ADVERTISEMENT
Senin, November 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

P2MA-PTP Wilayah Adat Meepago Kritisi Kinerja Pemerintah Tidak Transparan dalam Pengelolaan SDA

“Tujuan dan fungsi P2MA-PTP yaitu melindungi hak-hak masyarakat adat dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di atas tanahnya sendiri”.

29 Juli 2025
0
P2MA-PTP Wilayah Adat Meepago Kritisi Kinerja Pemerintah Tidak Transparan dalam Pengelolaan SDA

Ilustrasi Sumber Daya Alam (SDA). (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id– Pusat Pengendali Masyarakat Adat Pengunungan Tengah Papua (P2MA-PTP) Wilayah Adat Meepago, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, mengkritisi pemerintah daerah terkait pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).

Pemerintah daerah dinilai tidak transparan dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran.

Karenanya mereka mendesak penegak hukum untuk menegakkan keadilan dan kebenaran dalam kasus-kasus yang melibatkan masyarakat adat.

P2MA-PTP Wilayah Adat Meepago juga meminta untuk mengawasi perjanjian adat dan hibah besi tua bekas pertambangan PT Freeport Indonesia.

Baca Juga

Drainase 138 Meter Rampung, Mawokauw Jaya Masih Butuh Pembangunan Jalan

Pengurus Tak Aktif, BUMDes Mawokauw Jaya Berupaya Bangkit

Hal itu disampaikan Nahum Tebai, S.Ip. M.Si, Sekjen P2MA-PTP dalam keterangannya, Selasa 29 Juli 2025.

Lembaga yang beralamat di Putaran 1 Kalibobo Nabire, Papua Tengah, berperan dalam mengelola dan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di wilayah Pegunungan Tengah Papua, termasuk tambang emas Blok Wabu.

“P2MA-PTP berperan penting dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pegunungan Tengah Papua,” ujarnya.

P2MA-PTP menyoroti isu-isu terkait hak ulayat masyarakat adat, termasuk pengelolaan sumber daya alam seperti tambang emas.

“Tujuan dan fungsi P2MA-PTP yaitu melindungi hak-hak masyarakat adat dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di atas tanahnya sendiri,” tandasnya.

Disampaikan bahwa, pemerintah dalam membangun Papua perlu mengedepankan adat dan agama.

Karenanya P2MA-PTP akan dijadikan sebagai wadah untuk memenuhi keinginan dan keluhan masyarakat akar rumput, serta mengawasi penggunaan anggaran dan pengelolaan SDA.

Agus Somau, Ketua P2MA-PTP menegaskan bahwa pihaknya menolak kebijakan pemerintah yang tidak melibatkan partisipasi masyarakat adat dalam pengambilan keputusan terkait eksploitasi SDA.

“Salah satu contohnya kami menolak terhadap kebijakan penambangan di Blok Wabu,” pungkasnya.

P2MA-PTP aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk menyampaikan aspirasi masyarakat adat, melakukan advokasi, dan aksi protes terhadap kebijakan yang ianggap merugikan masyarakat adat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

31 Oktober 2026
Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

31 Oktober 2026
Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

31 Oktober 2026
YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

31 Oktober 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post

Aneka Olahan Makanan Berbahan Sagu Papua Siap Masuk Pasar Ekspor

Dinas Perpustakaan Mimika, 12 Tahun Sewa Kantor Ditengah Berdirinya Gedung Pemerintahan Mewah

Dinas Perpustakaan Mimika, 12 Tahun Sewa Kantor Ditengah Berdirinya Gedung Pemerintahan Mewah

Program MBG Mulai Dilaksanakan di Mimika, 715 Siswa SDI Nawaripi Jadi Penerima Perdana

Program MBG Mulai Dilaksanakan di Mimika, 715 Siswa SDI Nawaripi Jadi Penerima Perdana

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id