ADVERTISEMENT
Sabtu, Februari 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Deiyai

Tambang Emas Ilegal Biang Kerok Konflik Kapiraya, DPR Papua Tengah Desak Pemprov Tutup Aktivitas Eksploitasi SDA

“Sebagai orang-orang beriman, kami harap kepada saudara-saudara di Kapiraya untuk dapat menahan diri, jangan emosi, jangan mau dihasut untuk saling konflik”.

14 Februari 2026
0
Batas Wilayah dan Keberadaan Lahan Emas Diduga Pemicu Konflik di Kapiraya-Mimika

Lahan Tambang Emas di Kapiraya Mimika (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Aktivitas tambang emas illegal menjadi biang kerok terjadinya konflik antara Suku Kamoro dan Suku Mee di Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Terkait ini, DPR Provinsi Papua Tengah mendesak dan mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah untuk menutup seluruh aktivitas eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

“Patut dicurigai pemicu konflik selama ini akibat eksploitasi SDA tanpa ijin resmi (illegal). Karena itu kami setuju agar segera hentikan seluruh aktivitas eksploitasi SDA di Kapiraya,” tegas Izaack Suripatty, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Papua Tengah dalam keterangannya, Jumat 13 Februari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sebagai unsur pimpinan DPRPT, Petrus mengapresiasi Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, SH yang sigap dan tanggap mencari solusi menyelesaikan persoalan ini.

Baca Juga

Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Tiga Bupati Bentuk Tim Tangani Konflik Kapiraya

Kapolresta Jayapura Benarkan Oknum Polisi Pelaku Penembakan Warga Sipil

Langkah awal yang dilakukan Gubernur Nawipa yakni mengadakan rapat koordinasi via zoom dengan Kesbangpol Papua Tengah, MRP PT, DPR PT dan Bupati Mimika, Bupati Deiyai Bupati Dogiyai yang diwakili Sekda.

“Kami sangat apresiasi pak Gubernur,” kata Petrus. Selain itu juga berkoordinasi dengan Forkopimda Provinsi Papua Tengah untuk membentuk tim penanganan konflik tingkat provinsi.

Petrus juga berharap agar aparat keamanan untuk menegakan hukum positif kepada semua pihak yang secara sengaja memantik terjadinya konflik horisontal di Kapiraya.

Pasalnya, Suku Kamoro dan Suku Mee merupakan masyarakat adat yang telah turun temurun hidup berdampingan dengan aman dan damai di Kapiraya.

Negara harus hargai batas-batas wilayah secara adat yang telah ditandai dan diakui sejak turun temurun, tanpa harus membuat batasan-batasan wilayah pemerintahan.

Karena menurutnya batas wilayah antarkabupaten, distrik dan kampung dengan menggunakan metode-metode ilmiah, dinilai kontradiktif dengan pengetahuan masyarat adat.

“Sebagai orang-orang beriman, kami harap kepada saudara-saudara di Kapiraya untuk dapat menahan diri, jangan emosi, jangan mau dihasut untuk saling konflik,” pesanhya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Batas Wilayah dan Keberadaan Lahan Emas Diduga Pemicu Konflik di Kapiraya-Mimika

Tambang Emas Ilegal Biang Kerok Konflik Kapiraya, DPR Papua Tengah Desak Pemprov Tutup Aktivitas Eksploitasi SDA

14 Februari 2026
Gubernur Meki Nawipa Ingatkan ASN Soal Sanksi Disipilin, Bolos Kerja, TPP Dipotong Hingga 55 Persen

Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Tiga Bupati Bentuk Tim Tangani Konflik Kapiraya

14 Februari 2026
Kapolresta Jayapura Benarkan Oknum Polisi Pelaku Penembakan Warga Sipil

Kapolresta Jayapura Benarkan Oknum Polisi Pelaku Penembakan Warga Sipil

14 Februari 2026
Menuju-140 Juta Ton CO₂e 2030, Restorasi Gambut Jadi Fokus Sosialisasi FOLU di Papua Tengah

Menuju-140 Juta Ton CO₂e 2030, Restorasi Gambut Jadi Fokus Sosialisasi FOLU di Papua Tengah

14 Februari 2026
Kombes Pol Yusuf Sutejo: KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah Pembunuh Pilot dan Co-Pilot di Korowai Batu

Sebelum Eksekusi Mati Pilot dan Co-Pilot, KKB Lepaskan 13 Kali ke Badan Pesawat

14 Februari 2026
Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

13 Februari 2026

POPULER

  • Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    803 shares
    Bagikan 321 Tweet 201
  • Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

    611 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Bupati Mimika Ultimatum ASN: Pangkat Tidak Sesuai Jabatan Siap Dinonaktifkan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Pesawat Smart Air Ditembak di Korowai Boven Digoel, Belum Ada Pernyataan Resmi Tewasnya Dua Pilot

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id