ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

Keputusan akhir mengenai mitra penyusun master plan maupun pengelola RSMM nantinya berada di tangan pembina setelah melalui pembahasan bersama pengurus.

3 Juli 2026
0
YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

Wakil Ketua Pengurus Bidang Program sekaligus Ketua Komite Seleksi Pengelola RSMM, Feri Magai. (foto:Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Proses pengembangan dan penentuan pengelola baru Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) terus berjalan.

Proses ini mengingat batas akhir kontrak pengelola RSMM oleh Yayasan Caritas Timika Papua (YCTP) akan berakhir pada 30 Desember 2026.

ADVERTISEMENT

Menjelang masa akhir kemitraan selama 25 tahun bersama YCTP tersebut, YPMAK saat ini tengah mempersiapkan Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Master Plan sebagai fondasi utama sebelum dilakukan lelang pengelolaan rumah sakit.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Pengurus Bidang Program sekaligus Ketua Komite Seleksi Pengelola RSMM, Feri Magai kepada Koranpapua.id di ruang kerjanya, Jumat 3 Juli 2026.

Baca Juga

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

Feri menjelaskan, seluruh proses yang berjalan saat ini merupakan keputusan pembina YPMAK untuk membangun sistem pengelolaan RSMM yang lebih profesional dan berkelanjutan.

“Pembina telah memutuskan agar proses pengembangan RSMM dimulai melalui penyusunan master plan. Saya dipercaya sebagai Ketua Komite Seleksi untuk mengawal seluruh tahapan ini hingga selesai,” ujar Feri.

Menurutnya, sebelum memilih pengelola rumah sakit yang baru, pihaknya terlebih dahulu harus memiliki dokumen perencanaan yang komprehensif agar arah pengembangan RSMM benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat Papua Tengah.

Sekitar 30 Perusahaan Ikut Seleksi

Feri mengungkapkan, hingga saat ini sekitar 30 perusahaan konsultan dari berbagai daerah di Indonesia telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi penyusunan RIP  dan Master Plan RSMM.

Seluruh peserta nantinya akan menerima Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang saat ini sedang menunggu pengesahan dari pembina.

“Setelah KAK disahkan, kami akan melakukan penjelasan atau sosialisasi kepada seluruh calon mitra. Dari situ mereka akan menyusun proposal sesuai kebutuhan yang kami inginkan,” beber Feri.

Melalui proposal tersebut, pihaknya akan menilai untuk melihat sejauh mana pemahaman mereka terhadap konsep pengembangan RSMM ke depan.

Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan secara terbuka sehingga seluruh perusahaan yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti tahapan seleksi.

Didampingi Konsultan Independen

Dalam menjalankan proses seleksi, Komite Seleksi juga didampingi oleh konsultan independen, Ligar Mandiri Indonesia (LMI), yang bertugas memastikan seluruh tahapan berlangsung profesional, transparan, dan sesuai aturan.

Keberadaan konsultan pendamping menjadi bagian penting agar penyusunan dokumen perencanaan memiliki kualitas yang baik sebelum nantinya digunakan sebagai dasar pelelangan pengelola RSMM.

“Setelah master plan selesai disusun, dokumen tersebut akan menjadi acuan utama dalam proses seleksi pengelola rumah sakit,” katanya.

Harus Pahami Kearifan Lokal

Feri menegaskan bahwa konsultan yang nantinya terpilih tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memahami kondisi nyata Kabupaten Mimika.

Mulai dari karakteristik masyarakat, kearifan lokal, hingga pola penyakit yang paling banyak dialami masyarakat menjadi bagian penting yang harus dimasukkan dalam penyusunan master plan.

“Kami ingin penyusun master plan memahami kondisi kesehatan di Mimika, penyakit-penyakit yang menjadi prioritas, budaya masyarakat, serta regulasi rumah sakit. Dengan begitu, dokumen yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia mencontohkan, rumah sakit-rumah sakit besar di Indonesia memiliki layanan unggulan sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

Karena itu, RSMM juga diharapkan memiliki arah pengembangan yang jelas berdasarkan kebutuhan  masyarakat Mimika dan Papua Tengah.

Ditargetkan Menjadi Rumah Sakit Rujukan Regional

Lebih jauh, Feri mengatakan visi besar yang sedang disiapkan adalah menjadikan RSMM sebagai rumah sakit rujukan berkualitas di wilayah Papua Tengah.

Pengembangan tidak hanya menyentuh aspek infrastruktur, tetapi juga sistem tata kelola, pelayanan kesehatan, hingga strategi pengelolaan agar mampu menarik lebih banyak pasien, termasuk dari kabupaten lain.

“Kami ingin RSMM berubah secara menyeluruh. Bukan hanya bangunannya, tetapi juga tata kelola dan kualitas pelayanannya sehingga menjadi rumah sakit yang mampu bersaing dan menjadi rujukan masyarakat Papua Tengah,” katanya.

Rekomendasi Diserahkan kepada Pembina

Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, Komite Seleksi akan menetapkan sejumlah kandidat terbaik untuk direkomendasikan kepada pengurus dan pembina YPMAK.

Keputusan akhir mengenai mitra penyusun master plan maupun pengelola RSMM nantinya berada di tangan pembina setelah melalui pembahasan bersama pengurus.

Feri menambahkan bahwa jadwal seleksi telah disusun, namun pelaksanaannya menyesuaikan agenda rapat para pembina yang melibatkan unsur pemerintah, YPMAK, dan pihak terkait lainnya.

“Target kami adalah menghadirkan perencanaan yang matang sehingga pengelola RSMM yang nantinya terpilih memiliki pedoman yang jelas dalam membangun rumah sakit yang modern, profesional, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Papua Tengah,” tutupnya. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    912 shares
    Bagikan 365 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    661 shares
    Bagikan 264 Tweet 165
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    588 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
Prosesi Penerimaan Jenazah Pilot AMA: Pengamanan Penuh oleh Satgas Pasgat, Disambut Uskup dan Tujuh Jenderal

Prosesi Penerimaan Jenazah Pilot AMA: Pengamanan Penuh oleh Satgas Pasgat, Disambut Uskup dan Tujuh Jenderal

Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

Pencarian Empat Nelayan Hilang di Perairan Mimika Dihentikan, Basarnas: Akan Dibuka Kembali Jika Ada Petunjuk

Pencarian Empat Nelayan Hilang di Perairan Mimika Dihentikan, Basarnas: Akan Dibuka Kembali Jika Ada Petunjuk

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id