PUNCAK JAYA, Koranpapua.id- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pasgat) Mulia bersama Yayasan Binaan Kanker Nusantara (YBKN) menggelar sosialisasi bahaya HIV dan berbagai jenis kanker dan tumor.
Sosialisasi yang diberikan kepada personel Pasgat dan masyarakat berlangsung di Pos Pasgat Mulia, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu 11 Juli 2027.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya dua jenis penyakit tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.30 WIT menghadirkan Beta Niyati Puspasari, Amd. Keb dari Kementerian Kesehatan RI-YBKN.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Komandan Pos Pasgat Mulia Letda Pas Yohanes Hutagalung, S.Tr.Han beserta seluruh anggota Pos Pasgat Mulia.
Dalam penyampaian materinya, Beta Niyati menjelaskan definisi dasar serta perbedaan antara tumor dan kanker.
“Kanker merupakan perubahan sel normal menjadi tidak normal, yang pada umumnya berawal dari pertumbuhan tumor,” jelas Beta.
“Sementara tumor sendiri terbagi dua jenis, yaitu tumor jinak dan tumor ganas yang berpotensi berkembang menjadi kanker,” lanjutnya.
Penyuluhan juga menyoroti fakta penting mengenai kanker prostat yang menjadi penyebab kematian ketiga bagi kaum pria setelah penyakit jantung dan stroke, serta bahaya virus HIV yang merusak sistem kekebalan tubuh.
“Tanpa penanganan yang tepat, HIV dapat berkembang menjadi AIDS, yang membuat tubuh sangat rentan terhadap berbagai infeksi berat seperti tuberkulosis, infeksi jamur, hingga risiko terkena kanker,” tambahnya.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian HIV dan kanker, faktor pemicu terjadinya kedua penyakit tersebut, langkah deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker prostat, serta cara pencegahan yang sederhana dan hemat biaya.
Narasi ini mengingatkan bahwa pencegahan dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga asupan makanan serta kebersihan diri, serta menghindari perilaku seks bebas dan berganti-ganti pasangan.
Komandan Pos Pasgat Mulia Letda Pas Yohanes Hutagalung, S.Tr.Han menyambut baik kegiatan ini.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan pemahaman anggota dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga kesehatan,“ pungkasnya.
Kepada personel Pasgat dan juga masyarakat juga disampaikan untuk tidak perlu takut namun tetap waspada dalam menghadapi risiko penyakit HIV dan kanker di wilayah perbatasan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satgas Pasgat Mulia dalam memberikan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG. (Redaksi)







