ADVERTISEMENT
Selasa, April 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Realisasi APBD Mimika 2025 Baru Capai 75,73 Persen, Bupati Soroti Dana Hibah OPD

Lambatnya realisasi anggaran turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat, di mana pelaksanaan pekerjaan dan penandatanganan kontrak baru dapat dilakukan setelah pelantikan bupati definitif.

5 Januari 2026
0
Realisasi APBD Mimika 2025 Baru Capai 75,73 Persen, Bupati Soroti Dana Hibah OPD

Bupati Mimika Johannes Rettob. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan, realisasi keuangan Pemerintah Kabupaten Mimika hingga 31 Desember 2025 baru mencapai 75,73 persen dari total APBD sebesar Rp6.337,39 triliun.

Menurut Johannes, masih terdapat sejumlah kewajiban yang seharusnya dapat diselesaikan, termasuk dana hibah sekitar 4 persen yang belum diproses Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

ADVERTISEMENT

“Masih ada dana yang seharusnya bisa kita laksanakan, tetapi tidak diproses. Ini menjadi persoalan yang ke depan harus kita perbaiki bersama,” ujarnya, Senin 5 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menegaskan pentingnya keterbukaan dan perhatian bersama agar persoalan tersebut tidak terulang di masa mendatang.

Baca Juga

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

Bupati juga menyampaikan bahwa, realisasi fisik pembangunan juga belum mencapai 100 persen dan masih berada di kisaran 80 persen.

“Untuk realisasi keuangan per OPD, laporannya sudah saya terima. Tinggal laporan realisasi fisik dari OPD terkait agar kita bisa mengetahui capaian pastinya. Namun yang jelas, sudah di atas 80 persen,” jelasnya.

Johannes menambahkan bahwa lambatnya realisasi anggaran turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat, di mana pelaksanaan pekerjaan dan penandatanganan kontrak baru dapat dilakukan setelah pelantikan bupati definitif.

“Kami baru dilantik pada 24–25 Maret, sehingga pekerjaan baru berjalan efektif mulai April. Artinya, dari 12 bulan, waktu kerja efektif hanya sekitar tujuh bulan,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi juga dialami oleh banyak daerah lain.

Tahun anggaran sebelumnya bahkan disebut sebagai salah satu tahun terberat akibat berbagai keterbatasan dan dinamika pemerintahan.

“Saya cek di beberapa daerah, hampir semuanya mengalami hal yang sama. Tahun kemarin memang menjadi tahun yang paling berat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

Wilayah Papua Tengah Diprediksi Turun Hujan pada Siang dan Malam Hari

Wilayah Papua Tengah Diprediksi Turun Hujan pada Siang dan Malam Hari

Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id