ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

APBD-P Mimika 2024 Ditetapkan Rp7,293 Triliun, Fraksi Demokrat Sampaikan Sejumlah Catatan ke Pemerintah

Terkait rencana roling jabatan, Fraksi Partai Demokrat menilai pemerintah perlu melihat anak-anak Amungme-Kamoro yang telah memenuhi pangkat dan golongan untuk diberikan jabatan.

3 Oktober 2024
0
APBD-P Mimika 2024 Ditetapkan Rp7,293 Triliun, Fraksi Demokrat Sampaikan Sejumlah Catatan ke Pemerintah

Marthinus Walilo Anggota DPRD Mimika mewakili Fraksi Partai Demokrat. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Mimika Tahun 2024 telah ditetapkan sebesar Rp7.293.781.587.041,70.

Penetapan angka itu setelah mendapatkan persetujuan tujuh fraksi dalam Rapat Paripurna IV Masa Sidang III DPRD Mimika, Rabu 2 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

Dengan besaran APBD-P yang cukup fantasistis ini, mendorong Fraksi Partai Demokrat menyampaikan sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Marthinus Walilo, Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat pada Rapat Paripurna itu mengatakan, Pemkab Mimika diminta secepatnya melakukan pembebasan seluruh lahan yang sudah dibangun kantor pemerintahan.

Baca Juga

Sempat Turun, Kepesertaan JKN Mimika Kini Tembus 82 Persen

Dinkes Mimika Gandeng Lembaga Gereja Dorong Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin

Dengan adanya pembebasan lahan, maka semua lahan tersebut dapat diinventarisir menjadi aset tetap pemerintah.

Pemkab Mimika juga diminta untuk membangun 1.000 unit rumah layak huni yang diberikan secara merata kepada masyarakat Mimika dengan penghasilan rendah, dan tidak hanya difokuskan bagi Orang Asli Papua (OAP).

Pemerintah diminta secepatnya melakukan uji coba pengairan air bersih di salah satu kelurahan atau distrik, sehingga menjadi wilayah percontohan.

“Ini bertujuan agar ada kemajuan dari program pemerintah terhadap air bersih yang sampai ini saat masih dinanti-nantikan masyarakat Mimika,” jelasnya.

Fraksi Partai Demokrat juga meminta Bagian Pemerintahan Setda Mimika melakukan kontrol terhadap kinerja 18 kepala distrik.

Pengontrolan kinerja ini sangat penting, mengingat anggaran yang dialokasikan ke pemerintah distrik cukup besar, namun tata kelola administrasi dan program kemasyarakatan di beberapa distrik tidak berjalan.

“Tugas pelayanan kepala distrik jarang di tempat tugas, tetapi tetap melakukan penggunaan anggaran,” katanya.

Fraksi Partai Demokrat mendesak untuk merevisi waktu pembuangan sampah, titik pembuangan sampah serta sanksi penegakan hukumnya.

“Satpol PP difungsikan untuk melakukan pengawasan dan penegakan terhadap Perda Sampah,” pungkasnya.

Mengenai dana Otsus untuk pembiayaan mahasiswa asli Mimika, Fraksi Demokrat menilai selama ini selalu bermasalah.

Karena itu perlu ditinjau langsung sarana dan prasarana di asrama mahasiswa yang ada di luar Timika, sekaligus melihat status keaktifan mahasiswa di kampus.

“Kami meminta penambahan anggaran untuk beasiswa mahasiswa yang ada di luar dan di Timika. Termasuk perhatian pemerintah untuk alokasi dana khusus untuk seragam sekolah harus merata ke wilayah pegunungan,” timpalnya.

Kepada Dinas Perhubungan, jalan alternatif dari Petrosie menuju Jalan Hasannudin agar diberlakukan satu jalur, jika belum ada pelebaran. Ini dikarenakan jalur tersebut sangat sering terjadi kecelakaan.

“Ini sebagai aspirasi masyarakat yang bermukim sepanjang jalan itu, bahwa selalu terjadi kecelakaan setiap harinya, akibat dari padatnya lalu lintas di jalur jalan yang sempit,” bebernya.

Pendataan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial sejak tahun 2009 dan diperbaharui tahun 2013 perlu direvisi kembali, dikarenakan setelah sekian tahun, data itu saja yang dipakai.

“Hal ini akan mengurangi jatah bagi penerima manfaat masyarakat yang berpenghasilan rendah,” jelasnya.

Dan terkait rencana roling jabatan, Fraksi Partai Demokrat menilai pemerintah perlu melihat anak-anak Amungme-Kamoro yang telah memenuhi pangkat dan golongan untuk diberikan jabatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Sempat Turun, Kepesertaan JKN Mimika Kini Tembus 82 Persen

17 Juni 2026
Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Dinkes Mimika Gandeng Lembaga Gereja Dorong Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin

17 Juni 2026
Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

17 Juni 2026
Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

Dua Oknum Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan Ketua Partai Garuda

17 Juni 2026
Curhatan Anak Tembagapura ke Kapolda Papua Tengah, “Kami Mau Jadi Dokter, Polisi, TNI dan Guru, Tapi Tidak Ada Sekolah”

Curhatan Anak Tembagapura ke Kapolda Papua Tengah, “Kami Mau Jadi Dokter, Polisi, TNI dan Guru, Tapi Tidak Ada Sekolah”

17 Juni 2026
Raup Puluhan Juta, Residivis Janjikan Korban Bekerja di Perusahaan Tambang di Mimika

Raup Puluhan Juta, Residivis Janjikan Korban Bekerja di Perusahaan Tambang di Mimika

17 Juni 2026

POPULER

  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    586 shares
    Bagikan 234 Tweet 147
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • PUPR Mimika Targetkan Lima Proyek Strategis Daerah Mulai Kontrak Awal Agustus, Berikut Daftarnya

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Kondisinya Miris, Pj Bupati: Pemkab Mimika Berencana Jadikan Sentra Pendidikan Sekolah Percontohan di Indonesia

Kondisinya Miris, Pj Bupati: Pemkab Mimika Berencana Jadikan Sentra Pendidikan Sekolah Percontohan di Indonesia

Ikut Bimtek Penguatan Kapasitas, Pansel DPRK Diingatkan Bekerja Sesuai Aturan dan Ingat Sumpah Janji

Ikut Bimtek Penguatan Kapasitas, Pansel DPRK Diingatkan Bekerja Sesuai Aturan dan Ingat Sumpah Janji

Ancaman Penyanderaan Kembali Mencuat, Satgas ODC-2024 Perketat Penjagaan di Wilayah Papua

Ancaman Penyanderaan Kembali Mencuat, Satgas ODC-2024 Perketat Penjagaan di Wilayah Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id