ADVERTISEMENT
Jumat, April 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

Perdamaian ini disepakati sebagai akhir dari konflik antar kelompok Dang dan Newegalen, sekaligus menjadi langkah awal membangun kembali kehidupan yang aman, damai, dan harmonis di Distrik Kwamki Narama.

12 Januari 2026
0
Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

Proses panah babi sebagai tanda perdamaian di kwamki Narama Kabupaten Mimika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Setelah hampir empat bulan terjadi konflik berdarah yang menewaskan sebelas orang dan mengoyak kehidupan sosial masyarakat, resmi berakhir.

Berakhirnya konflik yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ditandai dengan prosesi perdamaian patah panah dan tukar babi.

ADVERTISEMENT

Prosesi perdamaian melalui ritual adat antara dua kubu yakni, kelompok Dang dan Newegalen, dipusatkan di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Senin, 12 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita semua adalah satu keluarga,” menjadi pesan yang menegaskan komitmen bersama untuk hidup damai dan membangun kembali harmoni.

Baca Juga

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Kesepakatan damai tersebut ditandai dengan prosesi adat patah panah sebagai simbol berakhirnya peperangan, serta tukar babi yang melambangkan pemulihan hubungan dan persaudaraan kedua belah pihak.

Selain prosesi adat, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan damai oleh perwakilan kelompok yang bertikai, disaksikan unsur Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Kabupaten Puncak.

Prosesi adat dipimpin oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan Wakil Bupati Emanuel Kemong bersama Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal dan Pj Sekda Nenu Tabuni, dan disaksikan oleh kedua kubu yang sebelumnya terlibat konflik.

Usai prosesi, Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa perdamaian tersebut harus menjadi komitmen bersama untuk mengakhiri segala bentuk peperangan, tidak hanya di Distrik Kwamki Narama, tetapi juga di seluruh Tanah Papua.

“Saya kira ini menjadi contoh bagi kita semua untuk selalu hidup damai, hidup dengan baik, dan hidup sebagai satu keluarga,” ujarnya.

Penegasan serupa disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni.

Ia menyatakan bahwa kesepakatan damai yang telah ditandatangani bersifat final dan mengikat semua pihak yang terlibat.

“Sudah dilakukan penandatanganan. Tidak boleh ada lagi perang, tidak ada lagi bicara lebih atau kurang,” pesan Nenu.

“Semua sudah disepakati di hadapan kedua belah pihak, aparat pengawas, pemerintah daerah, hingga kelurahan,” tandasnya.

Dalam proses penandatanganan, sempat terjadi interupsi dari warga.

Mereka meminta agar pihak-pihak yang terlibat dalam konflik hadir dan menandatangani kesepakatan secara pribadi, tanpa diwakili demi memperkuat legitimasi perdamaian.

Meski sempat diwarnai dinamika, seluruh rangkaian prosesi perdamaian akhirnya berjalan tertib dan kondusif.

Perdamaian ini disepakati sebagai akhir dari konflik antar kelompok Dang dan Newegalen, sekaligus menjadi langkah awal membangun kembali kehidupan yang aman, damai, dan harmonis di Distrik Kwamki Narama. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

16 April 2026
Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

16 April 2026
Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

16 April 2026
Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

16 April 2026
Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

16 April 2026
Baru Kembalikan Rp502 Juta, Temuan Rp28 Miliar di KPU Mimika Masih Diusut

Baru Kembalikan Rp502 Juta, Temuan Rp28 Miliar di KPU Mimika Masih Diusut

16 April 2026

POPULER

  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Bupati Johannes Rettob: Perdamaian Newegalen–Dang Jadi Momentum Akhir Konflik Adat di Mimika

Bupati Johannes Rettob: Perdamaian Newegalen–Dang Jadi Momentum Akhir Konflik Adat di Mimika

Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id