ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukum

Pemkab Mimika Perkuat FKDM untuk Deteksi Potensi Konflik Sejak Dini

“Jangan menjadi bagian dari penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya. Sebaliknya, jadilah bagian dari solusi dengan melakukan verifikasi, klarifikasi, dan komunikasi yang tepat,” ujarnya.

1 Oktober 2026
0
Pemkab Mimika Perkuat FKDM untuk Deteksi Potensi Konflik Sejak Dini

Foto bersama pada kegiatan peningkatan kapasitas SDM anggota FKDM Kabupaten Mimika dan distrik yang digelar Kesbangpol di salah satu hotel di Timika, Kamis 1 Oktober 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika memperkuat peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) untuk mendeteksi potensi konflik dan berbagai gangguan di tengah masyarakat sejak dini.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Mimika, Ananias Faot, mengatakan anggota FKDM di tingkat kabupaten dan distrik harus mampu membaca situasi, menyerap informasi masyarakat, serta membangun komunikasi sebelum persoalan berkembang menjadi konflik.

ADVERTISEMENT

“Kita membutuhkan kemampuan untuk membaca situasi, mendengar suara masyarakat, mengidentifikasi potensi persoalan, serta membangun komunikasi sebelum sesuatu persoalan berkembang menjadi konflik,” kata Ananias saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas SDM anggota FKDM Kabupaten Mimika dan distrik yang digelar Kesbangpol di salah satu hotel di Timika, Kamis 1 Oktober 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Ananias, keamanan, ketenteraman, ketertiban, kedamaian, dan stabilitas daerah merupakan fondasi penting bagi pembangunan.

Baca Juga

Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran 71 Amunisi Ilegal di Timika

Polres Mimika Bongkar Peredaran Sabu, 39 Paket Disita dan Tiga Pria Ditangkap

“Kita tidak mungkin membangun ekonomi masyarakat dengan baik apabila masyarakat hidup dalam suasana penuh kekhawatiran. Kita tidak mungkin meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan apabila terjadi gangguan keamanan dan konflik sosial,” ujarnya.

Ia mengatakan Mimika memiliki dinamika sosial, ekonomi, budaya, dan pembangunan yang kompleks. Kondisi tersebut membuat pemerintah membutuhkan partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi awal mengenai persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing.

Selain potensi konflik sosial, kata Ananias, tantangan yang perlu diwaspadai mencakup penyebaran berita bohong, ancaman terhadap toleransi, hingga kerawanan bencana alam.

Karena itu, anggota FKDM diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengenali potensi kerawanan, mengumpulkan informasi secara objektif, serta membedakan informasi yang benar dan informasi yang belum terverifikasi.

Anggota FKDM juga diminta membangun komunikasi dengan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.

“Kelima, mampu memberikan informasi awal serta rekomendasi yang konstruktif kepada pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Ananias menegaskan kewaspadaan dini tidak berarti masyarakat harus saling mencurigai. Menurut dia, kewaspadaan perlu dibangun melalui kepercayaan, komunikasi, dan informasi berdasarkan fakta.

“Jangan menjadi bagian dari penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya. Sebaliknya, jadilah bagian dari solusi dengan melakukan verifikasi, klarifikasi, dan komunikasi yang tepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelijen Kementerian Dalam Negeri RI, Thephilius Lukas Ayomi, mengatakan FKDM merupakan instrumen pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

“Lewat Kementerian Dalam Negeri, pemerintah membuat instrumen di mana masyarakat bisa berpartisipasi, yang namanya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat,” kata Thephilius.

Menurut dia, partisipasi masyarakat melalui FKDM diperlukan agar berbagai ancaman dan gangguan terhadap pembangunan serta pelayanan publik dapat diantisipasi lebih awal.

“Dengan forum ini diharapkan partisipasi masyarakat untuk menjaga daerahnya tetap stabil, sehingga ancaman, gangguan terhadap pembangunan, pelayanan masyarakat, dan pelayanan publik itu bisa diantisipasi secara dini,” ujarnya.

Ananias juga meminta anggota FKDM dari distrik, termasuk wilayah pesisir dan pegunungan, meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat.

“Setelah kembali ke tengah masyarakat, jadilah mata dan telinga masyarakat yang bekerja secara objektif, bertanggung jawab, dan berintegritas,” pesanya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran 71 Amunisi Ilegal di Timika

Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran 71 Amunisi Ilegal di Timika

1 Oktober 2026
Polres Mimika Bongkar Peredaran Sabu, 39 Paket Disita dan Tiga Pria Ditangkap

Polres Mimika Bongkar Peredaran Sabu, 39 Paket Disita dan Tiga Pria Ditangkap

1 Oktober 2026
2.000 Rokok Ilegal Disembunyikan di Balik Ikan Asin, Digagalkan di Bandara Sentani Jayapura

2.000 Rokok Ilegal Disembunyikan di Balik Ikan Asin, Digagalkan di Bandara Sentani Jayapura

1 Oktober 2026
BPBD Mimika Larang Warga Gunakan Air Hujan Selama Cloud Seeding

BPBD Mimika Larang Warga Gunakan Air Hujan Selama Cloud Seeding

1 Oktober 2026
Ketua FKDM Mimika Luky Mahakena Ingatkan Warga Waspadai Hoaks di Medsos

Ketua FKDM Mimika Luky Mahakena Ingatkan Warga Waspadai Hoaks di Medsos

1 Oktober 2026
Kemendagri: Hoaks dan Ujaran Kebencian Jadi Ancaman Stabilitas di Mimika

Kemendagri: Hoaks dan Ujaran Kebencian Jadi Ancaman Stabilitas di Mimika

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Kemendagri: Hoaks dan Ujaran Kebencian Jadi Ancaman Stabilitas di Mimika

Kemendagri: Hoaks dan Ujaran Kebencian Jadi Ancaman Stabilitas di Mimika

Ketua FKDM Mimika Luky Mahakena Ingatkan Warga Waspadai Hoaks di Medsos

Ketua FKDM Mimika Luky Mahakena Ingatkan Warga Waspadai Hoaks di Medsos

BPBD Mimika Larang Warga Gunakan Air Hujan Selama Cloud Seeding

BPBD Mimika Larang Warga Gunakan Air Hujan Selama Cloud Seeding

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id