ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Akses dari Bundaran Petrosea Menuju Bandara Mozes Kilangin Dibuka, Kini Bernama Jalan Yan Magal

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah serta mengedepankan dialog apabila terjadi persoalan, tanpa melakukan pemalangan.

14 Februari 2026
0
Akses dari Bundaran Petrosea Menuju Bandara Mozes Kilangin Dibuka, Kini Bernama Jalan Yan Magal

Penggusuran timbunan material di jalan yang menghubungkan Bundaran Petrosea menuju Bandar Udara Mozes Kilangin Timika yang kini dinamakan jalan Yan Magal. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Setelah sempat ditutup akibat persoalan hak ulayat, ruas jalan yang menghubungkan Bundaran Petrosea di Jalan Cenderawasih menuju Bandar Udara Mozes Kilangin, Jalan C. Heatubun, kini resmi dibuka.

Pembukaan akses tersebut ditandai dengan ibadah syukur dan prosesi adat yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika bersama keluarga Yan Magal, Sabtu 14 Februari 2026.

Ruas jalan strategis menuju bandara itu sebelumnya ditutup menggunakan timbunan material oleh pihak keluarga, sebagai bentuk tuntutan adat terkait pembangunan yang dinilai belum melalui koordinasi dan penyelesaian secara menyeluruh.

Ibadah syukur dipimpin RD Ibrahim Gwijangge, Pastor Paroki Santa Sisilia SP2, dan dilanjutkan dengan penggusuran timbunan material yang disaksikan warga.

Baca Juga

HKTI Papua Tengah Resmi Dilantik, Pengurus Diminta Jangan Sibuk Rapat dan Lupakan Petani

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

Pemilik hak ulayat, Yuliana Beanal, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya prosesi adat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan keselamatan bersama.

Ia menegaskan, penutupan jalan sebelumnya dilakukan karena adanya persoalan yang belum disepakati bersama pemerintah.

“Kami bersyukur karena apa yang menjadi permintaan kami sudah dipenuhi. Ke depan, setiap pembangunan sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan adat dan melibatkan pemilik hak ulayat agar membawa keselamatan dan tidak menimbulkan persoalan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob mengakui adanya kekurangan dalam proses koordinasi saat pembangunan jalan tersebut dilakukan. Atas nama pemerintah daerah, ia menyampaikan permohonan maaf.

“Kami akui pembangunan sebelumnya belum melalui komunikasi dan penyelesaian yang baik. Namun hari ini kita sudah mencapai kesepakatan bersama,” ujar Bupati.

“Ini menjadi simbol bahwa pembangunan Mimika harus dilakukan dengan menghargai adat serta kebersamaan,” kata Bupati.

Ia menambahkan, ruas jalan tersebut secara resmi dinamakan Jalan Yan Magal sebagai bentuk penghargaan atas jasa almarhum Yan Magal yang telah berkontribusi terhadap pengembangan kawasan tersebut.

“Mulai hari ini jalan dari Bundaran Petrosea menuju bandara kita beri nama Jalan Yan Magal untuk menghargai jasa beliau,” jelasnya.

Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen melanjutkan peningkatan kualitas jalan tersebut, termasuk pengaspalan hingga tembus sepenuhnya pada tahun ini.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah serta mengedepankan dialog apabila terjadi persoalan, tanpa melakukan pemalangan.

Dengan dibukanya kembali akses ini, aktivitas masyarakat menuju dan dari Bandar Udara Mozes Kilangin diharapkan kembali berjalan lancar dan aman. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

HKTI Papua Tengah Resmi Dilantik, Pengurus Diminta Jangan Sibuk Rapat dan Lupakan Petani

HKTI Papua Tengah Resmi Dilantik, Pengurus Diminta Jangan Sibuk Rapat dan Lupakan Petani

3 Oktober 2026
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

3 Oktober 2026
BNNP Papua Musnahkan 66,47 Gram Ganja Hasil Pengungkapan di Bandara Sentani

BNNP Papua Musnahkan 66,47 Gram Ganja Hasil Pengungkapan di Bandara Sentani

2 Oktober 2026
Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

2 Oktober 2026
Dapur MBG di Mimika Disuspensi 8 Bulan, Sebelumnya Layani Lima Sekolah

Dapur MBG di Mimika Disuspensi 8 Bulan, Sebelumnya Layani Lima Sekolah

2 Oktober 2026
PT Freeport Dorong Mama-Mama SP 9 dan SP 12 Olah Pangan Lokal

PT Freeport Dorong Mama-Mama SP 9 dan SP 12 Olah Pangan Lokal

2 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

Sosok Elkius Kobak, Pimpinan KKB yang Diduga Dalangi Penembakan Pesawat Smart Air

Sosok Elkius Kobak, Pimpinan KKB yang Diduga Dalangi Penembakan Pesawat Smart Air

Kecepatan Angin Picu Gelombang Tinggi, Nelayan di Mimika Diingatkan Waspada Sebelum Melaut

Kecepatan Angin Picu Gelombang Tinggi, Nelayan di Mimika Diingatkan Waspada Sebelum Melaut

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id