NABIRE, Koranpapua.id- Kepedulian masyarakat Nabire terhadap korban gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir.
Pemuda Flobamora Provinsi Papua Tengah bersama Pemuda Katolik Koncab Nabire dan KOPENA (Komunitas Peduli Nabire) turun ke jalan menggalang dana kemanusiaan.
Aksi tersebut berlangsung di sejumlah persimpangan lampu merah di Kota Nabire pada 19–20 Agustus 2026.
Hanya dalam dua hari, masyarakat dan para pengguna jalan berhasil menyumbangkan dana sebesar Rp70.805.000.
Penggalangan dana ini masih akan berlangsung hingga 25 Agustus 2026, sehingga jumlah donasi diharapkan terus bertambah.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Nabire yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu warga Flores yang terdampak bencana.
Bagi para penggalang dana, aksi tersebut bukan sekadar mengumpulkan uang, tetapi menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian masyarakat Nabire terhadap sesama yang tengah menghadapi situasi sulit akibat gempa.
Dana yang terkumpul nantinya diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat terdampak, sehingga bantuan benar-benar dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Panitia juga mengajak masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut hingga batas waktu penggalangan dana.
“Sekecil apa pun usaha yang dilakukan demi kebaikan bersama, kiranya Tuhan memberkati. Tuhan menjaga setiap langkah dan kasih-Nya menyertai kita semua,” demikian keterangan panitia kepada media ini, Rabu 26 Agustus 2026.
Aksi ini sekaligus menunjukkan bahwa jarak Papua dan Flores bukan penghalang untuk berbagi kepedulian. Dari jalan-jalan Kota Nabire, solidaritas untuk saudara-saudara di Flores terus dinyalakan. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








