ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Negara Telah Membakar Harga Diri Kami: Jeritan DAD Mimika atas Pembakaran Mahkota Cenderawasih

28 Oktober 2025
0
Negara Telah Membakar Harga Diri Kami: Jeritan DAD Mimika atas Pembakaran Mahkota Cenderawasih

Penyerahan pernyataan sikap dari DAD Mimika kepada Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, dan Ketua Komisi III, Herman Gafur, dalam pertemuan di ruang Komisi III DPRK Mimika, Selasa 28 Oktober 2025. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Kami bukan objek pembangunan, kami adalah subjek yang memiliki hak untuk menentukan masa depan kami sendiri. Cenderawasih bukan barang bukti, ia adalah mahkota kehormatan. Kami bukan penjajah, kami adalah pemilik tanah ini”.

TIMIKA, Koranpapua.id– Dewan Adat Daerah (DAD) Kabupaten Mimika menyampaikan lima tuntutan kepada DPR Kabupaten Mimika, terkait pembakaran mahkota Burung Cenderawasih oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua.

Tindakan pembakaran tersebut dinilai sebagai bentuk pelecehan budaya dan penghinaan terhadap identitas leluhur masyarakat adat Papua.

ADVERTISEMENT

Pernyataan sikap itu disampaikan langsung oleh Vinsent Oniyoma, Ketua Umum DAD Mimika, Primus Natikapereyau, Ketua DPRK Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir juga Herman Gafur, Ketua Komisi III, dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Komisi III DPRK Mimika, Selasa 28 Oktober 2025.

Baca Juga

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

Menurut Oniyoma, pembakaran mahkota adat Cenderawasih oleh BBKSDA Papua pada 21 Oktober 2025 merupakan tindakan yang melukai martabat masyarakat adat di Tanah Papua.

“Mahkota Cenderawasih adalah simbol spiritual dan identitas leluhur kami. Ia bukan sekadar benda mati, bukan barang bukti, dan bukan objek hukum positif yang bisa dibakar atas nama regulasi,” tegas Vinsent Oniyoma.

“Ketika negara membakarnya, negara telah membakar harga diri kami, membakar sejarah kami, dan membakar kehormatan kami sebagai orang Papua,” tambahnya.

DAD Mimika menilai tindakan BBKSDA Papua yang berdalih menegakkan hukum konservasi berdasarkan Permen LHK No. P.26/MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2017 telah mengabaikan prinsip-prinsip penghormatan terhadap masyarakat adat.

Mereka juga menyoroti kegagalan implementasi Otonomi Khusus (Otsus) yang dinilai belum mampu melindungi hak-hak masyarakat adat di Mimika.

“Otsus seharusnya menjamin pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat,” ujar Oniyoma.

“Namun kenyataannya, kami masih menjadi korban dari kebijakan yang dibuat tanpa konsultasi dan tanpa penghormatan terhadap sistem adat kami,” timpalnya.

Dalam pernyataannya, DAD Mimika mengajukan lima tuntutan utama, yaitu:

  1. Permintaan maaf resmi dari Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), atas pembakaran mahkota adat Cenderawasih.
  2. Pencopotan Kepala BBKSDA Papua, Johny Santoso, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden tersebut.
  3. Revisi Permen LHK No. P.26/MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2017, dengan menambahkan klausul perlindungan terhadap benda-benda adat dan simbol budaya masyarakat hukum adat.
  4. Penguatan peran Majelis Rakyat Papua (MRP) dalam setiap kebijakan yang menyangkut hak-hak adat.
  5. Pengesahan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Masyarakat Adat oleh DPRD Mimika, yang menjamin pengakuan hak ulayat, perlindungan simbol budaya, serta partisipasi penuh masyarakat adat dalam pembangunan daerah.

Menutup pernyataannya, Oniyoma menegaskan bahwa masyarakat adat Mimika tidak akan tinggal diam terhadap tindakan yang melecehkan nilai-nilai budaya Papua.

“Kami bukan objek pembangunan, kami adalah subjek yang memiliki hak untuk menentukan masa depan kami sendiri,” ujarnya.

“Cenderawasih bukan barang bukti, ia adalah mahkota kehormatan. Kami bukan penjajah, kami adalah pemilik tanah ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan DAD Mimika.

“Kami akan menindaklanjuti tuntutan tersebut. Mudah-mudahan hal serupa tidak lagi terjadi, baik di Mimika maupun di Papua secara keseluruhan, agar tidak mencederai identitas orang asli Papua,” kata Primus. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

1 Oktober 2026
DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

1 Oktober 2026
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

1 Oktober 2026
KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

1 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

1 Oktober 2026
Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Anggota KKB Pelaku Penembakan Brigpol Joan Sibarani Ditangkap Satgas ODC

Anggota KKB Pelaku Penembakan Brigpol Joan Sibarani Ditangkap Satgas ODC

Sinergi Pemda dan Satgas Korpasgat Sambut Kedatangan Inspektur Papua Pegunungan di Yahukimo

Sinergi Pemda dan Satgas Korpasgat Sambut Kedatangan Inspektur Papua Pegunungan di Yahukimo

Dua Putra Terbaik NTT Siap Maju sebagai Calon Ketua Flobamora Mimika

Dua Putra Terbaik NTT Siap Maju sebagai Calon Ketua Flobamora Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id