ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

Ika berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan harga bahan pangan.

3 Juli 2026
0
Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

Aktivitas di Pasar Sentral Timika, Jumat 3 Juli 2026. Harga sayuran dan komoditi lainnya masih relatif tinggi. (foto:Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Harga sejumlah komoditas sayuran dan bahan pokok di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, masih relatif tinggi.

Kondisi ini dikeluhkan para pedagang karena berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat, sehingga banyak dagangan tidak habis terjual setiap harinya.

ADVERTISEMENT

Ibu Ika, salah seorang pedagang sayuran, mengatakan harga beberapa jenis sayuran hingga kini belum mengalami penurunan yang signifikan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, komoditas seperti tomat dan cabai masih menjadi penyumbang kenaikan harga di pasar.

Baca Juga

Benyamin R. Magal Pimpin Caretaker KNPI Papua Tengah, Konsolidasi Pemuda Jadi Fokus

YPMAK Kucurkan Rp1 Miliar, Bantu Pembangunan Kantor Klasis Angaiya

Berdasarkan pantaun Koranpapua.id, Jumat 3 Juli 2026, harga bayam satu ikat besar dijual Rp15.000, sedangkan kacang panjang Rp12.000 per ikat.

Sementara untuk tomat masih cukup mahal, sekitar Rp80.000- 90.000 per kilogram. “Untuk cabai rawit, cabai keriting, dan cabai besar yang harganya juga masih tinggi,” ujar Ika saat ditemui di lapak jualannya.

Ia menjelaskan, sayuran yang paling banyak dicari masyarakat di antaranya kol, bayam hijau, bayam merah, serta daun labu.

Namun, untuk daun labu sebagian besar berasal dari hasil tanaman warga sendiri, sementara beberapa komoditas seperti tomat didatangkan dari luar daerah.

Meski harga jual masih tinggi, Ika mengaku pendapatan pedagang tidak menentu. Banyak sayuran yang tidak habis terjual hingga harus dibuang karena sudah tidak layak konsumsi.

“Penghasilan tidak tentu. Kadang bisa dapat sekitar Rp100 ribu, kadang hanya Rp50 ribu. Kalau sayur tidak habis terjual, ya rugi karena sudah layu,” katanya.

Menurut Ika, aktivitas pasar paling ramai biasanya berlangsung pada awal pekan hingga Sabtu.

Sementara pada hari Minggu, jumlah pembeli cenderung menurun karena sebagian besar masyarakat menjalankan ibadah.

“Kalau Minggu biasanya sepi. Banyak orang ke gereja, jadi pembeli berkurang,” ujarnya.

Meski demikian, Ika mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang telah menyediakan fasilitas berjualan bagi para pedagang di Pasar Sentral Mimika.

Namun, Ika berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan harga bahan pangan.

(foto:Ril/koranpapua.id)

Sementara itu, pedagang lainnya, Dewo mengatakan harga pisang saat ini dijual sekitar Rp20.000 per sisir, sedangkan sayur daun dibanderol Rp20.000 per ikat.

Ia juga mengeluhkan kondisi pasar yang belakangan semakin sepi sehingga banyak dagangan tidak laku.

“Yang kami rasakan sekarang pasar sering sepi. Banyak jualan tidak habis, akhirnya kami rugi,” ungkap Dewo.

Para pedagang berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi pasar tradisional, terutama dengan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Termasuk meningkatkan daya beli masyarakat agar aktivitas ekonomi di Pasar Sentral Mimika kembali bergairah. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Benyamin R. Magal Pimpin Caretaker KNPI Papua Tengah, Konsolidasi Pemuda Jadi Fokus

Benyamin R. Magal Pimpin Caretaker KNPI Papua Tengah, Konsolidasi Pemuda Jadi Fokus

2 Oktober 2026
YPMAK Kucurkan Rp1 Miliar, Bantu Pembangunan Kantor Klasis Angaiya

YPMAK Kucurkan Rp1 Miliar, Bantu Pembangunan Kantor Klasis Angaiya

2 Oktober 2026
Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

1 Oktober 2026
DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

1 Oktober 2026
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

1 Oktober 2026
KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan 235 Gram Ganja Melalui Kargo Bandara Sentani

Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan 235 Gram Ganja Melalui Kargo Bandara Sentani

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

Prosesi Penerimaan Jenazah Pilot AMA: Pengamanan Penuh oleh Satgas Pasgat, Disambut Uskup dan Tujuh Jenderal

Prosesi Penerimaan Jenazah Pilot AMA: Pengamanan Penuh oleh Satgas Pasgat, Disambut Uskup dan Tujuh Jenderal

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id