ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Mulai Tahun Ini Pemkab Mimika Bangun Rumah Dinas Nakes dan Guru di Pedalaman

Banyak tenaga kesehatan memilih bekerja secara bergantian karena belum tersedia rumah dinas yang layak di wilayah penugasan.

20 Mei 2026
0
Mulai Tahun Ini Pemkab Mimika Bangun Rumah Dinas Nakes dan Guru di Pedalaman

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai menyiapkan pembangunan rumah dinas bagi tenaga kesehatan dan guru yang bertugas di wilayah pedalaman dan pesisir.

Program ini akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2026. Hal itu disampaikan Bupati Mimika, Johannes Rettob kepada awak media, Rabu 20 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Johannes mengatakan pembangunan rumah dinas menjadi solusi atas persoalan tenaga kesehatan yang selama ini belum menetap di lokasi tugas karena keterbatasan fasilitas tempat tinggal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita tidak punya fasilitas rumah tinggal di pedalaman dan pesisir. Karena itu tenaga medis bekerja sistem shift bulanan. Ini kondisi riil yang kami hadapi,” ujar Johannes.

Baca Juga

Perempuan di Mimika Diciduk Polisi, 36 Paket Sabu Siap Edar Disita

Serapan APBD Mimika Rendah, Bupati Mimika Sebut Kenaikan Harga Material Jadi Kendala

Menurutnya, banyak tenaga kesehatan memilih bekerja secara bergantian karena belum tersedia rumah dinas yang layak di wilayah penugasan.

Kondisi itu berdampak pada pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu pemerintah daerah kini mulai mengakomodir pembangunan rumah secara bertahap.

“Tahun 2026 kita mulai akomodir pembangunan perumahan untuk Nakes dan guru, secara bertahap,” katanya.

Johannes menyebut sejumlah rumah dinas bahkan sudah dibangun di beberapa wilayah, termasuk di Kokonao.

Rumah-rumah tersebut rata-rata berukuran 4×5 dan diperuntukkan bagi tenaga pelayanan publik yang bertugas di daerah terpencil.

Pemerintah berharap keberadaan rumah dinas dapat mendorong tenaga kesehatan dan guru untuk tinggal lebih lama di lokasi tugas, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih optimal.

“Kalau fasilitas tempat tinggal sudah tersedia, tentu tenaga kesehatan bisa menetap di tempat tugas dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Saat ditanya soal jumlah rumah dan lokasi pembangunan secara rinci, Johannes mengaku belum mengingat seluruh datanya.

Namun ia memastikan program tersebut sudah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah dan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bupati Johannes Rettob Segera Evaluasi Besar-besaran Kinerja Seluruh Kepala Distrik

Serapan APBD Mimika Rendah, Bupati Mimika Sebut Kenaikan Harga Material Jadi Kendala

20 Mei 2026
Mulai Tahun Ini Pemkab Mimika Bangun Rumah Dinas Nakes dan Guru di Pedalaman

Mulai Tahun Ini Pemkab Mimika Bangun Rumah Dinas Nakes dan Guru di Pedalaman

20 Mei 2026
John NR Gobay: Kewenangan dan Pencairan Dana Otsus Papua harus Selaras, Ini Sarannya

John NR Gobay: Kewenangan dan Pencairan Dana Otsus Papua harus Selaras, Ini Sarannya

20 Mei 2026

Kemendagri Dorong Percepatan Penyusunan Perdasi Pascakonflik Wamena

20 Mei 2026
Tokoh Masyarakat Kadun Jaya Minta Pemkab Mimika Tindaklanjuti Rencana Pemekaran Kampung

Tokoh Masyarakat Kadun Jaya Minta Pemkab Mimika Tindaklanjuti Rencana Pemekaran Kampung

19 Mei 2026
Wakil Ketua Lemasko Hadiri Pembukaan Pleno XIX Dewan Adat Papua di Teluk Wondama

Wakil Ketua Lemasko Hadiri Pembukaan Pleno XIX Dewan Adat Papua di Teluk Wondama

19 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Bupati Johannes Rettob Segera Evaluasi Besar-besaran Kinerja Seluruh Kepala Distrik

Serapan APBD Mimika Rendah, Bupati Mimika Sebut Kenaikan Harga Material Jadi Kendala

Perempuan di Mimika Diciduk Polisi, 36 Paket Sabu Siap Edar Disita

Perempuan di Mimika Diciduk Polisi, 36 Paket Sabu Siap Edar Disita

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id