ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

APELCAMI Desak Pemkab Mimika Evaluasi Outsourcing: “Kami Bukan Minta Belas Kasihan”

“Kami tidak meminta belas kasihan. Kami meminta aturan yang sudah dibuat sendiri oleh pemerintah dijalankan. Kami adalah tuan rumah,” tegasnya.

30 Agustus 2026
0
APELCAMI Desak Pemkab Mimika Evaluasi Outsourcing: “Kami Bukan Minta Belas Kasihan”

Ketua APELCAMI , Yupinus Mahal saat mendesak Pemkab Mimika melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan outsourcing, kontraktor untuk merekrut tenaga kerja lokal. (foto: Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Asosiasi Pencari Kerja Lokal Carstensz Mimika (APELCAMI) mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan outsourcing, kontraktor dan subkontraktor yang merekrut tenaga kerja di wilayah tersebut.

APELCAMI menilai evaluasi penting dilakukan untuk memastikan proses perekrutan benar-benar berpihak kepada tenaga kerja lokal dan tidak membuka ruang bagi masuknya tenaga kerja dari luar daerah secara tidak terkendali.

Ketua APELCAMI, Yupinus Magal, menegaskan seluruh proses rekrutmen tenaga kerja di Mimika harus mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Mimika Nomor 6 Tahun 2023, khususnya terkait keberpihakan dan perlindungan terhadap tenaga kerja lokal.

Menurutnya, perusahaan outsourcing tidak boleh menjadi jalur perekrutan tenaga kerja dari luar daerah ketika pencari kerja lokal masih kesulitan mendapatkan pekerjaan di daerah sendiri.

Baca Juga

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

APELCAMI juga menyoroti ketentuan keberpihakan terhadap Orang Asli Papua (OAP) sebesar 70 persen yang menjadi dasar tuntutan pelaksanaan Perda tersebut.

“Perda tidak boleh hanya menjadi dokumen yang tersimpan di kantor pemerintah. Kalau aturan sudah dibuat untuk melindungi tenaga kerja lokal, pemerintah wajib memastikan aturan tersebut benar-benar dilaksanakan oleh seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Mimika,” tegas Yupinus.

Minta Data Rekrutmen Dibuka

APELCAMI meminta Pemkab Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja dan instansi terkait tidak hanya mengandalkan laporan perusahaan, tetapi turun langsung melakukan pemeriksaan.

Evaluasi, kata Yupinus, harus mencakup asal dan domisili tenaga kerja, mekanisme perekrutan, jumlah pekerja OAP dan lokal, posisi pekerjaan yang diberikan, hingga keterbukaan informasi lowongan kerja kepada masyarakat Mimika.

Ia juga mendorong adanya pemeriksaan lapangan bersama antara Dinas Tenaga Kerja, DPRK Mimika, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya untuk memastikan tidak ada proses perekrutan tertutup yang merugikan tenaga kerja lokal.

APELCAMI bahkan menyatakan akan melakukan pemantauan, pendataan dan pengawasan sosial apabila masih ditemukan perusahaan yang mengabaikan ketentuan tenaga kerja lokal.

“Kalau pengawasan pemerintah lemah, kami akan turun melihat langsung kondisi di lapangan. Setiap temuan akan kami dorong untuk diproses melalui instansi yang memiliki kewenangan. APELCAMI akan terus mengawal sampai Perda ini benar-benar dijalankan,” ujarnya.

Yupinus menegaskan, tuntutan tersebut bukan berarti menutup kesempatan kerja bagi masyarakat dari daerah lain. Namun, investasi dan aktivitas perusahaan di Mimika harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

“Kami tidak meminta belas kasihan. Kami meminta aturan yang sudah dibuat sendiri oleh pemerintah dijalankan. Kami adalah tuan rumah,” tegasnya.*

Penulis: Ril Minggu

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

14 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

14 Oktober 2026
Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

14 Oktober 2026
Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

13 Oktober 2026
Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

13 Oktober 2026
Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

13 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    798 shares
    Bagikan 319 Tweet 200
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id