ADVERTISEMENT
Rabu, Februari 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kini Berusia 29 Tahun, Berikut Sejarah Singkat Berdirinya Kabupaten Mimika

8 Oktober 2025
0
Sampai Oktober Realisasi APBD Mimika 2025 Baru 38 Persen, Bupati Optimistis Akhir Tahun Capai 80 Persen

Kantor pusat pemerintahan Kabupaten Mimika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Tepat di tanggal 8 Oktober 1996 Pemerintahan Pembantu Bupati Fak-fak wilayah Mimika akhirnya ditetapkan sebagai Kabupaten Administratif oleh Menteri Dalam Negeri di Jayapura dengan Bupati pertama, yakni Titus Oktovianus Poterayauw.

TIMIKA, Koranpapua.id– Kabupaten Mimika hari ini, Rabu 8 Oktober 2025 genap berusia 29 tahun.

Mimika merupakan satu dari delapan kabupaten yang berada di wilayah Provinsi Papua Tengah, dengan ibukota terletak di Timika.

ADVERTISEMENT

Kabupaten dengan jumlah penduduk 318.679 jiwa (data Kemendagri tahun 2024) itu, dikenal dengan keberadaan lokasi tambang emas terbesar dunia milik PT Freeport Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Terdapat sebuah Bandara bertaraf nasional yaitu Bandara Moses Kilangin yang terletak di Distrik Mimika Baru. Serta pelabuhan Nasional yaitu Pelabuhan Poumako yang terletak di Distrik Mimika Timur.

Baca Juga

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

Mimika memiliki topografi yang beragam. Terdapat dataran rendah dengan geografi rawa-rawa dan sungai dengan suku aslinya adalah Suku Kamoro dan Suku Sempan yang terkenal dengan ukirannya.

Sementara di wilayah dataran tinggi dihuni warga dari suku asli Amungme dan Damal.

Kampung-kampung di pesisir barat Mimika, dahulu tidak memiliki akses yang baik dengan sagu karena hutan yang menyusut.

Kampung-kampung tersebut adalah Poraoka, Kipia, Maparpe, Wumuka dan juga Umar (dibawah mayor) dan Aindua.

Sehingga kampung-kampung tersebut bekerja sama untuk mendapatkan akses sagu dari kampung di sebelah timur mereka ke bawah sampai Impiri dan Yaraya.

Terkadang dengan menukar kapal Kano maupun dengan intimidasi dan unjuk kekuatan.

Walaupun Tarya We kekurangan akses akan sagu dan populasi yang relatif kecil, posisi strategisnya di Teluk Etna memudahkan akses akan perdagangan untuk peralatan besi, kain, dan ornamen tubuh.

Kekurangan akan jumlah pasukan bisa dibantu dengan senjata api. Sebuah pantai di Yaraya, dikenal dengan nama Minaki Tiri (pantai senapan) karena diserang oleh rombongan serangan Naowa, pemimpin konfederasi yang disebut juga Raja Kipia.

Pembentukan Kabupaten Mimika

Kabupaten Mimika terletak di wilayah pantai selatan, dimana Mimika dulunya merupakan salah satu kecamatan dari Kabupaten Fakfak dan wilayahnya disebut Kecamatan Mimika Timur.

Melihat kondisi pemerintahan saat itu dengan jumlah pegawai perwakilan kecamatan yang sangat sedikit serta luasnya wilayah pelayanan pemerintahan, maka Pemerintah Daerah Tingkat II Fakfak memandang perlu untuk melakukan pemekaran wilayah pemerintahan.

Pemekaran wilayah ini lebih kepada meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di wilayah Mimika, yang tentunya membutuhkan perhatian dan pelayanan dari pemerintah.

Hal ini di wujudkan dengan pembentukan Kantor Pembantu Bupati di Timika yang ditetapkan sebagai Pembantu Bupati Kepala Daerah Tingkat II Fakfak wilayah Mimika oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II Fakfak.

Memperhatikan perkembangan jumlah penduduk, luas wilayah, potensi dan meningkatnya tugas dan tanggung jawab di bidang pemerintahan, maka di pandang perlunya pembentukan Pemerintahan Kabupaten Administratif.

Tepat di tanggal 8 Oktober 1996 Pemerintahan Pembantu Bupati Fak-fak wilayah Mimika akhirnya ditetapkan sebagai Kabupaten Administratif oleh Menteri Dalam Negeri di Jayapura dengan Bupati pertama, yakni Titus Oktovianus Poterayauw.

Setelah terbentuk menjadi Kabupaten Administratif maka ditetapkan wilayah kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Mimika Timur, Mimika Barat, Agimuga dan wilayah pemekaran Kecamatan Mimika Baru yang berkedudukan di Timika.

Setelah kurang lebih empat tahun pelaksanaan pemerintahan Kabupaten Administratif, maka pada tanggal 18 Maret tahun 2000 di resmikan perubahan status dari Kabupaten Administratif menjadi Kabupaten Definitif.

Kabupaten Definitif ditetapkan oleh Gubernur Provinsi Papua J.P. Salossa berdasarkan Undang-undang No.45 Tahun 1999, selanjutnya Mimika dipimpin oleh Bupati Klemen Tinal.

Setelah resmi menjadi Kabupaten Definitif, pada tanggal 18 Juni 2001 Pemerintah Daerah secara resmi menetapkan 12 Kecamatan (distrik) yang menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Mimika.

Di beberapa waktu belakangan ini terdapat penambahan enam distrik sehingga di tahun 2025 telah mencapai 18 distrik.  

Distrik tersebut adalah Distrik Mimika Baru, Kuala Kencana, Tembagapura, Mimika Timur, Tembagapura, Mimika Timur Jauh, Mimika Tengah.

Mimika Barat, Mimika Barat Tengah, Mimika Barat Jauh, Agimuga, Jila, dan Jita, Kwamki Narama, Wania, Iwaka, Alama, Hoya, Amar.

Geografi

Kabupaten Mimika memiliki luas sekitar 21.693,51 km² atau 4,75% dari luas wilayah Provinsi Papua dan terletak antara 137°48’49.68″ Bujur Timur hingga 134°52’21.36″ Bujur Timur dan 4°2’5.64″ Lintang Selatan hingga 5°14’13.56″ Lintang Selatan.

Topografi

Kabupaten Mimika mempunyai topografi yang lengkap yakni dimulai dari dataran tinggi Pegunungan Jayawijaya hingga dataran rendah di pesisir selatan yang menghadap langsung Laut Arafura.

Di wilayah Kabupaten Mimika, terdapat tiga distrik yang memiliki topografi di dataran tinggi, yaitu Distrik Tembagapura, Distrik Agimuga, dan Distrik Jila.

Perbatasan wilayah

Wilayah Kabupaten Mimika berbatasan dengan beberapa kabupaten yaitu, Bagian Utara: Kabupaten Paniai, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Puncak Jaya

Bagian Timur: Provinsi Papua Selatan dan Provinsi Papua Pegunungan

Bagian Selatan: Laut Arafura

Bagian Barat    : Provinsi Papua Barat

Iklim dan Cuaca

Kabupaten Mimika disebut memiliki tempat dengan julukan wilayah terbasah di Indonesia, bahkan di dunia.

Lokasi wilayah terbasah di dunia ini berada di Mile Post 50 (MP50), tepatnya di kecamatan Tembagapura.

Dilansir dari laman BMKG, temuan ini didapat pada Oktober 2018 saat tim BMKG melakukan survey pemantauan glacier di Puncak Jaya Papua bersama dengan tim divisi environmental PT. Freeport Indonesia (PTFI).

Tim BMKG yang melakukan Survey Pada saat yang sama, tim BMKG-PTFI juga mendirikan papan nama bertuliskan “The Wettest Place on Earth” di Mile 50 (Stasiun MP50).

Stasiun MP50 di Mimika merupakan salah satu dari 12 stasiun pemantau cuaca otomatis yang dikelola oleh PTFI dan setiap tahun dikalibrasi oleh BMKG.

Pada rentang tahun 1994-2011 dan 2016-2018, Stasiun MP50 merekam tingkat curah hujan rata-rata lima tahunan pada angka 12.143 mm dengan curah hujan tahunan tertinggi pada 1999 sebesar 15.457 mm.

Suhu udara di wilayah Mimika bervariasi berdasarkan tinggi muka lahan yakni ≤23 °C di wilayah pegunungan dan 22°–33 °C di wilayah dataran rendah dan pesisir.

Sementara tingkat kelembapan di wilayah Mimika pun tinggi berkisar antara 70% hingga 90%. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

4 Februari 2026
Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

4 Februari 2026
Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

4 Februari 2026
Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

4 Februari 2026
Warga Keluhkan KBM di Distrik Jila Tidak Optimal, Disdik Mimika Sebut Kendala Transportasi

Warga Keluhkan KBM di Distrik Jila Tidak Optimal, Disdik Mimika Sebut Kendala Transportasi

4 Februari 2026
Bibit Siklon Tropis 94W Dapat Berdampak Cuaca Ekstrem di Papua Barat dan Papua Barat Daya

Bibit Siklon Tropis 94W Dapat Berdampak Cuaca Ekstrem di Papua Barat dan Papua Barat Daya

4 Februari 2026

POPULER

  • Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    800 shares
    Bagikan 320 Tweet 200
  • Aksi Begal Sadis di Timika, Seorang Pelajar Kehilangan Tangan Akibat Tebasan Parang

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Satu Agen Intelejen Militer di Dekai Yahukimo

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pj Sekda Mimika Soroti Rendahnya Kepatuhan OPD, Sampai Batas Akhir Hanya Tiga OPD yang Sampaikan LAKIP

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • BKN Terbitkan Edaran Nomor 2 Tahun 2026, Hari Kamis ASN Wajib Gunakan Batik Korpri, Bagaimana dengan Mimika?

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Kombes Pol. Andreas Tampubolon: Baik Buruk Citra Polisi Sangat Ditentukan Pelayanan di Tingkat Polsek

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
KKB Kembali Tebar Teror, Bakar SMP Negeri  Kiwirok di Pegunungan Bintang

KKB Kembali Tebar Teror, Bakar SMP Negeri  Kiwirok di Pegunungan Bintang

Kemendikdasmen Lakukan Advokasi Program Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Jayawijaya

Kemendikdasmen Lakukan Advokasi Program Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Jayawijaya

Gedung Baru Bappeda Mimika Senilai Rp60 Miliar Sudah Ditempati, Dilengkapi Delapan Ruang Rapat

Bappeda Umumkan Pemenang Innovation Week 2025 Kabupaten Mimika, Berikut Daftarnya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id