ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Kepala Distrik Jita Bantah Layanan Kesehatan Wapu Diabaikan, Sebut Faktor Keamanan Nakes Jadi Kendala

“Kalau terkait kondisi keamanan, memang dari distrik juga perlu ada penempatan salah satu pos polisi. Karena di sana memang agak sedikit rawan”.

10 Juli 2026
0
Kepala Distrik Jita Bantah Layanan Kesehatan Wapu Diabaikan, Sebut Faktor Keamanan Nakes Jadi Kendala

Kepala Distrik Jita, Yunus Edoway. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Distrik Jita membantah adanya pembiaran terhadap layanan kesehatan di Kampung Wapu, Kabupaten Mimika.

Kepala Distrik Jita, Yunus Edoway, mengatakan pelayanan kesehatan tetap berjalan meski tidak lagi dipusatkan di Pustu Wapu akibat persoalan keamanan yang mengganggu petugas.

ADVERTISEMENT

Pernyataan Yunus disampaikan menyusul sorotan Anggota Komisi III DPRK Mimika, Rampeani Rachman, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan dan sejumlah Puskesmas terkait kondisi Pustu Wapu yang disebut tidak berfungsi dalam waktu lama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Yunus, persoalan tersebut tidak terjadi karena pemerintah daerah mengabaikan kebutuhan masyarakat. Ia menyebut pemerintah sebelumnya telah membangun fasilitas kesehatan di kampung-kampung Distrik Jita, termasuk Pustu Wapu.

Baca Juga

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

“Terkait kondisi Pustu di Wapu, memang apa yang disampaikan Ibu Rampeani benar. Namun, kalau dikatakan terjadi pembiaran oleh pemerintah daerah, sebenarnya tidak. Bukan terjadi pembiaran,” ujar Yunus kepada wartawan, Jumat 10 Juli 2026.

Ia menjelaskan, Pustu Wapu pernah beroperasi dengan dukungan tenaga kesehatan. Namun, pelayanan kemudian terganggu karena faktor keamanan dan kenyamanan petugas.

“Di Wapu beberapa tahun lalu Pustunya sangat indah, megah yang dibangun oleh pemerintah daerah, bahkan ditempatkan beberapa petugas,” katanya.

Yunus mengungkapkan, fasilitas kesehatan tersebut mengalami gangguan setelah adanya tindakan dari sebagian masyarakat yang membuat petugas merasa tidak aman.

“Ketika masyarakat dalam situasi tertentu, misalnya mabuk, itu sangat mengganggu. Bahkan Pustu Wapu saja dibongkar. Petugas kesehatan yang ada di sana juga terganggu,” ungkapnya.

Akibat kondisi tersebut, pemerintah distrik bersama pemerintah kampung mengambil keputusan untuk memindahkan pelayanan kesehatan beberapa kampung di Pustu Waituku. Kebijakan itu, kata Yunus, telah disepakati bersama masyarakat.

“Masyarakat seperti Wapu dan Bloemen sudah sepakat bahwa ketika ada sakit tetap pelayanannya di Waituku,” jelasnya.

Minta Pos Polisi di Jita

Selain persoalan layanan kesehatan, Yunus juga menilai penguatan keamanan menjadi kebutuhan penting di Distrik Jita.

Ia meminta adanya penempatan pos polisi agar pelayanan pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan lebih baik.

“Kalau terkait kondisi keamanan, memang dari distrik juga perlu ada penempatan salah satu pos polisi. Karena di sana memang agak sedikit rawan,” ujarnya.

Saat ini, pengamanan wilayah masih didukung oleh Koramil dan Satgas TNI Yon 133, sementara koordinasi dengan kepolisian dilakukan melalui Polsek Agimuga.

Yunus memastikan pihaknya akan segera mengirim surat kepada Kapolres Mimika untuk meminta penempatan pos polisi di Distrik Jita.

“Dalam waktu dekat kami akan surati secara resmi ke Pak Kapolres. Menurut kami ini sangat penting,” katanya.

Ia berharap aspek keamanan menjadi perhatian agar fasilitas pemerintah yang telah dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

“Pembangunan, perumahan, dan lain-lain tidak boleh kecolongan dari sisi keamanan. Karena kurang keamanan, fasilitas pemerintah yang sudah dibangun dengan niat baik menjadi terganggu,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

7 Agustus 2026
Ganja 735 Gram Disembunyikan di Dalam Sepatu, Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman ke Sorong

Ganja 735 Gram Disembunyikan di Dalam Sepatu, Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman ke Sorong

7 Agustus 2026
Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

7 Agustus 2026
Lima Kali Tak Berangkat, 22 Calon Jemaah Haji Mimika Terancam Dihapus dari Sistem

Lima Kali Tak Berangkat, 22 Calon Jemaah Haji Mimika Terancam Dihapus dari Sistem

7 Agustus 2026
PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

7 Agustus 2026
DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

7 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id