ADVERTISEMENT
Rabu, September 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Meninggal Usai Dianiaya Anak Pemilik Perusahaan, Ibu Korban Tuntut Keadilan dan Pertanggungjawaban

Putranya juga selama ini ikut berkontribusi membantu biaya pendidikan adiknya. Karena itu, kepergian putranya bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga beban ekonomi bagi keluarga.

24 Maret 2026
0
Meninggal Usai Dianiaya Anak Pemilik Perusahaan, Ibu Korban Tuntut Keadilan dan Pertanggungjawaban

Hj. Aminah, ibu korban menuntut keadilan atas kematian anaknya sekaligus mendesak pihak perusahaan bertanggung jawab. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Peristiwa penganiayaan oleh anak pemilik perusahaan LPK IKM terhadap seorang peserta magang hingga meninggal dunia sudah terjadi sebulan lalu atau tepatnya, Sabtu 14 Februari 2026.

Di tengah rasa duka yang masih menyelimuti keluarga korban, pihak perusahaan tempat anaknya magang juga ‘diam membisu’ dan terkesan lepas tanggungjawab terhadap kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

Padahal selain korban meninggal dunia saat melaksanakan tugas magang, pelaku penganiayaan tersebut merupakan anak dari pemilik perusahaan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Terkait dengan kasus itu, Hj. Aminah, ibu korban dengan tegas menuntut keadilan atas kematian putranya.

Baca Juga

KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

Ia juga mendesak pihak perusahaan tempat korban magang untuk bertanggung jawab.

Kepada awak media di Timika, Senin 23 Maret 2026, Hj. Aminah mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap pihak perusahaan.

Ia menilai sejak peristiwa yang merenggut nyawa putranya, hingga kini pihak perusahaan belum menunjukkan itikad baik.

“Anak saya meninggal di tempat dia training. Harus ada tanggung jawab dari perusahaan, tapi sampai sekarang belum ada,” sesalnya.

Hj. Aminah menegaskan bahwa anaknya merupakan tulang punggung keluarga yang selama ini membantu membiayai kebutuhan rumah tangga.

Putranya juga selama ini ikut berkontribusi membantu biaya pendidikan adiknya. Karena itu, kepergian putranya bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga beban ekonomi bagi keluarga.

“Anak saya itu tulang punggung keluarga. Sekarang dia sudah tidak ada, siapa lagi yang akan membantu saya,” ujarnya.

Ia juga menuntut agar pelaku dihukum seberat-beratnya dan meminta proses hukum berjalan cepat dan transparan.

“Ini bukan masalah kecil, ini nyawa hilang. Saya minta diusut tuntas dan pelaku dihukum setimpal,” tegasnya.

Hj. Aminah juga mempertanyakan sistem keamanan di perusahaan, khususnya tidak adanya kamera pengawas di lokasi kejadian yang dianggap janggal untuk perusahaan berskala besar.

Berdasarkan informasi, penanganan kasus ini telah memasuki tahap I, yakni pengiriman berkas perkara ke kejaksaan. Namun, berkas tersebut dikembalikan karena dinilai belum lengkap.

Penyidik menyebutkan masih ada sejumlah petunjuk dari jaksa yang harus dipenuhi, termasuk pemeriksaan oleh dokter ahli dan penambahan keterangan saksi.

Seperti pernah diberitakan media ini, seorang pemuda berinisial AJ meninggal dunia setelah dirawat intensif di RSUD Mimika.

AJ meninggal setelah dihajar oleh satu rekan kerja di salah satu perusahaan yang berlokasi di Jalan Elang, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika.

Keterangan saksi menyebutkan, pelaku berinisial WBKD (32) memukul korban menggunakan palu. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka berat pada kepala dan wajah sehingga dilarikan ke RSUD Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editir: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

30 September 2026
Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

30 September 2026
Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

30 September 2026
DPO Jaringan Senjata Diamankan di Jayapura, Polisi Dalami Perannya

DPO Jaringan Senjata Diamankan di Jayapura, Polisi Dalami Perannya

30 September 2026
Kurikulum Pendidikan Harus Berakar pada Tanah dan Budaya Setempat

Kurikulum Pendidikan Harus Berakar pada Tanah dan Budaya Setempat

30 September 2026
Dua Korban Kecelakaan Ditemukan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika, Satu Tewas di Selokan

Dua Korban Kecelakaan Ditemukan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika, Satu Tewas di Selokan

30 September 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

Prakiraan Cuaca untuk Provinsi Papua Satu Pekan Kedepan, Sebagian Besar Daerah Cerah

Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan, Kilat dan Angin Kencang sampai 26 Maret, Termasuk Papua Tengah

Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id