ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

Situasi keamanan di Yahukimo dilaporkan rawan, namun tetap terkendali dengan peningkatan patroli aparat guna melindungi masyarakat sipil pascainsiden.

21 Mei 2026
0
Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

Salah satu pendulang emas yang tewas dibunuh oleh kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id- Delapan pendulang emas dilaporkan tewas dibunuh oleh kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyatakan peristiwa tersebut berlangsung selama empat hari berturut-turut, sejak 17 Mei hingga 20 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, para korban bukan warga sipil biasa, melainkan aparat keamanan Indonesia yang menyamar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun, Koops TNI Habema menegaskan seluruh korban merupakan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut.

Baca Juga

60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

Isi HUT Kemerdekaan ke-81 di Papua Pegunungan, Satgas Pasgat Pos Yahukimo Gelar Pengobatan Gratis

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan.

“Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut,” ujar Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna dalam keterangan pers, Kamis 21 Mei 2026.

Ia menambahkan, tindakan kekerasan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia (HAM).

“Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, proses persiapan evakuasi masih berlangsung mengingat lokasi kejadian berada di wilayah pedalaman Korowai.

Di sisi lain, situasi keamanan di Yahukimo dilaporkan rawan, namun tetap terkendali dengan peningkatan patroli aparat guna melindungi masyarakat sipil pascainsiden.

TPNPB – OPM Nyatakan Siap Bertanggungjawab

Sementara itu pihak TPNPB-OPM menyatakan bertangungjawab atas peristiwa pembunuhan tersebut.

Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom, Rabu 20 Mei 2026 mengatakan, operasi pembantaian dipimpin Kopitua Heluka.

Ia menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai aksi balasan atas tewasnya dua anggota TPNPB yang ditembak aparat militer Indonesia di Yahukimo pekan lalu.

“Kami telah melakukan operasi pembersihan mulai tanggal 17 Mei sampai 20 Mei 2026 dan berhasil menembak mati anggota TNI-Polri yang menyamar sebagai pendulang emas illegal,” kata Sebby.

Ia menyebut bahwa, operasi tersebut dilakukan bersama pasukan TPNPB dari Batalyon Yamue di bawah pimpinan Kumis Passe dan Dejang Heluka.

Dikemukakan, seluruh anggota yang terlibat bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut. Ia juga menyampaikan ancaman akan terus melakukan operasi terhadap aparat keamanan Indonesia di wilayah Papua.

Sementara itu, Dejang Heluka dalam pernyataannya mengaku tidak akan meninggalkan lokasi operasi dan menunggu pemerintah Indonesia mengambil jenazah para korban. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

22 Agustus 2026
Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

22 Agustus 2026
Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

22 Agustus 2026
60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

22 Agustus 2026
Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan: Pemprov Kerahkan Armada Gabungan, Kabut Asap Terlihat Nyata di Nabire

22 Agustus 2026
23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

22 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    725 shares
    Bagikan 290 Tweet 181
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    588 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pelarian Berakhir, Terduga Pelaku Pembunuhan di KM 10 Mimika Ditangkap Polisi di Makassar

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Polres Mimika Minta Bantuan Brimob

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Dorong Eliminasi Malaria, Dinkes Mimika Seminar PHBS Tatanan Rumah Tangga di Enam Distrik

Pengadilan Negeri Timika Tuntaskan Mediasi Sengketa Kepemilikan Tanah di Distrik Wania

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id