ADVERTISEMENT
Sabtu, April 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Distanbun Mimika Bersama Petani Tunas Perkasa Naena Muktipura Panen Perdana Padi Gogo Varietas Inpago 13 Fortiz

Frans Kambu, Asisten II Setda Mimika mewakili Yonathan Demme Tangdilintin, Pj Bupati Mimika mengapresiasi Distanbun Mimika dan para penyuluh yang telah memberikan pendampingan terhadap petani sehingga padi yang ditanam bisa dipanen hari ini.

12 Februari 2025
0
Distanbun Mimika Bersama Petani Tunas Perkasa Naena Muktipura Panen Perdana Padi Gogo Varietas Inpago 13 Fortiz

Kepala Dinas P2KP Papua Tengah Frence The Papara, Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika, Alice Irene Wanma, Kepala Distanbun Mimika, perwakilan Bappeda Mimika, TNI panen perdana padi gogo varietas inpago 13 fortiz, Rabu 12 Februari 2025. (Foto : redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah bersama Kelompok Tani Tunas Perkasa Kampung Naena Muktipura, Distrik Iwaka melakukan panen perdana Padi Gogo Varietas Inpago 13 Fortiz, Rabu 12 Februari 2025.

Padi Gogo Varietas Inpago 13 Fortiz yang ditanam diatas lahan seluas tiga hektar ini, dipanen diusia tiga bulan terhitung sejak ditanam pada November 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Panen perdana diikuti oleh Frence The Papara, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (P2KP) Provinsi Papua Tengah, Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika dan Alice Irene Wanma, Kepala Distanbun Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir juga perwakilan Bappeda Mimika, perwakilan TNI, Kepala Kampung Naena Muktipura dan para penyuluh.

Baca Juga

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Alice Irene Wanma dalam laporan menyampaikan, panen perdana tumpang sisip padi lahan kering atau padi gogo varietas inpago 13 fortiz, merupakan bagian dari mendukung program swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Bahwa Indonesia harus mampu swasembada pangan dalam waktu singkat untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi seluruh rakyatnya dan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

Dengan menjadi lumbung pangan dunia, Indonesia akan mengurangi ketergantungan dalam mengimpor pada saat menghadapi situasi krisis global.

Karena, padi merupakan makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi oleh seluruh dunia. Namun potensi lahan kering masih banyak yang belum dikelola secara maksimal dan berkelanjutan.

Pengembangan tanaman padi di Mimika selama ini kata Alice, masih padi sawah atau sistem irigasi dengan luas lahan 158 hektar.

Pada tahun 2025 oleh Pemerintah Pusat (Pempus) mengusulkan 694 hektar luas lahan pengembangan dengan target luas tanam 300 hektar.

Namun demikian, Alice mengakui dalam pengembangan perluasan lahan padi sawah masih  mengalami kendala pada irigasi dan minimnya ketersediaan sarana dan prasarana pertanian.

Dikatakan, perluasan area tanam dan peningkatan produksi padi lahan kering saat ini menjadi salah satu tumpuan besar pemerintah, dalam meningkatkan produksi padi untuk mencukupi kebutuhan pangan lokal di Mimika.

Pengembangan padi lahan kering ini berkolaborasi dengan Dirjen Tanaman Perkebunan dan Dirjen Kehutanan di lahan tumpang sisip.

Ia menyampaikan pengembangan padi lahan kering melalui Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian pada tahun 2024 memberikan bantuan benih padi varietas inpapo 13 fortiz sebanyak 375 kilogram dengan luas lahan 10 hektar.

Namun yang saat ini akan dipanen baru ditanami seluas tiga hektar di lahan Tani Amole yang merupakan kelompok tani perkebunan.

Namun pada tahun 2025, Distanbun Mimika mengusulkan 12 Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) dengan luas lahan 149 hektar.

Ia menambahkan untuk program pengembangan padi lahan kering tumpang sisip ini, Pempus memberikan sejumlah bantuan.

Diantaranya, bibit padi 40 kilogram untuk satu hektar atau 20 kilogram untuk setengah hektar, pestisida satu liter untuk satu hektar, herbisida dua liter per hektar.

Meski mendapat bantuan Pempus, namun Alice mengakui bantuan tersebut masih sangat kurang dalam mendukung produktifitas pengembangan padi di Mimika.

Karena sesuai rencana Mimika akan mengembangkan padi lahan kering tahun ini seluas 149 hektar.

“Kami sangat membutuhkan pestisida, fusi sida sebanyak 1.200 liter, herbisida sebanyak 600 liter, dolomit 147 kilogram, pupuk MPK, TSP, Keos sebanyak 894 kilogram. Pupuk kompos dibutuhkan 149.000 kilogram atau 149 ton,” bebernya.

Selain itu, petani juga membutuhkan biaya pengolahan dan pemeliharaan tanaman serta Alsitas untuk pengolahan lahan dan pasca panen seperti, traktor roda dua, empat, alat tanam, perontok, penggiling dan rumah jemur.

Mendukung program pengembangan padi lahan kering, Alice mengharapkan dukungan serta bantuan dari Dinas Pertanian Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Mimika.

“Selama ini pengembangan padi lahan kering belum ada dukungan anggaran,” pungkasnya.

Menurutnya, dengan adanya bantuan sangat memberikan dampak keuntungan bagi petani, terutama meningkatkan jumlah produksi dalam memenuhi kebutuhan pangan di Mimika.

Sementara Frans Kambu, Plt. Asisten II Setda Mimika mewakili Yonathan Demme Tangdilintin, Pj Bupati Mimika mengapresiasi Distanbun Mimika dan para penyuluh yang telah memberikan pendampingan terhadap petani sehingga padi yang ditanam bisa dipanen hari ini.

Frans mengharapkan petani terus berkarya mengembangkan lahan padi kering untuk mendukung program swasembada pangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dengan Mimika bisa memproduksi padi akan mempengaruhi menekan angka inflasi di daerah ini,” tutup Frans. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

17 April 2026
Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

16 April 2026
Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

16 April 2026
Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

16 April 2026
Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

16 April 2026
Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

16 April 2026

POPULER

  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pengabdian Tanpa Lelah: dr. Samuel Octovianus Dimara, Sp.M., Ahli Mata untuk Masyarakat Papua

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Gallery Foto Distanbun Mimika Panen Perdana Padi Gogo Varietas Inpago 13 Fortiz di Naena Muktipura

Gallery Foto Distanbun Mimika Panen Perdana Padi Gogo Varietas Inpago 13 Fortiz di Naena Muktipura

Tokoh Agama Islam Mimika Dibekali Sembilan Nilai Anti Korupsi, Pj Bupati Yonathan: Ada 30 Jenis Tindak Pidana Korupsi

Mimika dan Nabire Jadi Pusat Lumbung Pangan untuk Wilayah Papua Tengah

Mimika dan Nabire Jadi Pusat Lumbung Pangan untuk Wilayah Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id