ADVERTISEMENT
Senin, September 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

Setelah rangkaian prosesi utama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket bantuan yang berisi bahan makanan pokok serta pakaian.

26 Juni 2026
0
Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

Lima anggota simpatisan berasal dari wilayah Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya menyatakan ikrar setia kembali ke pangkuan NKRI, Kamis 25 Juni 2026. (foto ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK JAYA, Koranpapua.id- Di tengah suasana yang penuh harapan dan semangat persaudaraan, Lapangan Alun‑Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, menjadi saksi momen bersejarah.

Pada Kamis tanggal 25 Juni 2026, di lapangan itu berlangsung kegiatan utama yaitu ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang disampaikan oleh lima simpatisan dan anggota kelompok tertentu.

ADVERTISEMENT

Ucapan ikrar setia itu dihadiri dan disaksikan oleh sekitar 100 orang warga serta para pemangku kepentingan setempat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian acara terjamin dengan baik dibawah pengawalan ketat personel Pos Pengamanan Mulia dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pasgat) Kewilayahan RI‑PNG.

Baca Juga

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

Para personel juga hadir mendampingi Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya dalam mengikuti seluruh proses kegiatan tersebut.

Lima orang yang menyatakan kesediaan untuk kembali dan setia ke bingkai NKRI berasal dari  wilayah Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya.

Adapun nama-nama mereka yakni, Bongkar Tabuni, Gonis Walia, Bebison Walia, Teku Kogoya, dan Yulison Walia.

Keputusan tegas mereka dianggap sebagai langkah penting yang membawa harapan baru bagi ketenangan dan kemajuan bersama di wilayah tersebut.

Ikrar setia dimulai dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Pendeta Telius Wonda, S.Th., Ketua Klasis GIDI Mulia.

Kehadiran tokoh agama menjadi penguat bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari perjalanan menuju kedamaian dan persatuan yang didukung oleh nilai‑nilai luhur.

Dalam prosesi utama, kelima mantan simpatisan tersebut mengambil tempat di barisan depan tepat di hadapan meja penandatanganan naskah ikrar.

Salah satu momen yang sangat bermakna adalah saat mereka menyerahkan Bendera Bintang Kejora sebagai simbol pengakhiran keterikatan dengan kelompok yang pernah berjalan terpisah.

Sebagai tanda penerimaan kembali ke dalam persaudaraan negara, mereka kemudian diberikan dan mengenakan baju batik, serta menerima Kartu Ikrar NKRI yang menjadi bukti resmi pernyataan kesetiaan mereka.

Selanjutnya, pembacaan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dibimbing secara langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya, Mus Kogoya.

Di bawah tuntunan tersebut, mereka mengucapkan janji dengan lantang dan tegas untuk setia, menjaga persatuan, serta berbakti kepada bangsa dan negara di mana pun mereka berada.

Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan naskah ikrar oleh kelima peserta, yang disaksikan oleh para pejabat, tokoh masyarakat, serta Letda Yohannes Sutan Pimayungan Hutagalung, S.Tr.Han, Komandan Pasgat Pos Mulia.

Setelah rangkaian prosesi utama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket bantuan yang berisi bahan makanan pokok serta pakaian.

Bantuan ini merupakan wujud perhatian dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat agar mereka dapat memulai kehidupan baru yang lebih baik, mandiri, dan terintegrasi kembali dengan lingkungan sekitar.

Sebagai penutup yang penuh kehangatan, seluruh peserta, pejabat, tokoh agama, serta perwakilan pasukan keamanan melakukan sesi foto bersama sebagai kenang‑kenangan dan bukti persatuan yang terjalin.

Secara keseluruhan, kegiatan ini digelar sebagai upaya strategis yang juga didukung penuh oleh kehadiran dan peran Satgas Pasgat Perbatasan RI‑PNG.

Selain itu, langkah ini bertujuan untuk menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengembalikan kepercayaan yang utuh, baik dari warga masyarakat maupun mereka yang sebelumnya berada di luar jalur negara.

Melalui pendekatan yang penuh kebijaksanaan dan dukungan nyata, pemerintah bersama aparat keamanan terus berupaya memastikan setiap warga dapat hidup aman, damai, dan sejahtera di bawah naungan NKRI. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026
SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

28 September 2026
Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

28 September 2026
Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

28 September 2026
Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

28 September 2026
Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Dinkes Mimika Gelar Seminar PHBS di Koperapoka, Perkuat Komitmen Membangun Keluarga Sehat dari Rumah

Dinkes Mimika Gelar Seminar PHBS di Koperapoka, Perkuat Komitmen Membangun Keluarga Sehat dari Rumah

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

Bupati Johannes Rettob: Nilai PDRB Mimika Termasuk yang Tertinggi di Indonesia

Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id