ADVERTISEMENT
Rabu, Juli 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Bupati Johannes Rettob: Tahun 2026 Pemkab Mimika Targetkan Satu Data Terintegrasi Real-Time

"Saya minta tidak ada lagi tanda tangan basah. Seluruh OPD harus menuntaskan penerapan tanda tangan elektronik agar layanan digital berjalan menyeluruh dan tidak lagi parsial”.

8 Juli 2026
0
Bupati Johannes Rettob: Tahun 2026 Pemkab Mimika Targetkan Satu Data Terintegrasi Real-Time

Bupati Mimika Johannes Rettob saat membuka FGD Perubahan dan Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di salah satu Hotel di Timika, Rabu 8 Juli 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Integarasi Satu Data Kabupaten Mimika ditargetkan dapat terwujud secara real-time pada 2026 sebagai bagian dari percepatan transformasi menuju pemerintahan digital yang terintegrasi.

Target tersebut disampaikan Bupati Mimika Johannes Rettob saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Perubahan dan Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintah Digital di salah satu Hotel di Timika, Rabu 8 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

Johannes menegaskan forum tersebut bukan sekadar FGD, tetapi menjadi rapat strategis Dewan Smart City untuk menetapkan berbagai kebijakan yang mendorong percepatan digitalisasi pemerintahan di Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Johannes mengungkapkan, capaian indeks SPBE Kabupaten Mimika saat ini masih berada di kisaran 2,5 dari nilai maksimal 4.

Baca Juga

Kejuaraan Olahraga Pelajar Mimika 2026 Resmi Bergulir, Bidik Lahirnya Atlet Masa Depan Papua

Gubernur Meki: Pensiun Bukan Akhir dari Pengabdian, tetapi Awal Memasuki Fase Kehidupan Baru

Kondisi tersebut menunjukkan penerapan SPBE belum maksimal sehingga dibutuhkan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat transformasi digital.

“Artinya kita belum maksimal melaksanakan SPBE. Karena itu saya berharap melalui Rapat Dewan Smart City ini kita mengambil keputusan yang tepat agar nilai SPBE Mimika bisa meningkat,” kata Johannes.

Salah satu langkah yang kini dilakukan Pemkab Mimika adalah mengintegrasikan seluruh sistem dan data milik OPD ke dalam satu platform.

Melalui sistem tersebut, masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai layanan pemerintah secara terbuka, mulai dari pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP), pembayaran pajak, hingga informasi pembangunan daerah.

“Saat ini kita sedang membangun satu sistem yang mengintegrasikan semua data. Target kami, Satu Data Kabupaten Mimika dapat diakses secara real-time sehingga seluruh masyarakat bisa melihat berbagai layanan pemerintah dalam satu aplikasi,” ujarnya.

Platform tersebut yaitu Mimika Center dan dirancang menjadi pusat data digital Kabupaten Mimika yang dapat diakses melalui aplikasi telepon pintar.

Menurut Johannes, keterbukaan data menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Selain integrasi data, Pemkab Mimika juga akan mempercepat penerapan tanda tangan elektronik di seluruh OPD.

Langkah itu dinilai penting untuk mempercepat pelayanan sekaligus menghilangkan praktik administrasi manual yang selama ini masih diterapkan di sejumlah perangkat daerah.

“Saya minta tidak ada lagi tanda tangan basah. Seluruh OPD harus menuntaskan penerapan tanda tangan elektronik agar layanan digital berjalan menyeluruh dan tidak lagi parsial,” tegasnya.

Johannes juga meminta setiap OPD mengakhiri kebiasaan membangun aplikasi secara terpisah karena berpotensi menimbulkan tumpang tindih sistem, menyulitkan integrasi data, dan memboroskan anggaran.

Seluruh aplikasi dan situs OPD nantinya akan dihubungkan ke dalam sistem Satu Data Kabupaten Mimika.

Ia menambahkan, keberhasilan Smart City tidak hanya diukur dari banyaknya aplikasi yang dimiliki pemerintah, melainkan dari kemampuan teknologi tersebut dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat.

“Smart City bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana teknologi mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat. Kuncinya adalah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi, bukan ego sektoral,” pungkas Johannes. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kejuaraan Olahraga Pelajar Mimika 2026 Resmi Bergulir, Bidik Lahirnya Atlet Masa Depan Papua

Kejuaraan Olahraga Pelajar Mimika 2026 Resmi Bergulir, Bidik Lahirnya Atlet Masa Depan Papua

8 Juli 2026
Dampak Konflik Bersenjata di Papua, 122.000 Orang Terpaksa Hidup di Pengungsian

Dampak Konflik Bersenjata di Papua, 122.000 Orang Terpaksa Hidup di Pengungsian

8 Juli 2026
817 Peserta Perwakilan Enam Kabupaten Berkompetisi di Pesparani IV Papua Barat, Perlombakan 13 Kategori

817 Peserta Perwakilan Enam Kabupaten Berkompetisi di Pesparani IV Papua Barat, Perlombakan 13 Kategori

8 Juli 2026
Gubernur Meki: Pensiun Bukan Akhir dari Pengabdian, tetapi Awal Memasuki Fase Kehidupan Baru

Gubernur Meki: Pensiun Bukan Akhir dari Pengabdian, tetapi Awal Memasuki Fase Kehidupan Baru

8 Juli 2026
Bupati Johannes Rettob: Tahun 2026 Pemkab Mimika Targetkan Satu Data Terintegrasi Real-Time

Bupati Johannes Rettob: Tahun 2026 Pemkab Mimika Targetkan Satu Data Terintegrasi Real-Time

8 Juli 2026
Kasus Penembakan Pilot Amerika dan Pembakaran AMA Air, Satgas ODC Tetapkan Tujuh Tersangka

Bupati Mimika Sebut Hingga Juli 2026 Serapan Anggaran Pemkab Mimika Masih 22,37 Persen

8 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Berkabung Atas Tewasnya Pilot Nicholas: AMA Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan di Papua

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pendeta GKI Tewas di Intan Jaya, Menham Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggotanya

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Bupati Mimika Kritik Keras Kinerja Pejabat: “Sudah Dikasih Jabatan, Malas Masuk Kantor”

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Dr. Abraham Kateyau Ingatkan Kepala Kampung Jalankan Amanah dengan Baik, Tim Evaluasi Masih Bekerja

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Tabrak Trotoar di Mile 32 Timika, Pengendara Sepada Motor Dilaporkan Tewas

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Gubernur Meki: Pensiun Bukan Akhir dari Pengabdian, tetapi Awal Memasuki Fase Kehidupan Baru

Gubernur Meki: Pensiun Bukan Akhir dari Pengabdian, tetapi Awal Memasuki Fase Kehidupan Baru

817 Peserta Perwakilan Enam Kabupaten Berkompetisi di Pesparani IV Papua Barat, Perlombakan 13 Kategori

817 Peserta Perwakilan Enam Kabupaten Berkompetisi di Pesparani IV Papua Barat, Perlombakan 13 Kategori

Dampak Konflik Bersenjata di Papua, 122.000 Orang Terpaksa Hidup di Pengungsian

Dampak Konflik Bersenjata di Papua, 122.000 Orang Terpaksa Hidup di Pengungsian

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id