ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

Ia menyampaikan apresiasi kepada YPMAK atas dukungan yang diberikan terhadap pendidikan dan kehidupan asrama para siswa selama belajar di sekolah tersebut. 

15 Agustus 2026
0
SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

Kepala Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Sonianto Kuddi. (foto:rill/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Timika, terus memperkuat program pendidikan untuk membentuk anak-anak Papua yang mandiri, berkarakter dan mampu bersaing hingga tingkat global.

Kepala Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Sonianto Kuddi, mengatakan pendidikan di sekolah tersebut dirancang sejak kelas I dengan pendekatan yang menyesuaikan karakter dan kebutuhan anak-anak Papua.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Sonianto saat diwawancarai wartawan koranpapua.id di ruang kerjanya, Sabtu 15 Agustus 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, salah satu program unggulan di kelas I adalah Montessori, yakni metode pembelajaran yang mendorong anak belajar sambil melakukan melalui berbagai aparatus atau alat pembelajaran.

Baca Juga

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

“Anak-anak belajar sambil melakukan. Jadi mereka tidak hanya duduk diam mendengarkan ceramah. Motoriknya aktif dan mereka justru merasa betah di kelas,” jelas Sonianto.

Program tersebut dinilai sangat sesuai karena sebagian besar siswa Taruna Papua berasal dari wilayah pesisir dan pegunungan yang banyak tidak melalui pendidikan taman kanak-kanak (TK). 

Karena itu, pendekatan Montessori digunakan untuk membantu mereka beradaptasi sekaligus membangun kemandirian sejak dini.

“Sekarang anak-anak kelas I malah kadang tidak mau istirahat. Mereka maunya belajar terus. Ini menunjukkan programnya cocok dengan karakter anak,” ujarnya.

Memasuki jenjang berikutnya, Taruna Papua juga mulai menerapkan kurikulum internasional yang disandingkan dengan Kurikulum Merdeka. Program tersebut mulai dijalankan sejak Juli 2026.

Dengan kombinasi tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran sesuai kurikulum nasional, tetapi juga dipersiapkan memiliki kemampuan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah bertaraf internasional, baik di dalam maupun luar negeri.

“Visi kami adalah anak-anak ini mampu bersaing dan berkompetisi secara global,” tegasnya.

Selain akademik, Sonianto menekankan bahwa pembentukan karakter menjadi fondasi utama pendidikan di Taruna Papua. 

Kehidupan asrama menjadi bagian dari proses tersebut, mulai dari bangun pagi, merapikan tempat tidur, mengikuti aturan hingga kembali beraktivitas di sekolah.

Menurutnya, kedisiplinan menjadi tantangan tersendiri dalam sistem sekolah berasrama. Namun, siswa terus dibimbing agar mampu beradaptasi dengan kehidupan bersama dan aturan yang berlaku.

Dalam penerapan program baru, pihak sekolah juga tidak ingin terburu-buru. Guru dipersiapkan jauh sebelum program dijalankan, sementara siswa diberikan kelas persiapan untuk meningkatkan kemampuan, termasuk bahasa Inggris.

“Guru-guru sudah kami persiapkan satu tahun sebelum program dimulai. Anak-anak juga diberikan kelas bayangan agar mereka siap menerima program baru,” katanya.

Dibiayai YPMAK, Prestasi Alumni Menembus Luar Negeri

Sonianto menjelaskan, siswa yang belajar di Taruna Papua merupakan anak-anak yang direkomendasikan melalui YPMAK, lembaga pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI). 

Ia menyampaikan apresiasi kepada YPMAK atas dukungan yang diberikan terhadap pendidikan dan kehidupan asrama para siswa selama belajar di sekolah tersebut.

Dukungan tersebut juga mulai terlihat dari capaian para alumni. Dalam dua tahun terakhir, sejumlah lulusan Taruna Papua berhasil melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Pada 2025, dua lulusan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Sementara pada 2026, tiga lulusan kembali mendapat kesempatan melanjutkan studi ke Amerika Serikat.

Bagi Sonianto, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini memberikan hasil.

“Kami sangat bangga. Kami bekerja keras, khususnya di asrama yang membutuhkan pendampingan 24 jam,” ungkapnya. 

Menurutnya, ketika anak-anak berprestasi secara akademik, olahraga, maupun bisa melanjutkan pendidikan ke luar negeri, itu menjadi feedback bahwa kerja pihak sekolah tidak sia-sia. 

Ia berharap berbagai program yang terus dikembangkan Taruna Papua dapat semakin membuka kesempatan bagi anak-anak Papua untuk memperoleh pendidikan berkualitas. 

Dengan demikian maka anak-anak Papua pada akhirnya mampu berdiri sejajar serta bersaing dengan generasi muda dari berbagai negara. (*) 

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

15 Agustus 2026
SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

15 Agustus 2026
Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

15 Agustus 2026
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Bidik Potensi Kopi Jadi Program Unggulan di Wilayah Pegunungan Mimika 

15 Agustus 2026
Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Willem Assem Sebut Tiga Warga yang Ditembak di Maybrat Bukan OPM, Dua Korbannya Perempuan 

15 Agustus 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Besaran Dana Desa Delapan Kabupaten. Ini Rinciannya

15 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    896 shares
    Bagikan 358 Tweet 224
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    673 shares
    Bagikan 269 Tweet 168
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
Next Post
KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id