TIMIKA, Koranpapua.id – Warga Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, didorong melengkapi imunisasi anak untuk mencegah penularan campak yang mulai meningkat di wilayah pelayanan Puskesmas Wania.
Imbauan itu disampaikan dalam sosialisasi pentingnya imunisasi yang digelar Wahana Visi Indonesia bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melalui Puskesmas Wania dan Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya di Kantor Kampung Mawokauw Jaya, Selasa 8 September 2026.
Distrik Koordinator Tim CGPP Wahana Visi Indonesia, Alya Ramadhani, mengatakan Mawokauw Jaya menjadi salah satu lokasi prioritas karena cakupan imunisasi masih perlu ditingkatkan. Selain itu, masih ditemukan masyarakat yang menolak imunisasi.
“Harapannya, masyarakat lebih memahami manfaat imunisasi dan penyakit yang dapat dicegah, sehingga penularan penyakit di kampung dapat diminimalkan,” ujarnya.
Alya mengatakan setiap bayi perlu mendapatkan imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal. Menurut dia, tantangan di lapangan juga muncul karena terdapat bayi dari luar kampung yang status imunisasinya belum seluruhnya terpantau.
Ia mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan anak yang mengalami gejala atau diduga terjangkit campak. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan penularan tidak meluas.
Kepala Kampung Mawokauw Jaya, Edison Rafra, mengapresiasi sosialisasi tersebut. Ia mengajak aparat kampung dan masyarakat bersama-sama mendukung program imunisasi.
“Imunisasi bertujuan mencegah penyakit, terutama pada anak-anak. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengajak masyarakat mendukung program imunisasi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pustu Mawokauw Jaya, Mustikowati, mengatakan edukasi mengenai imunisasi masih diperlukan karena sebagian masyarakat mempertanyakan manfaatnya.
Menurut dia, imunisasi tidak hanya memberikan perlindungan terhadap campak dan polio, tetapi juga sejumlah penyakit lain, termasuk hepatitis B.
Sosialisasi tersebut diikuti aparat kampung, ketua RT, anggota PKK, kader Posyandu, ibu hamil dan menyusui, serta pendamping BKKBN.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan penularan penyakit di Kampung Mawokauw Jaya. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








