ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Realisasi APBD Mimika 2025 Baru Capai 75,73 Persen, Bupati Soroti Dana Hibah OPD

Lambatnya realisasi anggaran turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat, di mana pelaksanaan pekerjaan dan penandatanganan kontrak baru dapat dilakukan setelah pelantikan bupati definitif.

5 Januari 2026
0
Realisasi APBD Mimika 2025 Baru Capai 75,73 Persen, Bupati Soroti Dana Hibah OPD

Bupati Mimika Johannes Rettob. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan, realisasi keuangan Pemerintah Kabupaten Mimika hingga 31 Desember 2025 baru mencapai 75,73 persen dari total APBD sebesar Rp6.337,39 triliun.

Menurut Johannes, masih terdapat sejumlah kewajiban yang seharusnya dapat diselesaikan, termasuk dana hibah sekitar 4 persen yang belum diproses Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

“Masih ada dana yang seharusnya bisa kita laksanakan, tetapi tidak diproses. Ini menjadi persoalan yang ke depan harus kita perbaiki bersama,” ujarnya, Senin 5 Januari 2026.

Ia menegaskan pentingnya keterbukaan dan perhatian bersama agar persoalan tersebut tidak terulang di masa mendatang.

Baca Juga

Operasi Sarang Narkoba, Polda Papua Amankan 10 Orang Positif Ganja di Jayapura

Satgas Pasgat Berbagi Sembako dengan Warga di Sekitar Situs Sejarah Boven Digoel

Bupati juga menyampaikan bahwa, realisasi fisik pembangunan juga belum mencapai 100 persen dan masih berada di kisaran 80 persen.

“Untuk realisasi keuangan per OPD, laporannya sudah saya terima. Tinggal laporan realisasi fisik dari OPD terkait agar kita bisa mengetahui capaian pastinya. Namun yang jelas, sudah di atas 80 persen,” jelasnya.

Johannes menambahkan bahwa lambatnya realisasi anggaran turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat, di mana pelaksanaan pekerjaan dan penandatanganan kontrak baru dapat dilakukan setelah pelantikan bupati definitif.

“Kami baru dilantik pada 24–25 Maret, sehingga pekerjaan baru berjalan efektif mulai April. Artinya, dari 12 bulan, waktu kerja efektif hanya sekitar tujuh bulan,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi juga dialami oleh banyak daerah lain.

Tahun anggaran sebelumnya bahkan disebut sebagai salah satu tahun terberat akibat berbagai keterbatasan dan dinamika pemerintahan.

“Saya cek di beberapa daerah, hampir semuanya mengalami hal yang sama. Tahun kemarin memang menjadi tahun yang paling berat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

Wilayah Papua Tengah Diprediksi Turun Hujan pada Siang dan Malam Hari

Wilayah Papua Tengah Diprediksi Turun Hujan pada Siang dan Malam Hari

Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id