ADVERTISEMENT
Kamis, September 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

APELCAMI Desak Pemkab Mimika Evaluasi Outsourcing: “Kami Bukan Minta Belas Kasihan”

“Kami tidak meminta belas kasihan. Kami meminta aturan yang sudah dibuat sendiri oleh pemerintah dijalankan. Kami adalah tuan rumah,” tegasnya.

30 Agustus 2026
0
APELCAMI Desak Pemkab Mimika Evaluasi Outsourcing: “Kami Bukan Minta Belas Kasihan”

Ketua APELCAMI , Yupinus Mahal saat mendesak Pemkab Mimika melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan outsourcing, kontraktor untuk merekrut tenaga kerja lokal. (foto: Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Asosiasi Pencari Kerja Lokal Carstensz Mimika (APELCAMI) mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan outsourcing, kontraktor dan subkontraktor yang merekrut tenaga kerja di wilayah tersebut.

APELCAMI menilai evaluasi penting dilakukan untuk memastikan proses perekrutan benar-benar berpihak kepada tenaga kerja lokal dan tidak membuka ruang bagi masuknya tenaga kerja dari luar daerah secara tidak terkendali.

ADVERTISEMENT

Ketua APELCAMI, Yupinus Magal, menegaskan seluruh proses rekrutmen tenaga kerja di Mimika harus mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Mimika Nomor 6 Tahun 2023, khususnya terkait keberpihakan dan perlindungan terhadap tenaga kerja lokal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, perusahaan outsourcing tidak boleh menjadi jalur perekrutan tenaga kerja dari luar daerah ketika pencari kerja lokal masih kesulitan mendapatkan pekerjaan di daerah sendiri.

Baca Juga

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

APELCAMI juga menyoroti ketentuan keberpihakan terhadap Orang Asli Papua (OAP) sebesar 70 persen yang menjadi dasar tuntutan pelaksanaan Perda tersebut.

“Perda tidak boleh hanya menjadi dokumen yang tersimpan di kantor pemerintah. Kalau aturan sudah dibuat untuk melindungi tenaga kerja lokal, pemerintah wajib memastikan aturan tersebut benar-benar dilaksanakan oleh seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Mimika,” tegas Yupinus.

Minta Data Rekrutmen Dibuka

APELCAMI meminta Pemkab Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja dan instansi terkait tidak hanya mengandalkan laporan perusahaan, tetapi turun langsung melakukan pemeriksaan.

Evaluasi, kata Yupinus, harus mencakup asal dan domisili tenaga kerja, mekanisme perekrutan, jumlah pekerja OAP dan lokal, posisi pekerjaan yang diberikan, hingga keterbukaan informasi lowongan kerja kepada masyarakat Mimika.

Ia juga mendorong adanya pemeriksaan lapangan bersama antara Dinas Tenaga Kerja, DPRK Mimika, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya untuk memastikan tidak ada proses perekrutan tertutup yang merugikan tenaga kerja lokal.

APELCAMI bahkan menyatakan akan melakukan pemantauan, pendataan dan pengawasan sosial apabila masih ditemukan perusahaan yang mengabaikan ketentuan tenaga kerja lokal.

“Kalau pengawasan pemerintah lemah, kami akan turun melihat langsung kondisi di lapangan. Setiap temuan akan kami dorong untuk diproses melalui instansi yang memiliki kewenangan. APELCAMI akan terus mengawal sampai Perda ini benar-benar dijalankan,” ujarnya.

Yupinus menegaskan, tuntutan tersebut bukan berarti menutup kesempatan kerja bagi masyarakat dari daerah lain. Namun, investasi dan aktivitas perusahaan di Mimika harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

“Kami tidak meminta belas kasihan. Kami meminta aturan yang sudah dibuat sendiri oleh pemerintah dijalankan. Kami adalah tuan rumah,” tegasnya.*

Penulis: Ril Minggu

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

10 September 2026
Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

9 September 2026
Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

9 September 2026
Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

9 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id