ADVERTISEMENT
Kamis, September 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Sebby dalam keterangannya mengaitkan aksi tersebut dengan penolakan terhadap berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan Indonesia yang berlangsung di Papua.

9 Agustus 2026
0
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAWIJAYA, Koranpapua.id – Suasana Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendadak berubah mencekam setelah terjadi aksi penembakan di sekitar pintu masuk kawasan festival, Sabtu 8 Agustus 2026 sekitar pukul 12.45 WIT.

Insiden tersebut terjadi ketika masyarakat tengah menuju kawasan festival untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Dua warga sipil dilaporkan menjadi korban dalam penembakan yang dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).

ADVERTISEMENT

Kedua korban diketahui bernama Laode Muhammad Ojo (43) dan Salbia (50) yang merupakan warga Jalan Hom-Hom, Wamena.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sehari setelah kejadian, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-OPM, Sebby Sambom, muncul dengan klaim bahwa kelompoknya bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut.

Baca Juga

Rp1,7 Miliar Masuk Investasi, Rp500 Juta Menghilang: Nasabah Laporkan Dugaan Masalah AXA Mandiri ke Polisi

754 Koperasi Tercatat di Mimika, Samuel Yogi Dorong Pengurus Aktif Benahi Tata Kelola

Dalam siaran pers pada Minggu 9 Agustus 2026 pagi, Sebby menyebut aksi tersebut dilakukan oleh TPNPB Kodap III Ndugama Derakma dan menargetkan aparat keamanan di sepanjang Jalan Trans Wamena hingga memasuki wilayah Kampung Walesi.

Sebby mengklaim aksi berlangsung sekitar pukul 12.04 hingga 13.00 WIT dan diwarnai baku tembak dengan aparat keamanan.

“TPNPB Kodap III Ndugama Derakma dengan tegas menolak kemerdekaan bangsa lain (Indonesia) di atas Tanah Papua sehingga kami sudah melakukan penembakan dan penyerangan terhadap aparat militer Indonesia sepanjang jalan Trans Wamena,” kata Sebby dalam keterangannya.

Sebby juga menyebut sejumlah nama yang diklaim terlibat dalam aksi tersebut, yakni Ebarowak Gwijangge, Paldo Nirigi, dan Batalyon 8 Albu TPNPB Kodap III Ndugama Derakma. Menurutnya, aksi tersebut dilakukan atas perintah Brigjen Egianus Kogoya dan Mayor Maleo Kogoya.

Namun, hingga keterangan tersebut disampaikan, Sebby mengaku belum dapat memastikan kondisi korban maupun dampak keseluruhan dari penyerangan yang diklaim dilakukan kelompoknya.

Festival Budaya Berubah Jadi Lokasi Penembakan

Penembakan di kawasan FBLB menjadi sorotan karena terjadi ketika masyarakat sedang mengikuti kegiatan budaya yang seharusnya menjadi ruang perjumpaan dan perayaan masyarakat di Lembah Baliem.

Insiden tersebut juga terjadi di tengah rangkaian persiapan dan kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Tanah Papua.

Sebby dalam keterangannya mengaitkan aksi tersebut dengan penolakan terhadap berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan Indonesia yang berlangsung di Papua.

Meski demikian, klaim TPNPB-OPM tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada aparat keamanan dan pihak berwenang untuk memastikan kronologi, pelaku, sasaran penembakan, serta kondisi seluruh korban.

Yang jelas, aksi kekerasan bersenjata di tengah aktivitas masyarakat kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan warga sipil di Papua Pegunungan.

Publik kini menunggu penjelasan resmi aparat mengenai siapa pelaku penembakan, apa motif di balik serangan tersebut, serta bagaimana kondisi dua warga yang menjadi korban.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan masyarakat sipil harus menjadi prioritas utama, terlebih ketika sebuah kegiatan budaya yang seharusnya berlangsung aman justru diwarnai aksi kekerasan. (*) 

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rp1,7 Miliar Masuk Investasi, Rp500 Juta Menghilang: Nasabah Laporkan Dugaan Masalah AXA Mandiri ke Polisi

Rp1,7 Miliar Masuk Investasi, Rp500 Juta Menghilang: Nasabah Laporkan Dugaan Masalah AXA Mandiri ke Polisi

24 September 2026
754 Koperasi Tercatat di Mimika, Samuel Yogi Dorong Pengurus Aktif Benahi Tata Kelola

754 Koperasi Tercatat di Mimika, Samuel Yogi Dorong Pengurus Aktif Benahi Tata Kelola

23 September 2026
Adi Sumarrna Tegaskan RAT Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Penentu Arah Koperasi

Adi Sumarrna Tegaskan RAT Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Penentu Arah Koperasi

23 September 2026
LKPP: Pengadaan di Papua Jangan Berhenti pada Administrasi, Harus Berdampak bagi Masyarakat

LKPP: Pengadaan di Papua Jangan Berhenti pada Administrasi, Harus Berdampak bagi Masyarakat

23 September 2026
Martinus Agapa: Pengadaan Jangan Sekadar Administrasi, Harus Berdampak bagi Pembangunan Papua

Martinus Agapa: Pengadaan Jangan Sekadar Administrasi, Harus Berdampak bagi Pembangunan Papua

23 September 2026
Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

23 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Pria Tewas Ditikam di Jalan Poros SP5, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Kadinkes Mimika Akui Ubah Perilaku Hidup Sehat Bukan Pekerjaan Mudah, Harus Digencarkan Terus-Menerus

Kadinkes Mimika Akui Ubah Perilaku Hidup Sehat Bukan Pekerjaan Mudah, Harus Digencarkan Terus-Menerus

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id