ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Minta Diplomat dan Organisasi Sipil Lakukan Lobi ke PBB

Selama empat tahun juga ribuan warga sipil yang melarikan diri ke hutan masih bertahan di sana, tanpa adanya bantuan kemanusiaan dari Palang Merah Internasional.

16 November 2025
0
TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Minta Diplomat dan Organisasi Sipil Lakukan Lobi ke PBB

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XV Ngalum Kupel (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XV Ngalum Kupel, meminta diplomat Papua merdeka bersatu melakukan lobi politik ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara-negara anggota PBB.

Lobi tersebut terkait dengan konflik bersenjata antara pihak TPNPB dengan militer Indonesia, yang telah memakan banyak korban jiwa dan harta benda di seluruh Tanah Papua.

ADVERTISEMENT

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel yang bermarkas di Wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, juga menyerukan kepada seluruh diplomat dan organisasi sipil di manapun berada untuk bersatu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel juga menyerukan agar para pihak yang berjuang untuk kemerdekaan Papua menghentikan membuat polemik baru di media-media sosial yang dapat menghancurkan citra bangsa Papua.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

“Hentikan menyerang tuan Sebby Sambom dan Komnas TPNPB, dan segera saling memaafkan demi perjuangan bangsa Papua,” tulis TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel dalam siaran pers, Minggu 16 November 2025.

Dalam siaran pers tersebut disampaikan bahwa, sudah banyak anggota TPNPB dan warga sipil yang menjadi korban. Untuk itu, para pihak hentikan membuat polemik baru dalam perjuangan.

“Segera bersatu. Sebab apa yang mereka perjuangkan bukan untuk TPNPB merdeka, tetapi atas dasar sejarah dan rakyat Papua,” demikian kutipan lain dalam siaran pers tersebut.

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel meminta semua organisasi sipil yang sedang memperjuangkan kemerdekaan bangsa Papua di dalam dan luar negeri, termasuk yang berada di Tanah Papua, agar segera bersatu menghentikan penjajahan Indonesia di atas Tanah Papua.

Karena menurut TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel, selama empat tahun perang antara TPNPB dengan militer Indonesia, telah mengakibatkan banyak korban jiwa di Pegunungan Bintang.

Selama empat tahun juga ribuan warga sipil yang melarikan diri ke hutan masih bertahan di sana, tanpa adanya bantuan kemanusiaan dari Palang Merah Internasional.

“Sehingga seluruh diplomat Papua di seluruh dunia segera bersatu, melakukan lobi internasional agar terjadi intervensi PBB terkait konflik bersenjata yang menelan banyak korban jiwa dan harta benda di Tanah Papua.” (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Satgas Korpasgat Moanemani Salurkan Bantuan Bahan Bangunan untuk Masjid dan Gereja di Dogiyai

Satgas Korpasgat Moanemani Salurkan Bantuan Bahan Bangunan untuk Masjid dan Gereja di Dogiyai

Hipertensi Masih Jadi Pembunuh Senyap “Silent Killer” di Indonesia

Hipertensi Masih Jadi Pembunuh Senyap "Silent Killer” di Indonesia

Aksi Damai di Depan Kantor YPMAK, Masyarakat Adat Desak Pertemuan Resmi dengan Freeport

Aksi Damai di Depan Kantor YPMAK, Masyarakat Adat Desak Pertemuan Resmi dengan Freeport

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id