ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Canangkan Pendidikan Gratis, Gubernur Meki Nawipa: Menjadi Fondasi Utama Wujudkan Perubahan Sosial yang Berkelanjutan

Pendidikan gratis harus juga tidak hanya diberikan kepada anak-anak Orang Asli Papua (OAP) tetapi juga non-OAP yang memiliki hak yang sama untuk tumbuh, bermimpi, dan berhasil di tanah ini.

19 April 2025
0
Canangkan Pendidikan Gratis, Gubernur Meki Nawipa: Menjadi Fondasi Utama Wujudkan Perubahan Sosial yang Berkelanjutan

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H, resmi membuka forum pemaparan dan diskusi konsep pendidikan gratis Provinsi Papua Tengah. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi Papua Tengah saat ini sedang mempersiapkan sejumlah langkah konkrit untuk menerapkan sistem pendidikan gratis di wilayah ini.

Rencana dimulainya penerapan pendidikan gratis di Papua Tengah itu, ditandai dengan dibukanya Forum Pemaparan dan Diskusi Konsep Pendidikan Gratis oleh Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah, Kamis 17 April 2025.

ADVERTISEMENT

Ketika membuka kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah di Nabire, Meki Nawipa menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk mewujudkan perubahan sosial yang berkelanjutan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Gubernur Meki juga mengatakan, sejumlah tantangan masih harus dihadapi agar seluruh anak-anak Papua dapat menikmati pendidikan yang berkeadilan dan berkualitas.

Baca Juga

Langkah Kecil yang Bermanfaat: Aipda Budiman Sambangi Pos Security Masjid Baiturrahman Timika

TNI-Polri bersama Pemda Sosialisasikan Bahaya PEKAT kepada Pelajar di Oksibil

Diantaranya, akses pendidikan yang belum merata, minimnya sarana dan prasarana, kekurangan guru di wilayah terpencil, hingga persoalan ekonomi yang memaksa banyak anak putus sekolah.

Meski diselimuti berbagai kendala tersebut, namun Gubernur Meki menyampaikan bahwa masih ada harapan untuk mewujudkan cita-cita luhur itu.

“Banyak lembaga dan yayasan yang telah lebih dulu bergerak, memberikan beasiswa, membangun sekolah di pedalaman, dan mengusung pendidikan berbasis budaya lokal,” ujar Gubernur Meki.

“Inilah inspirasi utama kami untuk merumuskan kebijakan pendidikan gratis dari PAUD hingga SMA-SMK, tanpa membedakan negeri atau swasta,” tegas Gubernur Meki.

Dikatakan, pendidikan bukan hanya urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Karenanya Gubernur membuka ruang selebar-lebarnya bagi yayasan dan lembaga pendidikan lainnya untuk bersama-sama berkontribusi untuk mendukung kebijakan yang direncanakan pemerintah.

Pemerintah juga berkomitmen mengidentifikasi wilayah prioritas yang membutuhkan intervensi cepat, baik dari sisi kondisi sekolah, distribusi tenaga pendidik, maupun kebutuhan peserta didik.

“Tidak boleh ada anak Papua Tengah yang tertinggal hanya karena alasan ekonomi. Mari kita hidupkan kembali semangat gotong-royong membangun pendidikan,” ajaknya.

Karena menurutnya, membangun pendidikan yang berkeadilan tidak semata-mata dengan dana, tetapi juga dengan kepedulian dan cinta kepada anak-anak.

Gubernur Meki menerangkan, pendidikan gratis bukan semata-mata menghapus biaya sekolah, tetapi merupakan langkah moral dan politis untuk menghadirkan keadilan sosial di seluruh pelosok Papua Tengah.

Pendidikan gratis harus juga tidak hanya diberikan kepada anak-anak Orang Asli Papua (OAP) tetapi juga non-OAP yang memiliki hak yang sama untuk tumbuh, bermimpi, dan berhasil di tanah ini.

“Bagi anak-anak OAP, pendidikan gratis adalah jalan untuk memperkuat identitas dan membentuk generasi pemimpin masa depan yang berpijak pada budaya lokal,” pungkasnya.

Sementara untuk anak-anak non-OAP, ini adalah bukti bahwa mereka juga dihargai, diterima, dan diberikan kesempatan yang adil untuk ikut membangun Papua Tengah yang damai dan harmonis.

Untuk diketahui kegiatan Forum Pemaparan dan Diskusi Konsep Pendidikan Gratis itu, dihadiri Pj Sekda Provinsi Papua Tengah, kepala OPD, perwakilan yayasan dan lembaga pendidikan, para para panelis, narasumber, ASN, serta tamu undangan.

Forum ini menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah dan masyarakat dalam menyusun arah kebijakan pendidikan gratis yang tepat sasaran. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Langkah Kecil yang Bermanfaat: Aipda Budiman Sambangi Pos Security Masjid Baiturrahman Timika

Langkah Kecil yang Bermanfaat: Aipda Budiman Sambangi Pos Security Masjid Baiturrahman Timika

30 April 2026
TNI-Polri bersama Pemda Sosialisasikan Bahaya PEKAT kepada Pelajar di Oksibil

TNI-Polri bersama Pemda Sosialisasikan Bahaya PEKAT kepada Pelajar di Oksibil

30 April 2026
Polda Papua Tengah Genap Berusia Dua Tahun, Brigjen Jermias: Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

Polda Papua Tengah Genap Berusia Dua Tahun, Brigjen Jermias: Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

30 April 2026
Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

30 April 2026
Gedung Hasil Rampasan Negara Dihibahkan KPK untuk Kantor Perwakilan Ombudsman Papua

Gedung Hasil Rampasan Negara Dihibahkan KPK untuk Kantor Perwakilan Ombudsman Papua

30 April 2026
Solidaritas Pelajar Timika Tuntut Kuota Beasiswa Afirmasi Ditingkatkan Menjadi 500 Peserta

Solidaritas Pelajar Timika Tuntut Kuota Beasiswa Afirmasi Ditingkatkan Menjadi 500 Peserta

30 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Empat Personel Polisi di Puncak Jaya Diserang OTK, Briptu Kiki Supriyadi Meninggal Dunia

Tolak Provokasi OPM, Stabilitas Papua Harus Dijaga. Berikut Pernyataan Dandim Yahukimo, Ketua Komnas HAM hingga Puan Maharani

Bibit Siklon Tropis 31P Terletak di Selatan Merauke, Beberapa Hari Kedepan Berbelok ke Laut Arafura

Bibit Siklon Tropis 31P Terletak di Selatan Merauke, Beberapa Hari Kedepan Berbelok ke Laut Arafura

Gubernur Papua Pegunungan Sebut Program MBG Hanya untuk Sekolah Berpola Asrama

Gubernur Papua Pegunungan Sebut Program MBG Hanya untuk Sekolah Berpola Asrama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id