ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Pasokan Telur dari Luar Melimpah, Pemprov Papua Perkuat Langkah Strategis Lindungi Peternak Lokal

Program nasional harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui keberpihakan terhadap produk lokal.

11 Juli 2026
0
Pasokan Telur dari Luar Melimpah, Pemprov Papua Perkuat Langkah Strategis Lindungi Peternak Lokal

Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat langkah strategis dalam melindungi peternak lokal melalui optimalisasi penyerapan telur produksi Papua. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Melimpahnya pasokan telur ayam dari luar daerah, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memperkuat langkah strategis melindungi peternak lokal.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni optimalisasi penyerapan telur produksi Papua untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

Solusi itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum Provinsi Papua, Suzana D. Wanggai, bersama perangkat daerah dan instansi terkait.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam rapat yang berlangsung, Kamis 9 Juli 2026, membahas kendala penyerapan telur lokal serta tingginya pasokan telur dari luar pulau yang berdampak pada penurunan harga di tingkat peternak lokal.

Baca Juga

Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

BRIDA Mimika Siapkan Terobosan Baru, Darius Sabon: Semua Program Harus Berdasarkan Data dan Kajian

Suzana D. Wanggai, menegaskan bahwa Program MBG diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis dalam menyerap hasil produksi peternak Papua.

Oleh karena itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) didorong untuk memprioritaskan penggunaan telur produksi lokal sepanjang memenuhi standar harga, kualitas, dan mutu yang telah ditetapkan.

Menurutnya, program nasional harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui keberpihakan terhadap produk lokal.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjelaskan bahwa kebutuhan telur untuk dapur Program MBG saat ini masih didominasi telur dari luar Papua.

Sementara sebagian lainnya telah menggunakan telur produksi lokal. Kondisi tersebut disesuaikan dengan satuan biaya yang tercantum dalam dokumen anggaran.

Pemprov terus mendorong agar penyerapan telur lokal dapat segera dioptimalkan melalui penyesuaian dokumen anggaran yang saat ini sedang diusulkan oleh pihak KPPG Papua.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pangan Provinsi Papua, drh. Sri Utami, menjelaskan bahwa melimpahnya stok telur dan turunnya harga di Papua dipengaruhi oleh surplus produksi nasional yang mencapai sekitar 13 persen.

Kondisi tersebut diperkuat dengan masuknya pasokan telur dari sentra produksi luar daerah seperti Surabaya dan Makassar dalam jumlah besar ke wilayah Papua.

Di sisi lain, produksi telur lokal juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Di wilayah Tanah Tabi yang meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Sarmi, populasi ayam petelur meningkat 28,8 persen.

Atau dari 582.700 ekor pada tahun 2025 menjadi 750.679 ekor pada Juni 2026, dengan kapasitas produksi mencapai 561.750 butir telur per hari.

Melimpahnya pasokan, baik dari luar daerah maupun hasil produksi lokal, di tengah perlambatan daya serap pasar menyebabkan harga telur di tingkat peternak mengalami penurunan.

Sebagai tindak lanjut, rapat menyepakati sejumlah langkah strategis, yaitu mengoptimalkan penyerapan telur lokal untuk kebutuhan dapur Program MBG setelah revisi dokumen anggaran disetujui.

Serta memastikan pengadaan telur mengacu pada satuan biaya yang telah ditetapkan, serta memprioritaskan penggunaan telur produksi Papua sepanjang memenuhi standar harga, kualitas, dan mutu.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua juga mendorong penguatan distribusi telur produksi lokal antar kabupaten sebagai upaya memperluas akses pasar bagi peternak.

Saat ini, fasilitasi distribusi menuju Kabupaten Mamberamo Raya, Waropen, dan Kepulauan Yapen (Serui) masih dalam tahap perhitungan biaya distribusi agar diperoleh besaran biaya yang akurat.

Hasil perhitungan tersebut akan menjadi dasar pengajuan usulan dukungan pembiayaan kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas). (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

11 Juli 2026
BRIDA Mimika Siapkan Terobosan Baru, Darius Sabon: Semua Program Harus Berdasarkan Data dan Kajian

BRIDA Mimika Siapkan Terobosan Baru, Darius Sabon: Semua Program Harus Berdasarkan Data dan Kajian

11 Juli 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Penyelundupan 671 Gram Narkotika Jenis Ganja di Bandara Sentani

Satgas Pasgat Gagalkan Penyelundupan 671 Gram Narkotika Jenis Ganja di Bandara Sentani

11 Juli 2026
Pasokan Telur dari Luar Melimpah, Pemprov Papua Perkuat Langkah Strategis Lindungi Peternak Lokal

Pasokan Telur dari Luar Melimpah, Pemprov Papua Perkuat Langkah Strategis Lindungi Peternak Lokal

11 Juli 2026
Pemprov Papua Tingkatkan Kuota Program Pembinaan Calon Siswa Sekolah Kedinasan Menjadi 50 Peserta

Pemprov Papua Tingkatkan Kuota Program Pembinaan Calon Siswa Sekolah Kedinasan Menjadi 50 Peserta

11 Juli 2026
Rakor Evaluasi dan Optimalisasi Peningkatan IDI Empat DOB, Wujudkan Demokrasi Papua yang Inklusif

Rakor Evaluasi dan Optimalisasi Peningkatan IDI Empat DOB, Wujudkan Demokrasi Papua yang Inklusif

11 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    676 shares
    Bagikan 270 Tweet 169
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Berkabung Atas Tewasnya Pilot Nicholas: AMA Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan di Papua

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bupati Mimika Kritik Keras Kinerja Pejabat: “Sudah Dikasih Jabatan, Malas Masuk Kantor”

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • RDP DPRK Mimika Ungkap Persoalan Pelayanan RSUD, Direktur Beberkan Solusi Atasi Kepadatan Pasien

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Satgas Pasgat Gagalkan Penyelundupan 671 Gram Narkotika Jenis Ganja di Bandara Sentani

Satgas Pasgat Gagalkan Penyelundupan 671 Gram Narkotika Jenis Ganja di Bandara Sentani

BRIDA Mimika Siapkan Terobosan Baru, Darius Sabon: Semua Program Harus Berdasarkan Data dan Kajian

BRIDA Mimika Siapkan Terobosan Baru, Darius Sabon: Semua Program Harus Berdasarkan Data dan Kajian

Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id