ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Sebby dalam keterangannya mengaitkan aksi tersebut dengan penolakan terhadap berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan Indonesia yang berlangsung di Papua.

9 Agustus 2026
0
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAWIJAYA, Koranpapua.id – Suasana Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendadak berubah mencekam setelah terjadi aksi penembakan di sekitar pintu masuk kawasan festival, Sabtu 8 Agustus 2026 sekitar pukul 12.45 WIT.

Insiden tersebut terjadi ketika masyarakat tengah menuju kawasan festival untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Dua warga sipil dilaporkan menjadi korban dalam penembakan yang dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).

ADVERTISEMENT

Kedua korban diketahui bernama Laode Muhammad Ojo (43) dan Salbia (50) yang merupakan warga Jalan Hom-Hom, Wamena.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sehari setelah kejadian, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-OPM, Sebby Sambom, muncul dengan klaim bahwa kelompoknya bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut.

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Dalam siaran pers pada Minggu 9 Agustus 2026 pagi, Sebby menyebut aksi tersebut dilakukan oleh TPNPB Kodap III Ndugama Derakma dan menargetkan aparat keamanan di sepanjang Jalan Trans Wamena hingga memasuki wilayah Kampung Walesi.

Sebby mengklaim aksi berlangsung sekitar pukul 12.04 hingga 13.00 WIT dan diwarnai baku tembak dengan aparat keamanan.

“TPNPB Kodap III Ndugama Derakma dengan tegas menolak kemerdekaan bangsa lain (Indonesia) di atas Tanah Papua sehingga kami sudah melakukan penembakan dan penyerangan terhadap aparat militer Indonesia sepanjang jalan Trans Wamena,” kata Sebby dalam keterangannya.

Sebby juga menyebut sejumlah nama yang diklaim terlibat dalam aksi tersebut, yakni Ebarowak Gwijangge, Paldo Nirigi, dan Batalyon 8 Albu TPNPB Kodap III Ndugama Derakma. Menurutnya, aksi tersebut dilakukan atas perintah Brigjen Egianus Kogoya dan Mayor Maleo Kogoya.

Namun, hingga keterangan tersebut disampaikan, Sebby mengaku belum dapat memastikan kondisi korban maupun dampak keseluruhan dari penyerangan yang diklaim dilakukan kelompoknya.

Festival Budaya Berubah Jadi Lokasi Penembakan

Penembakan di kawasan FBLB menjadi sorotan karena terjadi ketika masyarakat sedang mengikuti kegiatan budaya yang seharusnya menjadi ruang perjumpaan dan perayaan masyarakat di Lembah Baliem.

Insiden tersebut juga terjadi di tengah rangkaian persiapan dan kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Tanah Papua.

Sebby dalam keterangannya mengaitkan aksi tersebut dengan penolakan terhadap berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan Indonesia yang berlangsung di Papua.

Meski demikian, klaim TPNPB-OPM tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada aparat keamanan dan pihak berwenang untuk memastikan kronologi, pelaku, sasaran penembakan, serta kondisi seluruh korban.

Yang jelas, aksi kekerasan bersenjata di tengah aktivitas masyarakat kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan warga sipil di Papua Pegunungan.

Publik kini menunggu penjelasan resmi aparat mengenai siapa pelaku penembakan, apa motif di balik serangan tersebut, serta bagaimana kondisi dua warga yang menjadi korban.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan masyarakat sipil harus menjadi prioritas utama, terlebih ketika sebuah kegiatan budaya yang seharusnya berlangsung aman justru diwarnai aksi kekerasan. (*) 

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Kadinkes Mimika Akui Ubah Perilaku Hidup Sehat Bukan Pekerjaan Mudah, Harus Digencarkan Terus-Menerus

Kadinkes Mimika Akui Ubah Perilaku Hidup Sehat Bukan Pekerjaan Mudah, Harus Digencarkan Terus-Menerus

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id