ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Peringati 55 Tahun Proklamasi, Aliansi Mahasiswa Papua Tuntut Penghentian PSN dan Kembalikan Militer ke Barak

Berdasarkan data kemanusiaan yang dihimpun perwakilan gereja, diperkirakan terdapat sedikitnya 107.000 warga Papua yang kini terpaksa mengungsi.

2 Juli 2026
0
Peringati 55 Tahun Proklamasi, Aliansi Mahasiswa Papua Tuntut Penghentian PSN dan Kembalikan Militer ke Barak

Aksi unjuk rasa damai yang digelar Aliansi Mahasiswa Papua di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu 1 Juli 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Aliansi Mahasiswa Papua, Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) bersama Front Anti Investasi dan Militerisme mengeluarkan siaran pers dalam rangka memperingati 55 tahun proklamasi kemerdekaan Papua Barat yang dideklarasikan oleh Seth Jafeth Rumkorem pada 1 Juli 1971 silam.

Dalam pernyataan sikap yang dirilis kepada Koranpapua.id, Rabu 1 Juli 2026, koalisi organisasi tersebut menyoroti situasi sosial, politik, ekonomi, dan Hak Asasi Manusia (HAM) terkini di Tanah Papua.

ADVERTISEMENT

Mereka secara tegas menolak keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan mendesak penarikan aparat militer dari wilayah tersebut dan dikembalikan ke barak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Soroti Konflik Lahan dan Dampak PSN

Baca Juga

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Siaran pers tersebut menggarisbawahi dampak dari berbagai proyek pembangunan skala besar dan investasi industri ekstraktif di Papua.

Merujuk pada dokumenter “Pesta Babi” karya sutradara Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale, massa aksi menyatakan bahwa implementasi PSN—khususnya di wilayah Merauke—telah memicu perampasan tanah adat milik masyarakat asli Papua.

Mereka juga menyuarakan kekhawatiran atas keberadaan sejumlah korporasi besar berbasis tambang, energi, dan perkebunan kelapa sawit yang dinilai merusak ekosistem hutan adat.

Selain itu, mereka menuntut kepastian keselamatan dan pengembalian Mama Yasinta Maiwend, seorang tokoh adat perempuan Merauke yang dikabarkan mengalami intimidasi serta pemindahan paksa ke Jakarta.

Kritik Terhadap Pendekatan Keamanan

Terkait situasi keamanan, aliansi ini mengkritik keras peningkatan eskalasi personel keamanan organik maupun non-organik di Tanah Papua.

Mengutip laporan riset terbaru, mereka menyebutkan bahwa operasi militeristik di wilayah konflik seperti Dogiyai dan Puncak Jaya terus berlanjut dan berisiko salah sasaran terhadap warga sipil.

Konflik bersenjata yang berkepanjangan ini dilaporkan telah memicu krisis kemanusiaan yang mendalam.

Berdasarkan data kemanusiaan yang dihimpun perwakilan gereja, diperkirakan terdapat sedikitnya 107.000 warga Papua yang kini terpaksa mengungsi (internal displaced persons/IDP) di wilayah Intan Jaya, Yahukimo, Maybrat, Nduga, hingga Lanny Jaya tanpa penanganan yang memadai dari pemerintah.

15 Poin Tuntutan kepada Pemerintah dan PBB

Sebagai solusi atas krisis kedamaian dan keadilan di Papua, aliansi mahasiswa menetapkan 15 poin tuntutan utama yang ditujukan kepada Pemerintah Republik Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di antaranya:

  1. Penghentian Total PSN: Menghentikan seluruh Proyek Strategis Nasional di Merauke, Boven Digoel, Sorong, dan seluruh wilayah Papua.
  2. Demiliterisasi: Menarik seluruh pasukan militer organik dan non-organik dari koridor Papua serta menghentikan penembakan terhadap warga sipil.
  3. Pemberhentian Eksploitasi: Menutup aktivitas operasional perusahaan nasional dan multi-nasional (Multi National Corporation) seperti Freeport, BP, LNG Tangguh, Medco, Korindo, dan korporasi imperialis lainnya.
  4. Stop Kriminalisasi Aktivis: Menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap Mama Yasinta, Dandhy Laksono, Cypri Jehan Paju Dale, Johnny Teddy Wakum, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan film Pesta Babi.
  5. Keterbukaan Akses Jurnalis: Membuka ruang publik dan akses liputan seluas-luasnya bagi jurnalis lokal, nasional, maupun internasional ke Papua.
  6. Penyelesaian Pelanggaran HAM: Mengusut tuntas seluruh kasus pelanggaran HAM masa lalu dan masa kini di Papua, serta membebaskan tahanan politik (tapol).
  7. Hak Menentukan Nasib Sendiri: Mendesak PBB bertanggung jawab meluruskan sejarah Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) 1969 dan memberikan hak menentukan nasib sendiri (self-determination) bagi bangsa West Papua sebagai solusi demokratis.
  8. Hentikan Teror, Kriminalisasi dan terhadap masyarakat adat, Mahasiswa papua di indonesia dan Rakyat Papua Barat
  1. TNI Polri Stop Tangkap dan tembak masyarakat sipil yang berada di Puncak papua, puncak jaya, intan jaya, Ndugama, Timika, Yahukimo, Pegunugan bintang, Maibrat, Dogiyai, dan seluruh tanah papua tanpa ada bukti yang jelas.
  1. PBB Harus Bertanggung jawab Untuk Meluruskan Sejarah Pepera dan Proses Aneksasi West Papua Ke Indonesia yang telah di manipulasi.
  1. Mendukung penuh Kemerdekaan Palestina, West Sahara, Kanaky dan Catalonia.
  1. Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri Bagi Bangsa West Papua Sebagai Solusi Demokratis.
  1. Sahkan UU Masyarakat Adat.
  2. Hentikan Represif negara bebaskan Tahanan Politik.
  3. Usut tuntas Tragedi Kanjuruhan.

“Demikian pernyataan sikap ini dibuat, kami akan terus melakukan perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan, pembungkaman, penindasan dan penghisapan, terhadap Rakyat dan Bangsa,” demikian yang ditulis dalam siaran pers tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

1 Oktober 2026
DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

1 Oktober 2026
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

1 Oktober 2026
KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

1 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

1 Oktober 2026
Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Pesawat yang Dibakar di Yahukimo Jenis Pilatus, Terbang untuk Misi Kemanusian, Pilot Dilaporkan Tewas

Pesawat yang Dibakar di Yahukimo Jenis Pilatus, Terbang untuk Misi Kemanusian, Pilot Dilaporkan Tewas

Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

30 Dosen dan Tenaga Ahli UNJ Tiba di Mappi, Siap Tingkatkan Kompetensi 1.000 Guru 3T

30 Dosen dan Tenaga Ahli UNJ Tiba di Mappi, Siap Tingkatkan Kompetensi 1.000 Guru 3T

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id