ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

10 Korban Banjir dan Longsor di Nduga Ditemukan Tewas, Kemensos Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Cuaca yang tidak bisa diprediksi, serta jaringan telepon seluler maupun internet yang terbatas menjadi hambatan lainnya dalam proses pendistribusian bantuan.

12 November 2025
0
10 Korban Banjir dan Longsor di Nduga Ditemukan Tewas, Kemensos Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Sejumlah warga saat melakukan proses pencarian korban tertimbun longsor (foto:ist/koranpapua.id

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NDUGA, Koranpapua.id- Pencarian terhadap 23 korban banjir dan longsor yang terjadi di Distrik Dal dan Distrik Mebarok, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada 1 November 2025, kini perlahan membuahkan hasil.

Dari 23 warga yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret banjir dan longsor di dua distrik tersebut, 10 diantaranya telah ditemukan.

Perkiraan sementara seluruh korban yang dinyatakan hilang sudah meninggal dunia.

Adapun rincian korban dari dua distrik tersebut yakni, 15 orang di Distrik Dal dan delapan orang korban di Distrik Mebarok.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Dari total 15 korban banjir yang meninggal dunia di Distrik Dal, sembilan diantaranya telah ditemukan dan sedang dalam proses identifikasi. Sedangkan enam korban lainnya masih proses pencarian.

Sementara itu, dari delapan korban jiwa di Distrik Mebarok, baru 1 korban yang ditemukan pada hari kejadian.

Tujuh korban lainnya masih dalam proses pencarian karena tertimbun longsor.

Kementerian Sosial Salurkan Bantuan

Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di Distrik Dal dan Distrik Mebarok, Kabupaten Nduga.

Bantuan disalurkan melalui Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Jayapura, Papua.

“Kementerian sosial mengirimkan bantuan logistik kedaruratan melalui Gudang BBPPKS Papua yang selanjutnya didistribusikan kepada warga yang terdampak,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam keterangan tertulis resminya, Rabu 12 November 2025.

Bantuan logistik sudah didistribusikan ke Distrik Dal pada Minggu 9 November 2025 dan Senin 10 November 2025.

Bantuan yang diberikan terdiri dari makanan siap saji sebanyak 500 paket, makanan anak 504 paket, tenda gulung 200 lembar.

Selimut dan kasur masing-masing 100 lembar, family kit 100 paket, sandang dewasa 300 paket, serta sandang bayi 200 paket.

Bantuan penanganan bencana alam untuk korban di Distrik Mebarok rencananya didistribusikan pada 11-14 November 2025 dengan menyesuaikan keadaan.

Jalur yang dilalui untuk mencapai lokasi kejadian cukup ekstrem. Sehingga menghambat pendistribusian bantuan.

“Asesmen dan pendataan korban terdampak sampai saat ini masih dilakukan dan terus berkembang,” ujarnya.

Saifullah mengungkapkan, jalur darat dari Distrik Mbua menuju Distrik Dal membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam dengan berjalan kaki.

Sementara itu, dari Distrik Kuyawage ke Distrik Mebarok butuh Waktu 2-3 hari dengan berjalan kaki.

Kemudian, cuaca yang tidak bisa diprediksi, serta jaringan telepon seluler maupun internet yang terbatas menjadi hambatan lainnya dalam proses pendistribusian bantuan.

Selain bantuan logistik, Kemensos juga menyiapkan bantuan kedaruratan melalui belanja langsung di lokasi yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor.

Jenis bantuan belanja langsung untuk Distrik Dal terdiri dari, beras 500 kg, mie instan 2.500 bungkus, minyak goreng (1 liter) 500 botol, gula 50 kg, kopi bubuk dan garam dapur masing-masing sebanyak 50 bungkus, dan biskuit 500 bungkus.

Kemudian barang bantuan belanja langsung untuk Distrik Mebarok berupa beras 500 kg, mie instan 2.500 bungkus, minyak goreng (1 liter) 500 botol, gula 50 Kg.

Termasuk kopi bubuk dan garam dapur masing-masing sebanyak 50 bungkus, biskuit 500 bungkus, sandang dewasa 100 pasang, pakaian anak 100 stel, serta tenda gulung 30 lembar.

Adapun berdasarkan data sementara yang dihimpun, total ada 530 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana ini.

Dari jumlah tersebut, 350 KK di antaranya berada di Distrik Dal, dan 180 KK lainnya di Distrik Mebarok. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Banjir Longsor Nduga, Ini Nama 15 Warga yang Belum Ditemukan

Banjir Longsor Nduga, Ini Nama 15 Warga yang Belum Ditemukan

Polisi Sita 81 Bahan Baku Anak Panah di Terminal Kedatangan Bandara Mozes Kilangin Timika

Polisi Sita 81 Bahan Baku Anak Panah di Terminal Kedatangan Bandara Mozes Kilangin Timika

MRP Cabut Permohonan Uji Materi UU Nomor 2 Otsus Papua

MRP Cabut Permohonan Uji Materi UU Nomor 2 Otsus Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id