TIMIKA, Koranpapua.id- Akses jalan yang menghubungkan antarkampung di sejumlah wilayah distrik dalam Kabupaten Mimika, secara perlahan mulai terbuka.
Seperti yang saat ini dialami warga Kampung Mioko-Namora, Distrik Mimika Timur Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Sudah puluhan tahun warga yang sebagian besar berasal dari Suku Kamoro, sangat merindukan agar kampung mereka bisa terhubung dengan kampung sekitar, salah satunya adalah Kampung Logpong.
Harapan dan kerinduan itu, akhirnya kini terjawab. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika telah membuka akses jalan untuk mendukung kelancaraan transporasi sepanjang delapan kilo meter.
Terkait dengan telah dibuka akses jalan itu, warga Kampung Mioko menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Mimika, dalam hal ini Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong.
“Mewakili masyarakat tujuh suku yang ada di Kampung Mioko mengucapkan terima kasih banyak kepada bupati dan wakil bupati,” ungkap Marianus Maknaepeku, Tokoh Masyarakat Komoro.
Menurutnya, pembangunan jalan menuju Kampung Mioko merupakan kerinduan warga sejak bertahun-tahun, dan akhirnya terjawab di masa kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong.
“Kami sangat senang. Selama ini tidak dibangun dengan hati. Tapi kali ini bupati dan wakil sebagai putra terbaik Mimika yang bisa melihat apa yang sedang dibutuhkan warganya,” ujar Marianus.
Marianus yang saat ini dipercayakan sebagai Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) mengatakan, pembukaan jalan ini merupakan wujud nyata dari visi dan misi Bupati Jhon Rettob dan Wakib Bupati Emanuel Kemong untuk membangun dari kampung ke kota.
“Sekali lagi terima kasih. Tahun ini warga Mioko dapat menikmati jalan yang baik, karena selama ini kami merasa dianaktirikan,” pungkas Marianus kepada koranpapua.id, malam ini. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru








