ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

30 Ton Kopra Sarmi Senilai Rp516 Juta Dikirim ke Luar Daerah, Wagub Papua: Potensi Lokal Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

Tantangannya kini bukan sekadar memproduksi, tetapi bagaimana memastikan petani memperoleh nilai tambah dan pasar yang berkelanjutan.

11 Agustus 2026
0
30 Ton Kopra Sarmi Senilai Rp516 Juta Dikirim ke Luar Daerah, Wagub Papua: Potensi Lokal Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F Rumaropen saat melepas pengiriman 30 ton kopra asal Sarmi, Selasa 11 Agustus 2026. (foto ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id – Potensi perkebunan rakyat di Papua kembali menunjukkan geliat. Sebanyak 30 ton kopra hasil produksi petani Kabupaten Sarmi resmi dikirim ke luar daerah dengan nilai ekonomi mencapai sekitar Rp516 juta.

Pelepasan pengiriman kopra tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Papua, Dr. Aryoko A.F. Rumaropen, Selasa 11 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

Aryoko menilai pengiriman tersebut bukan sekadar aktivitas perdagangan, tetapi menjadi bukti bahwa komoditas lokal Papua mampu memberikan nilai ekonomi yang besar apabila dikelola secara serius, terarah dan berkelanjutan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Nilai ini mungkin baru sebuah awal, tetapi memiliki makna yang sangat besar,” ujar Aryoko. 

Baca Juga

Air Bersih Menjadi Kebutuhan Paling Mendesak di Distrik Jita, Selama Ini Warga Andalkan Air Sungai

29 Rumah Layak Huni Dibangun di Jita, Kepala Distrik Sebut Satu Rumah Masih Ditempati Tiga Kepala Keluarga 

Menururnya, dengan pengiriman ini membuktikan bahwa apabila potensi lokal dikelola secara serius, maka akan tercipta lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. 

Dikatakan, keberhasilan petani Sarmi mengirim puluhan ton kopra tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah, petani, dunia usaha, mitra pembangunan serta berbagai pemangku kepentingan.

Papua Punya 10.615 Hektare Potensi Kelapa

Aryoko menyebut kelapa merupakan salah satu komoditas strategis Papua dengan peluang pasar yang terbuka luas, baik di dalam negeri maupun internasional.

Potensi pengembangan kelapa di Papua mencapai sekitar 10.615 hektare yang tersebar di kawasan pesisir dan dataran rendah pada empat kabupaten sentra, yakni Jayapura, Sarmi, Biak Numfor dan Supiori.

“Potensi ini harus kita kelola secara optimal melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, petani, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Tak hanya kelapa, Pemprov Papua juga mendorong pengembangan komoditas unggulan lain seperti kakao, vanili, sagu dan kelapa sawit.

Pengembangan tersebut, kata Aryoko, harus dilakukan secara terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir. 

Dengan demikian, hasil perkebunan masyarakat tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah sehingga menghasilkan nilai tambah lebih besar.

Jangan Bergantung pada Satu Sektor

Aryoko menilai penguatan sektor produktif berbasis potensi daerah semakin penting setelah pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) pada 2022.

Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, ingin pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada sektor tertentu, tetapi juga memperkuat perkebunan dan berbagai komoditas unggulan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi Papua CERAH- Cerdas, Sejahtera dan Harmoni, dengan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi dan mempercepat pemerataan kesejahteraan.

Wagub Papua juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Sarmi, Yayasan EcoNusa, Otoritas Pelabuhan, para mitra pembangunan serta para petani kelapa yang terus mendorong pengembangan komoditas kelapa.

Ia berharap kolaborasi tersebut semakin diperkuat sehingga semakin banyak produk unggulan Papua mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

Pengiriman 30 ton kopra senilai Rp516 juta dari Sarmi menjadi sinyal bahwa komoditas rakyat Papua memiliki potensi ekonomi besar. 

Tantangannya kini bukan sekadar memproduksi, tetapi bagaimana memastikan petani memperoleh nilai tambah dan pasar yang berkelanjutan. (*) 

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

30 Ton Kopra Sarmi Senilai Rp516 Juta Dikirim ke Luar Daerah, Wagub Papua: Potensi Lokal Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

30 Ton Kopra Sarmi Senilai Rp516 Juta Dikirim ke Luar Daerah, Wagub Papua: Potensi Lokal Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

11 Agustus 2026
29 Rumah Layak Huni Dibangun di Jita, Kepala Distrik Sebut Satu Rumah Masih Ditempati Tiga Kepala Keluarga 

Air Bersih Menjadi Kebutuhan Paling Mendesak di Distrik Jita, Selama Ini Warga Andalkan Air Sungai

11 Agustus 2026
29 Rumah Layak Huni Dibangun di Jita, Kepala Distrik Sebut Satu Rumah Masih Ditempati Tiga Kepala Keluarga 

29 Rumah Layak Huni Dibangun di Jita, Kepala Distrik Sebut Satu Rumah Masih Ditempati Tiga Kepala Keluarga 

11 Agustus 2026
Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

11 Agustus 2026
Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

11 Agustus 2026
Ribuan Pelajar Tumpah Ruah di Karnaval Budaya Mimika, Kostum Adat hingga Cita-Cita Warnai Jalanan Timika

Ribuan Pelajar Tumpah Ruah di Karnaval Budaya Mimika, Kostum Adat hingga Cita-Cita Warnai Jalanan Timika

11 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Sopir Taksi Dibacok OTK di Jalur Trans Nabire–Paniai, Kepala Dijahit 12 Kali

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id