Kamis 30 Januari 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- 25 warga yang terdiri dari 15 utusan 11 kampung di Kabupaten Mimika dan 10 dari Kabupaten Asmat, mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas agen perubahan lokal untuk pencegahan stunting.

Dalam pelatihan yang diberikan Wahana Visi Indonesia (WVI), Kamis 30 Januari 2025, para peserta mendapatkan pesan-pesan kunci mengenai pencegahan stunting.

ADVERTISEMENT

Mereka yang hadir sebagai peserta ini merupakan tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, guru PAUD, kader Posyandu, kepala kampung dan tokoh adat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peserta dari Kabupaten Mimika merupakan utusan dari Kampung Tipuka, Ayuka, Fanamo, Omawita, Nayaro, Nawaripi, Ohotya, Keakwa, Koperapoka, Otakwa dan Atuka.

Baca Juga

DPRD Papua Tengah Serahkan Aspirasi Keamanan ke DPR RI, Minta Segera Ditindaklanjuti

Harga Sirih di Timika Tembus Rp220 Ribu per Kilogram, Naik Dua Kali Lipat

Sekembali dari pelatihan ini, para peserta dapat menjadi agen intervensi perubahan prilaku dalam memberikan edukasi dan pesan-pesan kunci di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan dan pencegahan stunting.

Yonathan Demme Tangdilintin, Pj Bupati Mimika dalam sambutannya yang dibacakan Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika mengatakan, peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat menjadi pilar kedua dalam percepatan penurunan stunting, sebagaimana tertuang dalam Perpres 72 Tahun 2021.

Dikatakan, persoalan stunting bukan hanya berkaitan dengan akses pangan bergizi dan akses sanitasi yang baik, tetapi juga berkaitan dengan perilaku masyarakat.

Secara khusus berkaitan dengan pola konsumsi makanan bergizi seimbang, hidup bersih dan sehat, serta pola pengasuhan dan stimulasi.

Komunikasi perubahan perilaku merupakan sebuah proses interaktif antar individu dan komunitas untuk membangun perilaku positif, sesuai dengan konteks lokal sehingga mampu menyelesaikan permasalahan kesehatan di daerah ini.

Komunikasi perubahan perilaku membangun lingkungan pendukung yang memungkinkan individu dan masyarakat untuk berinisiatif, mempraktikkan, dan mempertahankan perilaku positif.

Ini bertujuan agar program percepatan penurunan stunting yang dilaksanakan dapat berjalan efektif dan efisien sesuai harapan.

Dengan demikian dibutuhkan agen perubahan untuk dapat melakukan komunikasi ke masyarakat, menyampaikan pesan-pesan kunci terkait stunting sesuai konteks lokal.

Agen perubahan yang akan dilibatkan adalah dari tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan juga remaja.

Remaja berada di garis depan dalam inovasi dan agen perubahan. Banyak inovasi dikembangkan anak muda. Dari merekalah inovasi lahir karena mereka masih memiliki semangat, idealisme, dan kreativitas tinggi.

Rendahnya pengetahuan remaja tentang stunting dan dampak yang ditimbulkan di masa yang akan datang menjadikan remaja tidak peduli akan hal tersebut.

Untuk itu, maka remaja perlu diberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan membangun kesadaran akan dampak stunting ke depannya.

Edukasi lebih efektif dilakukan sesama remaja, yakni dari remaja dan untuk remaja.

Kesetaraan akses untuk perempuan dan anak-anak dan kesetaraan gender berperan dalam memastikan perempuan, terutama ibu hamil dan ibu menyusui, memiliki akses yang setara terhadap informasi, layanan kesehatan, dan sumber daya yang mendukung kesehatan dan gizi mereka.

Ibu yang memiliki pengetahuan dan akses yang baik tentang gizi dan kesehatan akan lebih mampu merawat anak-anak mereka dengan baik, yang berkontribusi pada pencegahan stunting. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

DPRD Papua Tengah Serahkan Aspirasi Keamanan ke DPR RI, Minta Segera Ditindaklanjuti

DPRD Papua Tengah Serahkan Aspirasi Keamanan ke DPR RI, Minta Segera Ditindaklanjuti

28 Juli 2026
Harga Sirih di Timika Tembus Rp220 Ribu per Kilogram, Naik Dua Kali Lipat

Harga Sirih di Timika Tembus Rp220 Ribu per Kilogram, Naik Dua Kali Lipat

28 Juli 2026
Polisi Periksa 8 Siswa SMA Terkait Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nabire

Polisi Periksa 8 Siswa SMA Terkait Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nabire

28 Juli 2026
DPRK Mimika Mulai Bahas LKPJ Bupati 2025, Tegaskan Evaluasi untuk Perbaikan Tata Kelola

DPRK Mimika Mulai Bahas LKPJ Bupati 2025, Tegaskan Evaluasi untuk Perbaikan Tata Kelola

28 Juli 2026
Sunset Run Meriahkan HUT Ke-81 RI di Mimika, Kuota 500 Peserta Diserbu 3.000 Pendaftar

Sunset Run Meriahkan HUT Ke-81 RI di Mimika, Kuota 500 Peserta Diserbu 3.000 Pendaftar

28 Juli 2026
Pemkab Mimika Ingatkan Fasilitas Kesehatan Kelola Limbah B3 Sesuai Aturan

Yan Mandenas Minta WNA Pelaku Kejahatan Diproses Pidana, Bukan Sekadar Dideportasi

28 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    690 shares
    Bagikan 276 Tweet 173
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Kunker ke Timika: Komisi III DPR RI Soroti Pertambangan Ilegal, Dugaan Korupsi hingga Dana Otsus di Papua Tengah

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Gelombang Laut di Perairan Kokonau-Mimika Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tunda Melaut Jika Cuaca Memburuk

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Timika Tuan Rumah Pesparani 2025, Berikut 13 Ketegori Mata Lomba dan Persyaratannya

Timika Tuan Rumah Pesparani 2025, Berikut 13 Ketegori Mata Lomba dan Persyaratannya

Cegah Hama Penyakit dari Luar Papua, Karantina Periksa 820 Ikan Hias yang Masuk ke Merauke

Cegah Hama Penyakit dari Luar Papua, Karantina Periksa 820 Ikan Hias yang Masuk ke Merauke

La Jahari Dibunuh Hingga Tewas, Polisi Masih Selidiki Pelaku dan Motifnya

La Jahari Dibunuh Hingga Tewas, Polisi Masih Selidiki Pelaku dan Motifnya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id