TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika terus mengevaluasi pelaksanaan anggaran dan sejumlah proyek fisik yang belum mencapai target.
Hingga Juli 2026, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mimika tercatat meningkat menjadi 26 persen dari total APBD sebesar 5,64 triliun.
Prosentasi ini terungkap dalam rapat evaluasi yang dipimpin Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong didampingi Pj Sekda Abraham Kateyau, bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Senin 13 Juli 2026.
Emanuel mengatakan, evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai perencanaan, terutama kegiatan fisik yang masih menghadapi sejumlah kendala.
“Ini evaluasi mingguan saja, biasa. Tidak ada hal sesuatu, cuma mau evaluasi tentang penerapan anggaran, kemudian juga tentang proyek fisik yang belum mencapai target,” ujar Emanuel.
Menurutnya, keterlambatan sejumlah pekerjaan lebih disebabkan kendala teknis di lapangan. Pemkab Mimika saat ini meminta setiap OPD segera mengidentifikasi hambatan agar pekerjaan dapat berjalan sesuai target.
“Banyak hal, kendala-kendala teknis. Makanya nanti di Agustus, karena akhir bulan ini kita sudah mulai evaluasi triwulan ketiga,” katanya.
Wabup Emanuel menjelaskan, perubahan kondisi selama proses pelaksanaan anggaran turut memengaruhi sejumlah kegiatan, termasuk penyesuaian akibat kenaikan harga dan efisiensi anggaran.
“Ada beberapa perubahan-perubahan yang berkaitan dengan perkembangan situasi secara umum. Ini berdampak sehingga ada efisiensi, kemudian ada kenaikan harga yang cukup tinggi,” jelasnya.
Meski menghadapi kendala, Wabup Emanuel optimistis pelaksanaan program akan kembali berjalan normal.
Ia menyebut sebagian besar kegiatan telah diproses dan akan digenjot pada bulan berikutnya. “Saya pastikan nanti di bulan Agustus sudah oke,” tegasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru









