ADVERTISEMENT
Selasa, September 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Aksi Damai di Depan Kantor YPMAK, Masyarakat Adat Desak Pertemuan Resmi dengan Freeport

“Kami sudah siapkan tenda. Kami akan tetap duduk di sini sampai ada surat jaminan resmi. Jika tidak, kami tidak akan bubar”.

17 November 2025
0
Aksi Damai di Depan Kantor YPMAK, Masyarakat Adat Desak Pertemuan Resmi dengan Freeport

Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kampung Tsinga, Waa Banti, dan Aroanop menggelar aksi damai di depan kantor YPMK pada Senin, 17 November 2025. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kampung Tsinga, Waa Banti, dan Aroanop (Tsingwarop) menggelar aksi damai di depan Kantor Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMK) pada Senin, 17 November 2025.

Aksi ini merupakan lanjutan dari perjuangan masyarakat adat terkait proses negosiasi kompensasi dengan PT Freeport Indonesia (PTFI).

ADVERTISEMENT

Ketua LMA Tsingwarop, Arnold Beanal, menyampaikan bahwa dasar tuntutan masyarakat berlandaskan pada kesepakatan AMDAL tahun 2023 yang menurutnya hingga kini belum ditindaklanjuti oleh pihak perusahaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kesepakatan itu sudah dibuat dan kami sudah bersepakat dalam perjanjian AMDAL tahun 2023. Namun hingga hari ini tidak ada respons pasti dari Freeport,” ujarnya.

Baca Juga

Speed Boat Rombongan KSDA Tenggelam di Perairan Kaimana, Tujuh Orang Selamat

Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

Arnold menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah beberapa kali berupaya memfasilitasi pertemuan antara masyarakat dan PT Freeport Indonesia, termasuk pada 6 Agustus 2025, namun pertemuan tersebut tidak menghasilkan negosiasi yang konkret.

“Kami diundang secara resmi oleh KLHK, tetapi Freeport mengutus perwakilan yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan,” tegasnya.

“Setelah itu kami bahkan sudah berkoordinasi dengan Kapolres Mimika agar menjadi mediator, namun tetap tidak ada pertemuan resmi,” tambahnya.

Arnold menilai PTFI tidak menunjukkan itikad baik untuk mendengar aspirasi masyarakat.

Karena itu, pihaknya menyatakan protes keras dan meminta adanya jawaban serta komitmen pasti dari manajemen perusahaan.

Arnold menambahkan bahwa jika tidak ada respons dari pihak PT Freeport Indonesia, masyarakat adat memastikan akan melakukan aksi lanjutan.

Ia bahkan meminta jajaran pimpinan tertentu di Freeport untuk mengundurkan diri jika dianggap tidak mampu mengakomodasi hak-hak masyarakat adat.

Sementara itu, Koordinator Lapangan, Litinus Niwilingame, menegaskan bahwa aksi masyarakat adat dilakukan berdasarkan aturan hukum dan hak ulayat yang diberikan oleh leluhur.

“Kami tidak asal menuntut atau berteriak. Perjuangan ini sudah berjalan lebih dari 10 tahun. Kami memperjuangkan nasib, kesejahteraan, dan masa depan masyarakat,” ujar Litinus.

Menurutnya, sudah hampir 10 kali pertemuan difasilitasi oleh berbagai pihak, termasuk Kapolres Mimika dan KLHK, namun PTFI disebut tetap tidak memberikan titik terang.

“Kami meminta Freeport hadir dan duduk bersama kami. Kami menuntut 10 persen dari nilai kompensasi berdasarkan pendapatan bersih PT Freeport,” jelasnya.

Litinus juga meminta adanya surat jaminan resmi agar masyarakat dapat bertemu langsung dengan pimpinan tertinggi perusahaan induk Freeport, yaitu CEO Freeport-McMoRan, Mike Anderson, dan Presiden Kathleen Quirk.

Ia menegaskan bahwa masyarakat akan bertahan di lokasi aksi hingga tuntutan tersebut dipenuhi.

“Kami sudah siapkan tenda. Kami akan tetap duduk di sini sampai ada surat jaminan resmi. Jika tidak, kami tidak akan bubar,” katanya.

Hingga berita ini dibuat, perwakilan LMA menyebut bahwa PT Freeport Indonesia belum memberikan respons atas permintaan pertemuan resmi tersebut. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Speed Boat Rombongan KSDA Tenggelam di Perairan Kaimana, Tujuh Orang Selamat

Speed Boat Rombongan KSDA Tenggelam di Perairan Kaimana, Tujuh Orang Selamat

21 September 2026
Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

21 September 2026
Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Dokter Cilik, Guru SD YPPK Waonaripi: “Sangat Bermakna bagi Siswa

Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Dokter Cilik, Guru SD YPPK Waonaripi: “Sangat Bermakna bagi Siswa

21 September 2026
Horison Diana Timika Tawarkan Konsep One Stop Service, Hotel hingga Hiburan

Horison Diana Timika Tawarkan Konsep One Stop Service, Hotel hingga Hiburan

21 September 2026
Wakil Komandan OPM Kodap 35 Ditangkap TNI di Bandara Dekai Yahukimo

Wakil Komandan OPM Kodap 35 Ditangkap TNI di Bandara Dekai Yahukimo

21 September 2026
Tersisa Tiga Bulan, Serapan APBD Mimika Baru 48 Persen, Target 90 Persen Diburu

Tersisa Tiga Bulan, Serapan APBD Mimika Baru 48 Persen, Target 90 Persen Diburu

21 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Pengemudi Lajuran Aris Sanda Tewas, Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Kapolres Usai Tangkap Tiga Waimum, “Masih Bandel, Kami Tindak Tegas, Proses Hukum di Luar Timika”

Kapolres Usai Tangkap Tiga Waimum, “Masih Bandel, Kami Tindak Tegas, Proses Hukum di Luar Timika”

DPMPTSP dan Diskominfo Jadi Rebutan, Terbanyak Diincar Calon Pejabat di Mimika

Profiling ASN Mimika 2025 Segera Digelar, 668 Pejabat dan Pelaksana Masuk Daftar Peserta

Pastikan Layanan yang Merata, Pempus Komitmen Percepat Pembangunan Faskes di Seluruh Papua

Pastikan Layanan yang Merata, Pempus Komitmen Percepat Pembangunan Faskes di Seluruh Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id