ADVERTISEMENT
Senin, Juni 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Papua Catat IPM Terendah Secara Nasional, Belanja Pemerintah Harus Lebih Tepat Sasaran

Temuan paling mengejutkan adalah belanja pendidikan di Papua justru berkorelasi negatif dengan IPM, yaitu penurunan IPM sebesar 1,50% untuk setiap peningkatan 1% belanja.

26 Desember 2025
0
Papua Catat IPM Terendah Secara Nasional, Belanja Pemerintah Harus Lebih Tepat Sasaran

Ilustrasi (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerataan pembangunan manusia di Indonesia masih menghadapi tantangan besar.

Kondisi ini terutama di wilayah-wilayah dengan kondisi geografis ekstrem dan ketegangan sosial-politik seperti Papua.

ADVERTISEMENT

Meski termasuk daerah kaya sumber daya alam, Papua masih mencatat angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terendah secara nasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan penting, apakah belanja pemerintah selama ini benar-benar menyasar sektor yang tepat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua?

Baca Juga

Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

Sampai Semester Pertama 2026, Serapan APBD Mimika Baru 17 Persen, Pj Sekda Dorong OPD Percepat Eksekusi Program

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh Septiana Dwiputrianti, Sauria Yosephine Larindah Situngkir, Gabriel Lele, dan Sulikah Asmorowati memberikan jawaban berbasis data terhadap pertanyaan tersebut.

Studi panel lima tahun (2018–2022) yang melibatkan 30 kabupaten di Papua ini menganalisis bagaimana alokasi belanja pemerintah.

Yang meliputi kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan perlindungan sosial yang berkorelasi dengan perubahan IPM.

Belanja kesehatan dan ekonomi memberi dampak terbesar

Hasil studi menunjukkan bahwa belanja pemerintah untuk sektor kesehatan memberikan dampak paling besar terhadap peningkatan IPM. Setiap kenaikan 1% belanja kesehatan dikaitkan dengan kenaikan 2,16% IPM.

Artinya, belanja kesehatan yang diarahkan secara tepat, misalnya untuk layanan dasar, fasilitas kesehatan, tenaga medis, hingga akses bagi masyarakat terpencil—mampu secara nyata meningkatkan kualitas hidup warga Papua.

Selain itu, belanja ekonomi yang mencakup infrastruktur, perumahan, air bersih, sanitasi, dan pengembangan usaha, juga memberikan pengaruh positif. Kenaikan 1% pada sektor ini dikaitkan dengan kenaikan 1,84% IPM.

Mengapa pendidikan justru berdampak negatif?

Salah satu temuan paling mengejutkan adalah belanja pendidikan di Papua justru berkorelasi negatif dengan IPM, yaitu penurunan IPM sebesar 1,50% untuk setiap peningkatan 1% belanja.

Temuan ini bertolak belakang dengan literatur umum yang menegaskan bahwa belanja pendidikan adalah kunci pembangunan manusia.

Belanja perlindungan sosial ternyata belum menunjukkan dampak signifikan terhadap IPM Papua.

Hal ini mengindikasikan bahwa program perlindungan sosial perlu evaluasi lebih dalam agar tepat sasaran dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Implikasi bagi kebijakan pembangunan Papua

Penelitian ini menekankan bahwa belanja pemerintah tidak cukup banyak, tetapi harus strategis. Untuk Papua, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi jelas:

  1. Prioritaskan belanja kesehatan dan ekonomi.
  2. Reformasi tata kelola belanja pendidikan.
  3. Perbaiki tata kelola perlindungan sosial.
  4. Perhatikan faktor konflik dan konteks sosial budaya.

Temuan ini tidak hanya penting bagi Papua, tetapi juga bagi pemerintah daerah lain yang menghadapi tantangan geografis dan sosial serupa.

Dengan strategi belanja yang lebih tepat sasaran, percepatan pembangunan manusia bukanlah hal yang mustahil. (*)

Penulis: Suliskah Asmorowati-Universitas Airlangga

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polres Mimika Tangkap Pria 32 Tahun, Diduga Edarkan Sabu di Timika

Polres Mimika Tangkap Pria 32 Tahun, Diduga Edarkan Sabu di Timika

29 Juni 2026
Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

29 Juni 2026
152 Rumah di Mimika Lolos Verifikasi Program BSPS, 224 Usulan Masih Diproses

152 Rumah di Mimika Lolos Verifikasi Program BSPS, 224 Usulan Masih Diproses

29 Juni 2026
Ada ASN Mimika yang ‘Nyambi’ Kerja di Tempat Lain, Pj Sekda: Melanggar Aturan dan Akan Ditertibkan

Sampai Semester Pertama 2026, Serapan APBD Mimika Baru 17 Persen, Pj Sekda Dorong OPD Percepat Eksekusi Program

29 Juni 2026
Di Kaki Pegunungan Sinak: Satgas Pasgat Bantu Evakuasi Warga yang Sakit Menuju Timika

Di Kaki Pegunungan Sinak: Satgas Pasgat Bantu Evakuasi Warga yang Sakit Menuju Timika

29 Juni 2026
Pj Sekda Mimika Minta OPD Segera Bagikan SK PPTK kepada Pejabat yang Ditunjuk

Pj Sekda Mimika Minta OPD Segera Bagikan SK PPTK kepada Pejabat yang Ditunjuk

29 Juni 2026

POPULER

  • Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    694 shares
    Bagikan 278 Tweet 174
  • Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Warga Flobamora di Nawaripi Panen Padi, Dukung Pengembangan Sektor Pertanian Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • “Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Natal Berujung Duka, Kecelakaan di Jalan Poros Pomako Timika, Satu Tewas Lima Luka

Natal Berujung Duka, Kecelakaan di Jalan Poros Pomako Timika, Satu Tewas Lima Luka

Personel Brimob Terkena Panah di Kwamki Narama, Empat Pelaku Ditangkap

Personel Brimob Terkena Panah di Kwamki Narama, Empat Pelaku Ditangkap

Diduga Terlibat Skandal TPPU, Aspidsus Kejati Papua Dimutasi ke JAM Pidum Kejagung

Diduga Terlibat Skandal TPPU, Aspidsus Kejati Papua Dimutasi ke JAM Pidum Kejagung

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id