ADVERTISEMENT
Kamis, Maret 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Di Pelantikan Pj Gubernur Papua, Mendagri Kembali Singgung Ekonomi Papua Tengah -25,5 Persen, Uangnya Disimpan di Bank

Kontraksi tersebut menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah. Apalagi kondisi ini terjadi di wilayah yang memiliki SDA besar seperti tambang emas dan tembaga milik PT Freeport Indonesia.

8 Juli 2025
0
Di Pelantikan Pj Gubernur Papua, Mendagri Kembali Singgung Ekonomi Papua Tengah -25,5 Persen, Uangnya Disimpan di Bank

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id– Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kembali menyoroti anjloknya pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua Tengah pada kuartal I-2025 lalu.

Menurutnya, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Papua Tengah yang tumbuh negatif hingga -25,53 persen secara tahunan (year on year/yoy) menunjukkan masalah serius di pemerintahan daerah setempat.

ADVERTISEMENT

Sebab, berdasarkan data kementeriannya, belanja Papua Tengah hanya mencapai 20 persen. Padahal, realisasi pendapatan provinsi tersebut bisa mencapai 70 persen.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pendapatannya, hebat. Tapi belanja kira-kira baru 20 persen. Artinya uangnya disimpan di bank sehingga membuat pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah minus 20 persen,” ungkap Tito saat pelantikan Pejabat Gubernur Papua, Senin 7 Juli 2025.

Baca Juga

Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

“Bayangkan semua daerah di Indonesia Timur yang paling tinggi Maluku Utara 30 persen, Papua Barat nomor 2-25 persen kalau saya tidak salah. Pokoknya di atas 25 persen,” tambah Tito.

Tito menilai kontraksi tersebut menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah. Apalagi kondisi ini terjadi di wilayah yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) besar seperti tambang emas dan tembaga milik PT Freeport Indonesia.

“Ini dalam sekali -25 persen di Papua Tengah. Uangnya banyak, begitu. Salah satunya yang saya minta, kalau mau ada perubahan dinas segala macam, ya sesuai aturan kita akan bantu. Tapi uangnya harus disalurkan. Jangan dikunci,” timpalnya.

Ia menegaskan bahwa angka pertumbuhan ekonomi adalah indikator penting untuk menilai kemajuan suatu daerah.

“Stunting dan segala macam, boleh. Tapi pertumbuhan ekonomi itu menunjukkan, paling gampang angka menunjukkan daerah itu naik, maju atau dia stagnan atau dia turun, mundur,” pungkasnya.

Dikatakan, bila pertumbuhan ekonomi suatu daerah di atas tiga persen, maka arah pembangunan dinilai positif. Namun, jika stagnan atau justru negatif, pemerintah pusat perlu turun tangan.

“Kalau minus, dan minusnya dalam sekali, itu mundur. Yang dieksekusi 18 persen belanja, pasti untuk gaji saja. Terus bagaimana dengan pendidikan, kesehatan, jalan-jalan, infrastruktur berarti enggak terbangun. Kira-kira begitu,” tegasnya.

Kontraksi pertumbuhan ekonomi Papua Tengah tercatat dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS).

Pada triwulan I-2025, ekonomi Papua Tengah dengan Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian mengalami kontraksi sebesar -25,53 persen (yoy).

Tanpa sektor tambang, justru ekonomi Papua Tengah tumbuh positif 2,35 persen (yoy). Dari tujuh belas lapangan usaha yang dicatat BPS, hampir seluruhnya mencatatkan pertumbuhan.

Hanya dua yang mengalami kontraksi, yakni Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian yang terkontraksi -32,82 persen, serta Lapangan Usaha Konstruksi yang terkontraksi tipis sebesar -0,11 persen.

BPS menyebut, besarnya kontraksi pada sektor pertambangan terjadi akibat penurunan signifikan produksi emas dan tembaga Freeport pada triwulan I 2025.

Sektor ini diketahui sebagai kontributor terbesar perekonomian Papua Tengah. Karena itu, penurunan kinerjanya berdampak langsung terhadap keseluruhan pertumbuhan ekonomi daerah. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

12 Maret 2026
Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

12 Maret 2026
Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

12 Maret 2026
THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

12 Maret 2026
Anton Alom Kritik Penunjukan Plt Sekwan Mimika “Ini Penghinaan Lembaga DPR”

Anton Alom Kritik Penunjukan Plt Sekwan Mimika “Ini Penghinaan Lembaga DPR”

12 Maret 2026
Bangun Jalan di Distrik Agimuga, PUPR Mimika Alokasikan Rp20 Miliar

Bangun Jalan di Distrik Agimuga, PUPR Mimika Alokasikan Rp20 Miliar

12 Maret 2026

POPULER

  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    645 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Nekat yang Nyata! Wanita Muda Bakar Kekasihnya di Kamar Hotel

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Perpanjangan IUPK Freeport Tidak Setimpal yang Didapat Indonesia

Tiga Warga Ditembak Aparat di Area Freeport, Ini Penjelasan Kombes Irwan Yuli Prasetyo

Dinkes Mimika Pastikan ‘Obat Biru’ Kembali Tersedia di Awal Juli 2025

Kadinkes Reynold Ubra: Bukan Hanya Obat, Kesadaran Lingkungan Jadi Kunci Hadapi Malaria di Mimika

Mimika Siap Luncurkan 132 Koperasi Merah Putih, Perdana di Papua Tengah

Mimika Siap Luncurkan 132 Koperasi Merah Putih, Perdana di Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id