ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

“Saya pikir itu pasti ada proses yang ada. Pada prosesnya itu kita kembalikan ke pemerintah daerah, seperti itu”.

10 Juni 2026
0
Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur, meminta Pemerintah Kabupaten Mimika melakukan evaluasi sesuai mekanisme yang berlaku terkait ancaman disiplin terhadap Kepala Puskesmas Arwanop.

Hal ini menyusul viralnya video tenaga kesehatan yang berjalan kaki sekitar 12 jam dari Ainggogin menuju Kampung Banti, Distrik Tembagapura.

Herman menegaskan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, termasuk di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

“Yang pertama, yah selaku ASN, itu menjadi tanggung jawab kita untuk melaksanakan pelayanan,” kata Herman kepada wartawan, Rabu 10 Juni 2026.

Baca Juga

Warga Yahukimo Ditikam, Satgas Damai Cartenz Dalami Dugaan KKB

Menko Polkam: Keamanan Papua Tak Cukup dengan Kekuatan Aparat

Menurutnya, berbagai kendala yang dihadapi petugas di lapangan seharusnya dikomunikasikan secara berjenjang kepada pimpinan agar dapat dicarikan solusi yang tepat.

“Harusnya, apa yang menjadi persoalan mereka di lapangan, tantangan mereka di lapangan dikomunikasikan kepada pimpinan. Supaya pimpinan mencari solusi. Bukan memviralkan seperti itu seolah-olah ada apa. Kan gitu, itu yang kita sesalkan,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa publikasi persoalan pelayanan kesehatan ke ruang publik berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap kehadiran pemerintah dalam pelayanan dasar.

“Kalau seandainya hanya mencari atensi dari masyarakat, seolah-olah bahwa pemerintah tidak hadir dalam rangka melakukan pelayanan kesehatan, atau ada diskriminasi terhadap tenaga medis yang ada di suatu daerah, saya pikir enggak harus seperti itu,” katanya.

Meski demikian, Herman menegaskan bahwa perhatian utama seharusnya diarahkan pada penyelesaian persoalan keterisolasian wilayah agar pelayanan dasar dapat berjalan optimal.

“Artinya, hal yang harus kita kedepankan, kalau seandainya ada kondisi geografis, yang butuh langkah-langkah konkret, supaya bagaimana keterisolasian itu harus dicarikan solusi,” ujarnya.

“Supaya betul-betul akses transportasi atau akses keterisolasian itu bisa kita urai secara baik, toh? Demi untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Terkait ancaman pemecatan yang disampaikan Bupati Mimika, Johannes Rettob, Herman menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah dan harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

“Saya pikir pasti nanti pimpinan daerah toh akan melakukan evaluasi, pasti toh, yang berbasis dengan mekanisme yang ada. Toh? Saya pikir itu pasti ada proses yang ada. Pada prosesnya itu kita kembalikan ke pemerintah daerah, seperti itu,” katanya.

Ia menambahkan, DPRK Mimika akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan pelayanan dasar, khususnya di wilayah-wilayah terpencil.

“Prinsipnya di DPRD Kabupaten Mimika, khususnya Komisi 3, akan selalu memberikan atensi pentingnya kehadiran pemerintah setiap wilayah dan kehidupan masyarakat, khususnya yang bersentuhan dengan kehidupan-kehidupan dasar atau kebutuhan dasar masyarakat. Itu akan menjadi atensi kami,” tutupnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Warga Yahukimo Ditikam, Satgas Damai Cartenz Dalami Dugaan KKB

Warga Yahukimo Ditikam, Satgas Damai Cartenz Dalami Dugaan KKB

28 Oktober 2026
Menko Polkam: Keamanan Papua Tak Cukup dengan Kekuatan Aparat

Menko Polkam: Keamanan Papua Tak Cukup dengan Kekuatan Aparat

28 Oktober 2026
Dudung Prioritaskan Keselamatan Prajurit dalam Operasi Papua

Dudung Prioritaskan Keselamatan Prajurit dalam Operasi Papua

28 Oktober 2026
Pria 35 Tahun Ditikam di Dekai Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Selidiki Pelaku

Pria 35 Tahun Ditikam di Dekai Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Selidiki Pelaku

28 Oktober 2026
KPPG Papua Raya Tegaskan Tak Pernah Pungut Biaya Kegiatan Satgas MBG

KPPG Papua Raya Tegaskan Tak Pernah Pungut Biaya Kegiatan Satgas MBG

28 Oktober 2026
Suzy Rettob Minta TP-PKK Tembagapura Hadirkan Program Sesuai Kebutuhan Warga

Suzy Rettob Minta TP-PKK Tembagapura Hadirkan Program Sesuai Kebutuhan Warga

28 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • PUPR Mimika Perbaiki Jalan Hasanuddin Menyusul Keluhan Warga

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Kebakaran Rumah di SP3, BPBD Mimika Kerahkan Dua Armada

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

BMKG Peringati Waspada Cuaca Ekstrem Tiga Hari Kedepan, Diprediksi Melanda Empat Kabupaten di Papua Tengah

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id