ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Tolak Program Makan Bergizi Gratis, Ratusan Anak Sekolah Gelar Aksi Turun ke Jalan

Melalui program ini sangat membantu anak-anak untuk mendapatkan makanan bergizi, sehingga mereka bisa bertumbuh sehat dan dapat menerima pelajaran sekolah dengan baik.

3 Februari 2025
0
Tolak Program Makan Bergizi Gratis, Ratusan Anak Sekolah Gelar Aksi Turun ke Jalan

Ratusan anak sekolah di Dekai, Kabupaten Yahukimo turun ke jalan menolak Makan Bergizi Gratis, Senin 3 Februari 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo rupanya belum belum diterima oleh semua kalangan di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Ini bisa dilihat dari adanya penolakan dari ratusan anak sekolah di Yahukimo yang menolak diberlakukan program tersebut.

Penolakan itu dilakukan dengan menggelar aksi turun ke jalan di Kota Dekai, Senin 3 Januari 2025.

Ratusan anak-anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA di wilayah itu, membawa spanduk yang bertuliskan menolak MBG.

Baca Juga

Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

Para pelajar yang turun ke jalan dengan menaiki pickup itu, mendesak pemerintah daerah untuk lebih memilih memperhatikan sektor pendidikan, ketimbang memprioritaskan program MBG.

Esau Miram, Wakil Bupati Yahukimo terpilih dalam keterangannya mengatakan, semua aspirasi yang disampaikan para pelajar akan ditampung untuk selanjutnya dievaluasi.

“Apa yang menjadi keberatan anak-anak sekolah akan tampung untuk dibahas kembali,” ujar Esau.

Menurut Esau, program MBG sebenarnya sudah diluncurkan pada awal Januari 2025, sebagiannya sudah berjalan dan sudah dinikmati.

Berdasarkan evaluasi sementara, program tersebut mendapatkan tanggapan positif oleh anak-anak sekolah, bahkan mereka mengaku senang.

“Kalau sekarang ada penolakan, maka pihak sekolah akan dipanggil untuk dengar apa yang menjadi penyebabnya sehingga ada penolakan,” pungkas Esau.

Dikatakan, program MBG ini merupakan program Nasional yang berlaku di seluruh Indonesia, termasuk di Yahukimo.

Melalui program ini sangat membantu anak-anak untuk mendapatkan makanan bergizi, sehingga mereka bisa bertumbuh sehat dan dapat menerima pelajaran sekolah dengan baik.

“Yang terpenting saat ini bagaimana mencari formulasi yang tepat untuk penerapannya di wilayah pegunungan yang harus menggunakan pesawat,” jelasnya. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

10 Oktober 2026
Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

10 Oktober 2026
Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

10 Oktober 2026
Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

10 Oktober 2026
Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

10 Oktober 2026
Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

9 Oktober 2026
Next Post
Masih Ada Pegawai Pemkab Mimika Masuk Kantor Pukul 10.00 WIT, Pj Bupati: Harus Sadar Diri

Masih Ada Pegawai Pemkab Mimika Masuk Kantor Pukul 10.00 WIT, Pj Bupati: Harus Sadar Diri

Mayat yang Ditemukan Dibawah di Jalan Hasanudin Berjenis Kelamin Laki-Laki, Usia Sekitar 27 Tahun

Mayat yang Ditemukan Dibawah di Jalan Hasanudin Berjenis Kelamin Laki-Laki, Usia Sekitar 27 Tahun

Oknum Polisi yang Rudapaksa Siswi SMP di Timika Ditetapkan Tersangka

Oknum Polisi yang Rudapaksa Siswi SMP di Timika Ditetapkan Tersangka

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id