TIMIKA, Koranpapua.id– Areal kerja PT Freeport Indonesia (PTFI) di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali terusik.
Setelah insiden penembakan di Mile-50 yang menewaskan dua orang yakni satu prajurit TNI dan satu karyawan perusahaan privatisasi, Rabu 11 Februari 2026, kini kasus penembakan kembali terjadi.
Peristiwa penembakan yang terjadi hari ini Rabu 11 Maret 2026 atau genap sebulan dari kasus sebelumnya, mengakibatkan satu karyawan Freeport meninggal dunia.
Penembakan tersebut terjadi di kawasan Grasberg yang merupakan salah satu area operasional utama PTFI.
Berdasarkan data yang dihimpun, korban diduga ditembak oleh OTK hingga meninggal dunia.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penembakan tersebut.
Kapolres menyampaikan bahwa korban merupakan karyawan PT Freeport Indonesia.
“Sementara sedang olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan masih kita dalami, korban meninggal dunia dari karyawan PTFI,” ujar Kapolres.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif maupun identitas pelaku penembakan tersebut. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru








