ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

Ika berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan harga bahan pangan.

3 Juli 2026
0
Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

Aktivitas di Pasar Sentral Timika, Jumat 3 Juli 2026. Harga sayuran dan komoditi lainnya masih relatif tinggi. (foto:Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Harga sejumlah komoditas sayuran dan bahan pokok di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, masih relatif tinggi.

Kondisi ini dikeluhkan para pedagang karena berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat, sehingga banyak dagangan tidak habis terjual setiap harinya.

ADVERTISEMENT

Ibu Ika, salah seorang pedagang sayuran, mengatakan harga beberapa jenis sayuran hingga kini belum mengalami penurunan yang signifikan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, komoditas seperti tomat dan cabai masih menjadi penyumbang kenaikan harga di pasar.

Baca Juga

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan 235 Gram Ganja Melalui Kargo Bandara Sentani

Berdasarkan pantaun Koranpapua.id, Jumat 3 Juli 2026, harga bayam satu ikat besar dijual Rp15.000, sedangkan kacang panjang Rp12.000 per ikat.

Sementara untuk tomat masih cukup mahal, sekitar Rp80.000- 90.000 per kilogram. “Untuk cabai rawit, cabai keriting, dan cabai besar yang harganya juga masih tinggi,” ujar Ika saat ditemui di lapak jualannya.

Ia menjelaskan, sayuran yang paling banyak dicari masyarakat di antaranya kol, bayam hijau, bayam merah, serta daun labu.

Namun, untuk daun labu sebagian besar berasal dari hasil tanaman warga sendiri, sementara beberapa komoditas seperti tomat didatangkan dari luar daerah.

Meski harga jual masih tinggi, Ika mengaku pendapatan pedagang tidak menentu. Banyak sayuran yang tidak habis terjual hingga harus dibuang karena sudah tidak layak konsumsi.

“Penghasilan tidak tentu. Kadang bisa dapat sekitar Rp100 ribu, kadang hanya Rp50 ribu. Kalau sayur tidak habis terjual, ya rugi karena sudah layu,” katanya.

Menurut Ika, aktivitas pasar paling ramai biasanya berlangsung pada awal pekan hingga Sabtu.

Sementara pada hari Minggu, jumlah pembeli cenderung menurun karena sebagian besar masyarakat menjalankan ibadah.

“Kalau Minggu biasanya sepi. Banyak orang ke gereja, jadi pembeli berkurang,” ujarnya.

Meski demikian, Ika mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang telah menyediakan fasilitas berjualan bagi para pedagang di Pasar Sentral Mimika.

Namun, Ika berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan harga bahan pangan.

(foto:Ril/koranpapua.id)

Sementara itu, pedagang lainnya, Dewo mengatakan harga pisang saat ini dijual sekitar Rp20.000 per sisir, sedangkan sayur daun dibanderol Rp20.000 per ikat.

Ia juga mengeluhkan kondisi pasar yang belakangan semakin sepi sehingga banyak dagangan tidak laku.

“Yang kami rasakan sekarang pasar sering sepi. Banyak jualan tidak habis, akhirnya kami rugi,” ungkap Dewo.

Para pedagang berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi pasar tradisional, terutama dengan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Termasuk meningkatkan daya beli masyarakat agar aktivitas ekonomi di Pasar Sentral Mimika kembali bergairah. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

3 Juli 2026
Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan 235 Gram Ganja Melalui Kargo Bandara Sentani

Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan 235 Gram Ganja Melalui Kargo Bandara Sentani

3 Juli 2026
Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

3 Juli 2026
Konsep Otomatis

KPPN Catat Penyaluran Dana Transfer Daerah untuk Kabupaten Mimika Capai Rp1,2 Triliun

3 Juli 2026
Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

Jenazah Pilot AMA Air di Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI Habema

3 Juli 2026
Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

Diikuti 137 Kelompok Peserta: TIFA 2026 Jadi Panggung Seni, Budaya, dan Penggerak Ekonomi Kreatif di Mimika

3 Juli 2026

POPULER

  • Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Pendeta GKI Tewas di Intan Jaya, Menham Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggotanya

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • SMK Negeri 6 Mimika: Sekolah Gratis dengan Empat Program Unggulan, Pendaftaran Hingga 10 Juli

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pertamina Berlakukan Harga Terbaru BBM Non-Subsidi di Papua-Maluku, Berikut Daftarnya

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan 235 Gram Ganja Melalui Kargo Bandara Sentani

Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan 235 Gram Ganja Melalui Kargo Bandara Sentani

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id