ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Bupati Johannes Rettob: Tahun 2026 Pemkab Mimika Targetkan Satu Data Terintegrasi Real-Time

"Saya minta tidak ada lagi tanda tangan basah. Seluruh OPD harus menuntaskan penerapan tanda tangan elektronik agar layanan digital berjalan menyeluruh dan tidak lagi parsial”.

8 Juli 2026
0
Bupati Johannes Rettob: Tahun 2026 Pemkab Mimika Targetkan Satu Data Terintegrasi Real-Time

Bupati Mimika Johannes Rettob saat membuka FGD Perubahan dan Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di salah satu Hotel di Timika, Rabu 8 Juli 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Integarasi Satu Data Kabupaten Mimika ditargetkan dapat terwujud secara real-time pada 2026 sebagai bagian dari percepatan transformasi menuju pemerintahan digital yang terintegrasi.

Target tersebut disampaikan Bupati Mimika Johannes Rettob saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Perubahan dan Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintah Digital di salah satu Hotel di Timika, Rabu 8 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

Johannes menegaskan forum tersebut bukan sekadar FGD, tetapi menjadi rapat strategis Dewan Smart City untuk menetapkan berbagai kebijakan yang mendorong percepatan digitalisasi pemerintahan di Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Johannes mengungkapkan, capaian indeks SPBE Kabupaten Mimika saat ini masih berada di kisaran 2,5 dari nilai maksimal 4.

Baca Juga

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Kondisi tersebut menunjukkan penerapan SPBE belum maksimal sehingga dibutuhkan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat transformasi digital.

“Artinya kita belum maksimal melaksanakan SPBE. Karena itu saya berharap melalui Rapat Dewan Smart City ini kita mengambil keputusan yang tepat agar nilai SPBE Mimika bisa meningkat,” kata Johannes.

Salah satu langkah yang kini dilakukan Pemkab Mimika adalah mengintegrasikan seluruh sistem dan data milik OPD ke dalam satu platform.

Melalui sistem tersebut, masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai layanan pemerintah secara terbuka, mulai dari pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP), pembayaran pajak, hingga informasi pembangunan daerah.

“Saat ini kita sedang membangun satu sistem yang mengintegrasikan semua data. Target kami, Satu Data Kabupaten Mimika dapat diakses secara real-time sehingga seluruh masyarakat bisa melihat berbagai layanan pemerintah dalam satu aplikasi,” ujarnya.

Platform tersebut yaitu Mimika Center dan dirancang menjadi pusat data digital Kabupaten Mimika yang dapat diakses melalui aplikasi telepon pintar.

Menurut Johannes, keterbukaan data menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Selain integrasi data, Pemkab Mimika juga akan mempercepat penerapan tanda tangan elektronik di seluruh OPD.

Langkah itu dinilai penting untuk mempercepat pelayanan sekaligus menghilangkan praktik administrasi manual yang selama ini masih diterapkan di sejumlah perangkat daerah.

“Saya minta tidak ada lagi tanda tangan basah. Seluruh OPD harus menuntaskan penerapan tanda tangan elektronik agar layanan digital berjalan menyeluruh dan tidak lagi parsial,” tegasnya.

Johannes juga meminta setiap OPD mengakhiri kebiasaan membangun aplikasi secara terpisah karena berpotensi menimbulkan tumpang tindih sistem, menyulitkan integrasi data, dan memboroskan anggaran.

Seluruh aplikasi dan situs OPD nantinya akan dihubungkan ke dalam sistem Satu Data Kabupaten Mimika.

Ia menambahkan, keberhasilan Smart City tidak hanya diukur dari banyaknya aplikasi yang dimiliki pemerintah, melainkan dari kemampuan teknologi tersebut dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat.

“Smart City bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana teknologi mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat. Kuncinya adalah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi, bukan ego sektoral,” pungkas Johannes. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

22 Agustus 2026
Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

22 Agustus 2026
Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

22 Agustus 2026
60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

22 Agustus 2026
Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan: Pemprov Kerahkan Armada Gabungan, Kabut Asap Terlihat Nyata di Nabire

22 Agustus 2026
23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

22 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    725 shares
    Bagikan 290 Tweet 181
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    588 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pelarian Berakhir, Terduga Pelaku Pembunuhan di KM 10 Mimika Ditangkap Polisi di Makassar

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Polres Mimika Minta Bantuan Brimob

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Gubernur Meki: Pensiun Bukan Akhir dari Pengabdian, tetapi Awal Memasuki Fase Kehidupan Baru

Gubernur Meki: Pensiun Bukan Akhir dari Pengabdian, tetapi Awal Memasuki Fase Kehidupan Baru

817 Peserta Perwakilan Enam Kabupaten Berkompetisi di Pesparani IV Papua Barat, Perlombakan 13 Kategori

817 Peserta Perwakilan Enam Kabupaten Berkompetisi di Pesparani IV Papua Barat, Perlombakan 13 Kategori

Dampak Konflik Bersenjata di Papua, 122.000 Orang Terpaksa Hidup di Pengungsian

Dampak Konflik Bersenjata di Papua, 122.000 Orang Terpaksa Hidup di Pengungsian

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id