ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Subsidi Penerbangan Papua Tengah Mulai Berjalan, Warga Pegunungan Tidak Lagi Terisolasi

Pesawat tidak hanya membawa penumpang dari satu daerah ke daerah lain, tetapi juga membawa harapan untuk memutus rantai keterisolasian masyarakat.

26 Agustus 2026
0
Subsidi Penerbangan Papua Tengah Mulai Berjalan, Warga Pegunungan Tidak Lagi Terisolasi

PT AMA secara resmi mulai melayani penerbangan ke sejumlah wilayah kabupaten di Papua Tengah. (Foto: ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Harapan masyarakat di wilayah pegunungan dan daerah terpencil Papua Tengah untuk mendapatkan akses transportasi yang lebih mudah, kini mulai menemukan titik terang.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi mulai merealisasikan program subsidi penerbangan udara bagi masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

ADVERTISEMENT

Program tersebut ditandai dengan mulai beroperasinya PT Associated Mission Aviation (AMA) untuk menerbangkan pesawat kecil, pada Senin 24 Agustus 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kehadiran penerbangan bersubsidi ini diharapkan menjadi solusi atas mahal dan terbatasnya akses transportasi udara, sekaligus membuka konektivitas masyarakat dari wilayah pegunungan menuju Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga

Nakes Dievakuasi, Layanan Kesehatan Warga Jila Terancam Terganggu

Solidaritas Nabire untuk Korban Gempa Flores, Donasi Dua Hari Rp70,8 Juta

PT AMA sendiri merupakan maskapai penerbangan milik Gereja Katolik yang telah puluhan tahun melayani penerbangan perintis ke wilayah pedalaman dan daerah terisolir Papua.

Program subsidi tersebut merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur Papua Tengah dan PT AMA yang ditandatangani pada 17 Agustus 2026.

Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, mengatakan subsidi penerbangan merupakan langkah strategis pemerintah provinsi untuk membuka akses masyarakat sekaligus mengurangi keterisolasian wilayah pegunungan.

“Kebijakan subsidi penerbangan ini bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat melalui akses transportasi udara, terutama bagi masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses,” ujar Emanuel dalam keterangan pers, Senin 24 Agustus 2026.

Bukan Sekadar Transportasi

Menurut Emanuel, penerbangan bersubsidi tidak hanya ditujukan untuk memudahkan masyarakat bepergian.

Program ini diharapkan ikut menggerakkan ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan pemerintahan di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Dengan akses penerbangan yang lebih mudah, masyarakat dari kabupaten-kabupaten di Papua Tengah diharapkan dapat lebih cepat menuju Nabire untuk berbagai kebutuhan.

Usai berbelanja kebutuhan, masyarakat kemudian kembali terbang ke daerah asal tanpa menghadapi hambatan transportasi yang selama ini menjadi persoalan.

“Gubernur berharap masyarakat dapat menggunakan pelayanan ini dengan baik. Ini untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” katanya.

Penghormatan untuk 60 Tahun Pelayanan AMA

Di balik kebijakan subsidi tersebut, Pemprov Papua Tengah juga melihat program ini sebagai bentuk pemberdayaan dan penguatan terhadap Keuskupan atau Gereja Katolik agar dapat terus mandiri menjalankan misi pelayanan kemanusiaan dan keagamaan.

Pemerintah provinsi memberikan penghormatan terhadap kontribusi PT AMA yang selama kurang lebih *60 tahun* telah membuka akses penerbangan bagi masyarakat pedalaman dan wilayah terisolir Papua.

“Ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada Gereja Katolik melalui PT AMA yang selama kurang lebih 60 tahun telah melayani wilayah pedalaman dan masyarakat terisolir di Papua dalam misi kemanusiaan dan keagamaan,” jelas Emanuel.

Membuka Jalan bagi Pelayanan Dasar

Pemprov Papua Tengah berharap subsidi penerbangan ini tidak berhenti sebagai kebijakan transportasi semata.

Lebih jauh, program tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat pegunungan untuk mendapatkan pelayanan dasar yang selama ini sulit dijangkau.

Ketika akses udara semakin terbuka, pemerintah berharap distribusi layanan kesehatan, pendidikan, kebutuhan pokok, aktivitas ekonomi hingga pelayanan administrasi pemerintahan dapat bergerak lebih cepat.

Dengan demikian, pesawat tidak hanya membawa penumpang dari satu daerah ke daerah lain, tetapi juga membawa harapan untuk memutus rantai keterisolasian masyarakat di wilayah pegunungan Papua Tengah.

Program ini menjadi salah satu langkah Pemprov Papua Tengah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, terjangkau dan mudah diakses masyarakat.

Secara khusus diberikan kepada mereka yang tinggal di daerah yang hingga kini masih sulit dijangkau melalui jalur darat. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Nakes Dievakuasi, Layanan Kesehatan Warga Jila Terancam Terganggu

Nakes Dievakuasi, Layanan Kesehatan Warga Jila Terancam Terganggu

26 Agustus 2026
PMKRI Timika Tuntaskan Penyaluran Donasi Rp24 Juta untuk Korban Gempa Flores

Solidaritas Nabire untuk Korban Gempa Flores, Donasi Dua Hari Rp70,8 Juta

26 Agustus 2026
Penganiayaan Maut di Jalan Cenderawasih-Timika, Polisi Akui Belum Temukan Titik Terang

Penganiayaan Maut di Jalan Cenderawasih-Timika, Polisi Akui Belum Temukan Titik Terang

26 Agustus 2026
Disperindag Mimika Cek Timbangan Pasar dan Takaran BBM, Ditemukan Selisih Masih dalam Batas Toleransi

Disperindag Mimika Cek Timbangan Pasar dan Takaran BBM, Ditemukan Selisih Masih dalam Batas Toleransi

26 Agustus 2026
Subsidi Penerbangan Papua Tengah Mulai Berjalan, Warga Pegunungan Tidak Lagi Terisolasi

Subsidi Penerbangan Papua Tengah Mulai Berjalan, Warga Pegunungan Tidak Lagi Terisolasi

26 Agustus 2026
Solidaritas Nabire untuk Korban Gempa Flores, Donasi Dua Hari Rp70,8 Juta

PMKRI Timika Tuntaskan Penyaluran Donasi Rp24 Juta untuk Korban Gempa Flores

26 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    640 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    611 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Wabup Mimika Dorong Dana Kampung Ikut Biayai Pencegahan HIV, TBC, dan Malaria

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Terima Paket dari Jayapura, IRT di Timika Ditangkap Bawa 10 Paket Ganja

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
Next Post
Disperindag Mimika Cek Timbangan Pasar dan Takaran BBM, Ditemukan Selisih Masih dalam Batas Toleransi

Disperindag Mimika Cek Timbangan Pasar dan Takaran BBM, Ditemukan Selisih Masih dalam Batas Toleransi

Penganiayaan Maut di Jalan Cenderawasih-Timika, Polisi Akui Belum Temukan Titik Terang

Penganiayaan Maut di Jalan Cenderawasih-Timika, Polisi Akui Belum Temukan Titik Terang

PMKRI Timika Tuntaskan Penyaluran Donasi Rp24 Juta untuk Korban Gempa Flores

Solidaritas Nabire untuk Korban Gempa Flores, Donasi Dua Hari Rp70,8 Juta

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id