ADVERTISEMENT
Senin, Juli 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Harga Beras di Papua Belum Normal, Pempus Perlu Intervensi Melalui Distribusi Khusus

“Sebelumnya, biaya tersebut ditanggung oleh pihak ritel, distributor, maupun BUMN pangan. "Kalau sekarang ditanggung oleh pemerintah. Kalau sebelumnya tidak”.

6 Desember 2025
0
Harga Beras di Papua Belum Normal, Pempus Perlu Intervensi Melalui Distribusi Khusus

Beras SPHP (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Harga beras secara nasional menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 relatif normal, kecuali di Tanah Papua.

Terkait ini Pemerintah Pusat (Pempus) telah menyiapkan langkah khusus untuk menurunkan harga beras di Papua.

ADVERTISEMENT

Salah satu upaya yang dilakukan intervensi yakni perlu distribusi khusus lewat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sarwo Edhy, Plt. Sekretaris Utama Bapanas menyebut bahwa kondisi Papua memang berbeda dari wilayah lain.

Baca Juga

Sertijab Tiga Pejabat Pemkab Mimika, Emanuel Kemong Ingatkan Dorong Penguatan Kinerja dan Inovasi

Terima 152 Anak Papua Bersekolah di Jawa Timur, Gubernur Khofifah: Anggap Saya Mama Kalian

Hal itu disampaikan Sarwo Edhy di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat 5 Desember 2025.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah menyiapkan peluncuran beras SPHP khusus bagi wilayah Papua yang dilakukan langsung oleh Kapolri bersama pejabat Kementerian Pertanian dan Bapanas.

“Papua memang agak tinggi, oleh karena itu nanti hari Selasa kalau tidak ada halangan, Bapak Kapolri tentunya dengan pejabat dari Kementerian Pertanian dan Bapanas akan melaunching beras SPHP khusus untuk wilayah Papua,” ujar Sarwo Edhy.

Diharapkan nanti ke depan wilayah Papua harga berasnya akan normal. Peluncuran ini dilakukan serentak dari gudang-gudang filial yang sudah ada di seluruh kabupaten/kota di Papua.

“Jadi launching beras SPHP ini mengeluarkan ya. Jadi kita sudah punya gudang-gudang filial di setiap kabupaten/kota di Papua. Nanti secara serentak akan dilaunching oleh Bapak Menteri Pertanian dan Bapak Kapolri,” ujarnya.

Adapun perbedaan skema baru ini dengan yang sebelum-sebelumnya, terletak pada biaya distribusi.

Di mana pemerintah kini akan menanggung seluruh biaya pengiriman dari titik asal hingga Papua, sehingga harga dapat ditekan sesuai harga eceran tertinggi (HET).

“Yang membedakan itu biaya distribusi sekarang ditanggung oleh pemerintah. Itu angkutnya dihitung dan ditanggung oleh pemerintah. Itu yang membedakan,” jelasnya.

Sebelumnya, biaya tersebut ditanggung oleh pihak ritel, distributor, maupun BUMN pangan. “Kalau sekarang ditanggung oleh pemerintah. Kalau sebelumnya tidak,” ucap dia.

Dengan skema ini, harga SPHP di Papua akan mengikuti HET zona Indonesia Timur. “Harganya sesuai HET. Untuk wilayah timur, untuk SPHP itu Indonesia Timur Rp13.500 per kg, Maluku dan Papua ya,” terang Sarwo Edhy. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinkes Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kejar Target 95 Persen POPM Kecacingan untuk Cegah Stunting

Dinkes Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kejar Target 95 Persen POPM Kecacingan untuk Cegah Stunting

13 Juli 2026
Sertijab Tiga Pejabat Pemkab Mimika, Emanuel Kemong Ingatkan Dorong Penguatan Kinerja dan Inovasi

Sertijab Tiga Pejabat Pemkab Mimika, Emanuel Kemong Ingatkan Dorong Penguatan Kinerja dan Inovasi

13 Juli 2026
Percepat Eliminasi Kusta dan Penyakit Prioritas, Kadinkes Papua Selatan Siapkan Komitmen Lintas Sektor

Percepat Eliminasi Kusta dan Penyakit Prioritas, Kadinkes Papua Selatan Siapkan Komitmen Lintas Sektor

13 Juli 2026
Empat Kali Gelar Turnamen Mini Soccer di Timika, Kapolda Papua Tengah: Talenta Alam Anak-Anak Papua Harus Didukung

Empat Kali Gelar Turnamen Mini Soccer di Timika, Kapolda Papua Tengah: Talenta Alam Anak-Anak Papua Harus Didukung

13 Juli 2026
SMA Negeri 1 Manokwari Wakili Papua Barat di Ajang LCC Tingkat Nasional

SMA Negeri 1 Manokwari Wakili Papua Barat di Ajang LCC Tingkat Nasional

13 Juli 2026
Dampak Konflik Senjata di Papua: Pengungsi Harus Ditangani Secara Serius sebagai Bagian Perlindungan Warga Sipil

Dampak Konflik Senjata di Papua: Pengungsi Harus Ditangani Secara Serius sebagai Bagian Perlindungan Warga Sipil

12 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Markas Kodal Drone TNI untuk Perkuat Operasi di Papua Berdudukan di Timika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • RDP DPRK Mimika Ungkap Persoalan Pelayanan RSUD, Direktur Beberkan Solusi Atasi Kepadatan Pasien

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Wamendagri Ribka Haluk: Perempuan Papua Perlu Terus Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

Wamendagri Ribka Haluk: Perempuan Papua Perlu Terus Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

Bupati Johannes Rettob Kukuhkan Pengurus IK3M, Anton Welerubun Tekankan Penguatan Nilai Ain Ni Ain

Bupati Johannes Rettob Kukuhkan Pengurus IK3M, Anton Welerubun Tekankan Penguatan Nilai Ain Ni Ain

Jelang Natal 2025, BI Papua Targetkan Penukaran Uang Capai Rp27, 6 Miliar

Jelang Natal 2025, BI Papua Targetkan Penukaran Uang Capai Rp27, 6 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id