TIMIKA, Koranpapua.id – Dua kelompok massa dijadwalkan melakukan aksi demonstrasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Jalan Cenderewasih SP2, Senin 31 Agustus 2026.
Untuk mengantisipasi pertemuan dua massa dengan aspirasi berbeda, Polres Mimika menyiagakan 150 personel dan dua pleton Brimob.
Dua aksi tersebut digelar Kerukunan Keluarga Besar Jayawijaya (KKBJ) dan Solidaritas Mahasiswa Mimika (SMM) se-Indonesia. Keduanya dijadwalkan mendatangi Kantor DPRK Mimika dalam waktu yang hampir bersamaan.
Pengamanan diawali dengan apel gelar pasukan di halaman Kantor DPRK Mimika. Apel dipimpin Wakapolres Mimika Kompol Jaihot Limbong.
Jaihot mengatakan pengerahan personel dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.
“Ini wajib hukumnya selaku aparat kepolisian untuk memberikan rasa keamanan kepada massa aksi. Dengan harapan aksi tersebut berjalan dengan aman dan damai,” ujar Jaihot Limbong.
Diketahui, KKBJ membawa aspirasi terkait kasus pembunuhan warga mereka di kawasan SP 3.
Sementara itu, SMM se-Indonesia akan menyampaikan sejumlah tuntutan terkait persoalan hak asasi manusia (HAM) di Kabupaten Mimika.
Untuk mencegah terjadinya gesekan, polisi menempatkan personel di sejumlah titik di sekitar Kantor DPRK Mimika.
Polres Mimika menyatakan pendekatan humanis tetap dikedepankan selama pengamanan. Polisi juga memberikan ruang kepada peserta aksi untuk menyampaikan pendapat sesuai ketentuan.
Peserta aksi diimbau menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi. Polisi juga meminta massa tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Dua kelompok dengan aspirasi berbeda itu kini bertemu di satu lokasi. Polisi memperketat pengamanan untuk memastikan penyampaian pendapat berlangsung tertib dan tidak berkembang menjadi konflik.
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthrn LL Moru










