ADVERTISEMENT
Sabtu, April 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Upaya Intensif Dinkes Berbuah Hasil, Kasus DBD di Mimika Menurun Signifikan

Selain intervensi langsung berupa fogging dan promosi kesehatan, meningkatnya kesadaran masyarakat juga berperan besar.

4 September 2025
0

Kamaluddin, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mencatat jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Hingga 3 September 2025, tercatat hanya 78 kasus. Angka ini jauh menurun dari 827 kasus pada 2023 dan 1.220 kasus pada 2024.

ADVERTISEMENT

Kamaluddin, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika, menyebut penurunan ini merupakan hasil dari upaya intensif pencegahan dan pengendalian yang dilakukan pihaknya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Melakukan pencegahan misalnya pemeriksaan pada lokasi sekolah, kemudian promosi kesehatan tetap jalan,” ujar Kamaluddin kepada awak media, Kamis 4 September 2025.

Baca Juga

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

Dikatakan, saat ini upaya yang dilakukan Dinkes lebih pada pencegahan, promosi kesehatan dan kewaspadaan.

“Fogging juga kita lakukan secara rutin, terutama di sekolah. Kalau ada satu kasus, kita langsung intervensi di lingkungan sekitar, mencari kontak-kontaknya, memberikan penyuluhan, serta melakukan fogging untuk membasmi nyamuk dewasa,” timpalnya.

Kamaluddin, menambahkan, jika pada tahun 2024 kasus DBD banyak menyerang anak usia sekolah, maka tahun ini tren berbeda.

Data hingga awal September 2025 menunjukkan sebagian besar pasien berasal dari kelompok usia dewasa.

“Kalau tahun 2024, anak usia sekolah (6–11 tahun) cukup banyak, hampir sama jumlahnya dengan orang dewasa. Tapi sekarang, kasus pada usia sekolah menurun,” terangnya.

Dikatakan, data per tanggal 3 September, pasien usia 6–11 tahun berjumlah 13 orang, usia 12–18 tahun juga 13 orang, sedangkan usia dewasa mencapai 39 orang.

Menurutnya, selain intervensi langsung berupa fogging dan promosi kesehatan, meningkatnya kesadaran masyarakat juga berperan besar.

“Mungkin karena tahun-tahun sebelumnya banyak kasus, jadi kewaspadaan masyarakat sekarang lebih tinggi,” tuturnya.

Dinkes Mimika terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, menutup dan menguras tempat penampungan air dan waspada terhadap gejala DBD.

Upaya ini diharapkan mampu menjaga tren penurunan kasus agar tidak kembali meningkat. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

17 April 2026
Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

16 April 2026
Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

16 April 2026
Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

16 April 2026
Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

16 April 2026
Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

16 April 2026

POPULER

  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pengabdian Tanpa Lelah: dr. Samuel Octovianus Dimara, Sp.M., Ahli Mata untuk Masyarakat Papua

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Bayar Pakai Uang Palsu, Seorang Pria Mengaku Sebagai Dokter Dilaporkan ke Polres Mimika

Polisi Amankan 68 Lembar Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu, Kapolres: Diduga Sudah Banyak Beredar di Mimika

Aniaya Pacar Hingga Tewas, Polisi Tangkap Pelaku di Rumah Sakit

Aniaya Pacar Hingga Tewas, Polisi Tangkap Pelaku di Rumah Sakit

Tinjau Pos Satgas Korpasgat di Distrik Sinak, Pangkogabwilhan III Berikan Dukungan Moril

Tinjau Pos Satgas Korpasgat di Distrik Sinak, Pangkogabwilhan III Berikan Dukungan Moril

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id