ADVERTISEMENT
Rabu, Maret 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kecewa Soal Beasiswa, Puluhan Mahasiswa OAP Datangi Disdik Mimika, Pegawai Diusir Keluar Kantor, Ini Tanggapan Lemasko

1 Oktober 2025
0
Kecewa Soal Beasiswa, Puluhan Mahasiswa OAP Datangi Disdik Mimika, Pegawai Diusir Keluar Kantor, Ini Tanggapan Lemasko

Mahasiswa putra-putri asli Papua saat mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Mimika, Rabu 1 Oktober 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Mimika ke salah satu media, bahwa Dinas Pendidikan telah memberikan bantuan studi kepada mahasiswa OAP, tidak sesuai fakta.

TIMIKA, Koranpapua.id- Puluhan mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) dari sejumlah kota studi di Indonesia, mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) di Jalan Poros SP5 Timika, Rabu 1 Oktober 2025.

Kedatangan para mahasiswa ke kantor yang dipimpin Jenny Usmani itu, untuk mempertanyakan perkembangan penanganan beasiswa yang menjadi hak mereka.

ADVERTISEMENT

Namun dikarenakan tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan, para mahasiswa ‘mengamuk’ dan mengusir pegawai di dinas tersebut untuk keluar dari gedung kantor.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam rekaman video yang diterima koranpapua.id, malam ini, para mahasiswa marah, karena tidak mendapatkan penjelasan seutuhnya mengenai beasiswa.

Baca Juga

Setahun Memimpin Mimika, Bupati JR Tekankan Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan Masyarakat

Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

Sementara itu, salah satu pegawai tersebut sempat menyampaikan bahwa, petugas yang mengurus beasiswa saat itu sedang tidak berada di kantor.

“Kamu kerja apa disini. Ibu orang dari mana, ibu kerja apa disini. Panggil orangnya bertanggungjawab. Kami minta tanggungjawab,” kata salah satu mahasiswa dengan suara lantang.  

“Palang kantor, tutup tutup dan pegawai keluar dari kantor. Disini tidak ada kegiatan,” timpal mahasiswa lainnya.

Terkait dengan demo tersebut, Marianus Maknaipeku, Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko), angkat bicara.

Melalui sambungan telepon, malam ini Rabu 1 Oktober 2025, Marianus menyampaikan rasa prihatin terhadap kinerja Dinas Pendidikan Mimika.

Menurutnya, beasiswa tersebut adalah kewajiban pemerintah daerah dan hak para mahasiswa Amungme dan Kamoro serta suku kekerabatan lainnya.

Karena itu dalam penanganan beasiswa harus dilakukan secara transparan, sehingga apa yang menjadi kendalanya dapat diketahui.

“Mereka (Pegawai-Red) yang menangani beasiswa juga harus yang punya hati dan benar-benar peduli dengan pendidikan dan masa depan putra-putri Papua, secara khusus anak-anak Amor,” tegas Marianus.

Mantan anggota DPRD Mimika ini juga menyampaikan, peristiwa yang terjadi di kantor Disdik ini, menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, secara khusus Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong.

“Ini menjadi PR Bupati dan Wakil Bupati untuk mengkaderkan putra-putri Amor untuk menjadi tuan di negerinya sendiri dan bisa melayani sendiri masyarakat sendiri,” pungkasnya.

Dikatakan, mahasiswa OAP yang mendatangi Dinas Pendidikan, bukan mengemis tetapi meminta beasiswa yang merupakan hak mereka. Karena itu seharusnya lembaga Dinas Pendidikan perlu melayani dengan baik.

“Tapi yang terjadi malah dilayani oleh orang lain. Seolah-olah kami ada ada di luar Timika. Itu merupakan kesalahan masa lalu. Kita mengkaderkan orang lain dan tidak ada orang Amor yang duduk dan mengurus sistem ini,” tandas Marianus.

“Kemana anak-anak dua suku besar ini yang bisa duduk di gedung bagus dengan peralatan kantor yang mewah serta mengusai sistem di Dinas Pendidikan,” tanya Marianus.

Melihat dari kasus ini, Marianus memberikan catatan khusus untuk Bupati dan Wakil Bupati Mimika, agar penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), PPPK dan honorer harus memprioritaskan putra-putri asli Papua.

“Penerimaan pegawai mulai tahun ini dan seterusnya harus OAP dan tidak boleh terima yang datang dengan KTP dari luar Mimika. Kedepan penerimaan pegawai harus libatkan Lemasko dan Lemasa,” timpalnya.

“Saya melihat video itu air mata jatuh, sedih melihatnya. Itu mereka demo karena menuntut hak mereka”.

Kepada pemerintah provinsi dan kabupaten, DPRK Mimika, DPRP dan MRP Papua Tengah perlu segera mengambil langkah-langkah nyata untuk melindungi masa depan anak-anak asli Papua.

“Jangan duduk diam, tetapi perlu memikirkan membahas regulasi untuk melindungi OAP dalam sektor pendidikan serta penerimaan pegawai,” pesannya.

“Karena saat ini hampir 95 persen sudah dikusai dan sudah tidak ada cela untuk anak-anak Papua. Dua suku besar di Mimika kecolongan,” tambah Marianus.

Marianus juga menambahkan bahwa, pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Mimika ke salah satu media, bahwa Dinas Pendidikan telah memberikan bantuan studi kepada mahasiswa OAP, tidak sesuai fakta.

“Katanya Amungme Rp20 juta, Kamoro Rp20 juta, lima suku kerabat Rp14 juta. Ternyata faktanya Amungme Rp10 juta, Kamoro Rp10 juta dan lima suku kerabat Rp7 juta,” beber Marianus. (*)

Penulis; Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Potret Hangat Satgas Yon Parako 466 Pasgat: Dari Obati Luka Anak hingga Berbagi Pakaian di Pedalaman Papua

Potret Hangat Satgas Yon Parako 466 Pasgat: Dari Obati Luka Anak hingga Berbagi Pakaian di Pedalaman Papua

25 Maret 2026
Setahun Memimpin Mimika, Bupati JR Tekankan Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan Masyarakat

Setahun Memimpin Mimika, Bupati JR Tekankan Reformasi Birokrasi dan Kesejahteraan Masyarakat

25 Maret 2026
Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

25 Maret 2026
Dinas Pendidikan Mimika Dukung Pembelajaran Daring, Fokus Awal di Wilayah Perkotaan

Dinas Pendidikan Mimika Dukung Pembelajaran Daring, Fokus Awal di Wilayah Perkotaan

25 Maret 2026
Refleksi Setahun Kepemimpinan, Rettob–Kemong Paparkan Capaian Pembangunan Mimika

Refleksi Setahun Kepemimpinan, Rettob–Kemong Paparkan Capaian Pembangunan Mimika

25 Maret 2026
Hari Air Sedunia 2026: Pertamina Bangun Tujuh Sumur Bor di Jayapura dan Merauke, Melayani  4.585 Jiwa

Hari Air Sedunia 2026: Pertamina Bangun Tujuh Sumur Bor di Jayapura dan Merauke, Melayani  4.585 Jiwa

25 Maret 2026

POPULER

  • Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    691 shares
    Bagikan 276 Tweet 173
  • Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

    626 shares
    Bagikan 250 Tweet 157
  • Soal Transparansi Dana Otsus: Anggota DPD RI PFM Minta Kejagung Periksa Ketua MRP Se-Papua Raya

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Tiga Bintang Polri Jatuh di Tanah Papua

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Dua Prajurit yang Gugur di Maybrat Berasal dari Satuan Berbeda, Ini Identitasnya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
Next Post

Masih Menjadi Persoalan Utama, Wamendagri Minta Enam Provinsi di Tanah Papua Percepat Eliminasi Malaria

Satgas Korpasgat Bersama Polri dan Pemerintah Daerah Cegah Penyakit Sosial di Pegunungan Bintang

Efisiensi Pemerintah Pusat, APBD Mimika 2026 Diproyeksi Turun Rp1,5 Triliun

Efisiensi Pemerintah Pusat, APBD Mimika 2026 Diproyeksi Turun Rp1,5 Triliun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id