TIMIKA, Koranpapua.id– Peristiwa tragis terjadi di Jalan Poros Timika–Mapurujaya Kilometer 9, Kabupaten Mimika Papua Tengah, Jumat 1 Mei 2026.
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor tidak hanya merenggut satu nyawa, tetapi juga berujung pada aksi pembacokan yang menewaskan satu orang lainnya di lokasi kejadian.
Kasatreskrim Mimika, AKP Ibnu Rudi Hartono, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula dari dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.
Salah satu pengendara datang dari arah Kilometer 11 dengan membonceng seorang anak kecil, sementara pengendara lainnya melaju dari arah kota dengan membawa seorang penumpang.
“Berdasarkan informasi di tempat kejadian perkara, pengendara dari arah kota diduga dalam keadaan mabuk. Saat melintas di jembatan, ia masuk ke jalur kanan sehingga terjadi tabrakan,” jelasnya.
Benturan keras tak terhindarkan. Korban yang merupakan seorang ayah bersama anaknya segera dilarikan ke RSUD menggunakan mobil pikap.
Namun nahas, setibanya di rumah sakit, sang ayah dinyatakan meninggal dunia, sementara anaknya masih menjalani perawatan intensif.
Di sisi lain, pengendara motor dari arah kota melarikan diri setelah kejadian. Penumpang yang dibonceng sempat pingsan di lokasi sebelum akhirnya sadar dan menepi ke pinggir jembatan.
Situasi yang semula mencekam berubah menjadi semakin panas. Seorang pria yang diduga merupakan keluarga korban kecelakaan datang ke lokasi sambil membawa parang.
Dalam kondisi emosi yang memuncak dan histeris, ia langsung menyerang penumpang motor yang selamat dari kecelakaan tersebut.
“Pelaku datang dari belakang saksi-saksi dan mengayunkan parang ke arah kepala dan leher korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat,” ungkap Ibnu.
Korban pembacokan diketahui berinisial RO, yang merupakan penumpang dari pengendara motor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), termasuk mengidentifikasi posisi korban dan luka-luka. Proses administrasi seperti permintaan visum serta penanganan lanjutan juga tengah dilakukan.
Kapolres Mimika, Billyandha Hildiario Budiman, menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan kronologi secara utuh dan mengungkap semua pihak yang terlibat.
“Kita masih dalami. Untuk hasilnya nanti kita akan sampaikan lebih lanjut,” ujarnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










