NABIRE, Koranpaua.id- Yorrys Raweyai, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), melakukan kunjungan kerja ke Mapolda Papua Tengah di Nabire, Rabu 4 Maret 2026.
Rombongan DPD RI diterima langsung oleh Wakapolda Papua Tengah, Kombes Gustav R. Urbinas.
Kunjungan ini bertujuan untuk membahas dinamika keamanan terkini, sekaligus mendorong penguatan kapasitas kelembagaan kepolisian di wilayah Provinsi Papua Tengah.
Diskusi berlangsung dalam suasana konstruktif dengan fokus utama pada stabilitas keamanan daerah.
Serta penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta pengembangan infrastruktur kepolisian di Papua Tengah.
Yorrys Raweyai dalam kesempatan itu menegaskan bahwa stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan daerah.
Menurutnya, kondisi keamanan yang kondusif akan menciptakan ruang bagi percepatan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Keamanan adalah fondasi dari segala kemajuan. Saya mengapresiasi langkah Polda Papua Tengah yang mengombinasikan penguatan personel dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat,” ujar Yorrys.
Yorrys memberikan dukungan terhadap strategi yang dilakukan jajaran kepolisian dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, termasuk potensi gangguan dari kelompok bersenjata di wilayah Papua.
Selain isu stabilitas keamanan, Yorrys Raweyai menyoroti pentingnya penguatan sistem kelembagaan kepolisian melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Termasuk pembangunan sarana dan prasarana, serta penguatan sistem manajerial organisasi.
Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk memastikan pelayanan publik di bidang keamanan dapat berjalan optimal, terutama dalam menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Papua Tengah.
Sementara itu, Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol Gustav R. Urbinas, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menghadapi berbagai keterbatasan.
Terutama dalam hal infrastruktur kepolisian dan distribusi personel di seluruh wilayah kabupaten.
“Saat ini kami mengalami kondisi infrastruktur kepolisian yang masih sangat minim,” ujar Wakapolda.
Menurutnya, dengan minimnya infrastruktur kepolisian tentu berpengaruh terhadap kesiapan Polda dalam merespons berbagai tuntutan keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah.
Ia berharap dukungan dari DPD RI dapat membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan tersebut melalui komunikasi dan koordinasi dengan Mabes Polri dan pemerintah pusat.
Menanggapi hal tersebut, Yorrys Raweyai menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai usulan penguatan kapasitas Polda Papua Tengah di tingkat pusat.
Ia menilai, kesiapan sistem, personel, serta fasilitas penunjang kepolisian merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut. (Redaksi)










